VIDEO: DKI Siapkan Strategi Hadapi Pembatasan Sampah ke Bantar Gebang

[National] · Policy Ringkasan Pemerintah DKI Jakarta mempersiapkan strategi komprehensif untuk mengantisipasi pembatasan pengiriman sampah ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Bantar Gebang. Langkah ini merupakan respons terhadap kapasitas TPA yang semakin terbatas dan kebutuhan untuk mengurangi volume sampah yang dikirimkan. Strategi yang disiapkan mencakup peningkatan pengelolaan sampah di tingkat lokal melalui program pengurangan, pemilahan, dan daur ulang sampah. DKI Jakarta berkomitmen untuk mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan ramah lingkungan guna menjaga kualitas lingkungan metropolitan. Summary Jakarta Provincial Government is preparing a comprehensive strategy to address the limitation of waste shipments to Bantar Gebang Final Disposal Site (TPA). This measure responds to the increasingly limited capacity of the TPA and the necessity to reduce the volume of waste being sent. The strategy includes enhancing waste management at the local level through waste reduction, sorting, and recycling programs. Jakarta is committed to implementing a sustainable and environmentally friendly waste management system to preserve the quality of the metropolitan environment. ───────────── Baca selengkapnya di: CNN Indonesia →

NAW files lawsuit challenging Colorado EPR law

[International] · Policy Ringkasan Asosiasi Produsen Kemasan Nasional Amerika (NAW) telah mengajukan gugatan untuk menantang undang-undang Extended Producer Responsibility (EPR) yang baru di Colorado. Langkah hukum ini mencerminkan ketidaksetujuan industri terhadap persyaratan tanggung jawab produsen yang dianggap memberatkan. Kasus ini memiliki implikasi signifikan bagi implementasi regulasi EPR di tingkat negara bagian dan dapat mempengaruhi kebijakan pengelolaan limbah kemasan di berbagai yurisdiksi. Summary The National Association of Wholesaler-Distributors (NAW) has filed a lawsuit challenging Colorado’s newly enacted Extended Producer Responsibility (EPR) law. This legal action reflects industry opposition to producer responsibility requirements viewed as economically burdensome. The case carries significant implications for EPR regulation implementation at the state level and may influence packaging waste management policies across multiple jurisdictions. ───────────── Baca selengkapnya di: wastedive.com →

Lingkungan: Longsor sampah di TPST ‘terbesar di Asia Tenggara’ Bantargebang tewaskan tujuh orang – ‘Cerminan sistem pengelolaan sampah yang amburadul’

[International] · Policy Ringkasan Longsor sampah di Tempat Pemrosesan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, yang merupakan fasilitas terbesar di Asia Tenggara, telah menewaskan tujuh orang. Insiden tragis ini mencerminkan permasalahan serius dalam sistem pengelolaan sampah Indonesia yang masih menghadapi berbagai kendala struktural dan operasional. Kejadian tersebut menekankan urgensi reformasi dalam infrastruktur pengelolaan limbah dan peningkatan standar keselamatan kerja di fasilitas pemrosesan sampah. Diperlukan tindakan komprehensif untuk mencegah terulangnya tragedi serupa dan meningkatkan efisiensi sistem pengelolaan sampah nasional. Summary A waste landslide at Bantargebang Integrated Waste Processing Facility (TPST), Southeast Asia’s largest waste management facility, has claimed seven lives. This tragic incident highlights critical deficiencies in Indonesia’s waste management system, which continues to face structural and operational challenges. The disaster underscores the urgent need for comprehensive reforms in waste infrastructure and enhanced occupational safety standards at processing facilities. Immediate action is required to prevent similar tragedies and improve the overall efficiency of the national waste management system. ───────────── Baca selengkapnya di: BBC →

Pemkot Makassar hanya menerima sampah residu di TPA Antang

[National] · Policy Ringkasan Pemerintah Kota Makassar menetapkan kebijakan baru yang membatasi jenis sampah yang diterima di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang hanya pada sampah residu. Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan pengelolaan sampah yang lebih selektif dan berkelanjutan di kota. Dengan menerima hanya sampah residu—yakni sampah yang telah melalui proses pemilahan—diharapkan dapat mengurangi beban TPA dan memperpanjang umur operasionalnya. Langkah ini sejalan dengan prinsip ekonomi sirkular dan pengurangan limbah yang bertanggung jawab. Summary Makassar City Government has implemented a new policy limiting the types of waste accepted at Antang Final Disposal Site (TPA) to residual waste only. This regulation represents an effort to enhance more selective and sustainable waste management practices in the city. By accepting only residual waste—waste that has undergone a sorting process—the policy aims to reduce the burden on the TPA and extend its operational lifespan. This initiative aligns with circular economy principles and responsible waste reduction. ───────────── Baca selengkapnya di: ANTARA News Makassar →

Babak Baru Pengelolaan Sampah di Bantargebang: Open Dumping Ditutup Mulai Hari Ini, Apa Dampaknya?

[National] · Policy Ringkasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantargebang memasuki era baru dengan penutupan sistem open dumping mulai hari ini. Langkah ini merupakan komitmen pemerintah dalam meningkatkan standar pengelolaan sampah dan mengurangi dampak lingkungan negatif dari praktik open dumping tradisional. Dengan transisi ke sistem yang lebih modern dan tertutup, diharapkan dapat meminimalkan pencemaran tanah, air, dan udara di sekitar kawasan TPA. Perubahan ini juga akan memberikan pengaruh signifikan terhadap operasional pengangkutan dan pengelolaan sampah di wilayah Jabodetabek. Summary The Bantargebang Final Waste Disposal Site (TPA) enters a new era with the closure of its open dumping system effective today. This measure represents the government’s commitment to enhancing waste management standards and reducing the negative environmental impacts of traditional open dumping practices. The transition to a more modern and enclosed system is expected to minimize soil, water, and air pollution in the surrounding TPA area. This change will also have significant implications for waste transportation and management operations across the Greater Jakarta region. ───────────── Baca selengkapnya di: Kompas.com →

Lingkungan: Longsor sampah di TPST ‘terbesar di Asia Tenggara’ Bantargebang tewaskan tujuh orang – ‘Cerminan sistem pengelolaan sampah yang amburadul’

[International] · Policy Ringkasan Longsor sampah di Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Bantargebang, yang merupakan fasilitas terbesar di Asia Tenggara, telah menyebabkan tujuh orang meninggal dunia. Insiden ini mencerminkan permasalahan serius dalam sistem pengelolaan sampah Indonesia yang masih jauh dari optimal. Tragedi tersebut menyoroti urgensi reformasi infrastruktur dan protokol keselamatan di fasilitas pemrosesan sampah utama. Diperlukan tindakan komprehensif untuk meningkatkan manajemen sampah dan mencegah terulangnya bencana serupa di masa depan. Summary A waste landslide at the Bantargebang Final Waste Processing Site (TPAS), Southeast Asia’s largest waste facility, has resulted in seven fatalities. The incident reflects critical shortcomings in Indonesia’s waste management system and highlights systemic failures in operational procedures. This tragedy underscores the urgent need for infrastructure reform and enhanced safety protocols at major waste processing facilities. Comprehensive action is essential to improve waste management practices and prevent similar disasters from recurring in the future. ───────────── Baca selengkapnya di: BBC →

Mahasiswa KKN Tematik Universitas dr.Soebandi Edukasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Pembuatan Lubang Kompos di Desa Pecalongan – Kompasiana.com

[National] · Policy Ringkasan Mahasiswa KKN Tematik dari Universitas dr. Soebandi melaksanakan program edukasi pengelolaan sampah rumah tangga di Desa Pecalongan. Kegiatan ini mencakup sosialisasi praktik pengelolaan sampah yang baik serta demonstrasi pembuatan lubang kompos kepada masyarakat lokal. Inisiatif ini bertujuan meningkatkan kesadaran warga tentang pentingnya pengelolaan sampah berkelanjutan dan mendorong implementasi kompos skala rumah tangga. Program KKN tematik ini menunjukkan komitmen mahasiswa dalam memberikan dampak positif melalui pendidikan lingkungan di tingkat komunitas. Summary Thematic Community Service (KKN) students from Universitas dr. Soebandi conducted household waste management education program in Pecalongan Village. The initiative included socialization on proper waste management practices and demonstration of composting pit construction for local residents. This program aims to increase community awareness about the importance of sustainable waste management and encourage household-scale composting implementation. The thematic KKN program demonstrates students’ commitment to creating positive environmental impact through community-based education. ───────────── Baca selengkapnya di: Kompasiana.com →

Lingkungan: Longsor sampah di TPST ‘terbesar di Asia Tenggara’ Bantargebang tewaskan tujuh orang – ‘Cerminan sistem pengelolaan sampah yang amburadul’

[International] · Policy Ringkasan Longsor sampah di Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Bantargebang, yang merupakan fasilitas terbesar di Asia Tenggara, mengakibatkan tujuh orang meninggal dunia. Insiden ini menjadi cerminan serius dari sistem pengelolaan sampah Indonesia yang masih tergolong kacau dan tidak terkelola dengan baik. Peristiwa tragis ini menyoroti perlunya reformasi mendesak dalam infrastruktur dan protokol keselamatan pengelolaan limbah. Perhatian khusus harus diberikan pada perawatan fasilitas dan pengelolaan risiko di tempat pemrosesan sampah skala besar. Summary A waste landslide at Bantargebang Final Waste Processing Site (TPAS), Southeast Asia’s largest waste facility, claimed seven lives. The incident reflects the critical deficiencies in Indonesia’s waste management system, which remains poorly organized and inadequately managed. This tragic event underscores the urgent need for comprehensive reform in waste infrastructure and safety protocols at large-scale processing facilities. Enhanced facility maintenance and risk management strategies are essential to prevent similar catastrophes. ───────────── Baca selengkapnya di: BBC →

Pramono Optimalkan TPS 3R di DKI, Sampah ke Bantargebang Tinggal Residu

[National] · Policy Ringkasan Gubernur DKI Jakarta Pramono Aghni mengoptimalkan pengoperasian Tempat Pemilahan Sampah 3R (Reduce, Reuse, Recycle) di seluruh wilayah Jakarta untuk mengurangi volume sampah yang dikirim ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantargebang. Dengan implementasi sistem pemilahan di tingkat sumber, diharapkan hanya residu atau sampah yang tidak dapat didaur ulang yang akan dibuang ke TPA. Program ini merupakan bagian dari upaya DKI Jakarta untuk meningkatkan pengelolaan sampah berkelanjutan dan mengurangi beban pada TPA yang sudah mencapai kapasitas tinggi. Strategi ini sejalan dengan komitmen pemerintah provinsi dalam mencapai target pengurangan sampah dan peningkatan ekonomi sirkular. Summary Governor of DKI Jakarta Pramono Aghni is optimizing the operations of 3R Waste Sorting Facilities (Reduce, Reuse, Recycle) across Jakarta to minimize the volume of waste sent to the Bantargebang Final Disposal Site (TPA). Through implementation of source-level waste sorting systems, only residual waste that cannot be recycled is expected to be disposed of at the TPA. This program is part of DKI Jakarta’s effort to enhance sustainable waste management and reduce the burden on the TPA, which has already reached high capacity levels. The strategy aligns with the provincial government’s commitment to achieving waste reduction targets and promoting circular economy development. ───────────── Baca selengkapnya di: detikNews →

Trials and tribulations for extended producer responsibility (EPR) for paper and paperboard packaging

[International] · Policy Ringkasan Tanggung jawab produsen yang diperluas (EPR) untuk kemasan kertas dan karton menghadapi berbagai tantangan signifikan dalam implementasinya. Perusahaan pulp dan kertas harus beradaptasi dengan regulasi yang semakin ketat sambil memastikan keberlanjutan seluruh siklus hidup produk. Artikel ini mengupas hambatan operasional, finansial, dan teknis yang dihadapi industri dalam menjalankan sistem EPR. Pemahaman mendalam tentang kompleksitas ini penting bagi stakeholder untuk mengembangkan solusi pengelolaan limbah yang efektif dan berkelanjutan. Summary Extended Producer Responsibility (EPR) for paper and paperboard packaging faces multifaceted challenges in its implementation across the industry. Companies in the pulp and paper sector must navigate increasingly stringent regulations while maintaining product sustainability throughout its lifecycle. The article examines the operational, financial, and technical obstacles that producers encounter when establishing EPR systems. A comprehensive understanding of these complexities is essential for stakeholders to develop effective and sustainable waste management solutions. ───────────── Baca selengkapnya di: Pulp and Paper Canada →