Plastic food packaging blankets the world’s coastlines, study finds – news
[International] · Environment & Impact Ringkasan Studi terbaru menemukan bahwa kemasan plastik makanan telah menjadi polutan utama yang mencemari garis pantai di seluruh dunia. Plastik dari industri makanan dan minuman terakumulasi di lingkungan pesisir, menciptakan ancaman serius bagi ekosistem laut dan kehidupan satwa laut. Penelitian ini menekankan perlunya tindakan segera dalam mengurangi penggunaan kemasan plastik sekali pakai dan meningkatkan sistem manajemen sampah yang berkelanjutan. Temuan ini menjadi bukti nyata tentang dampak negatif plastik terhadap lingkungan laut dan kebutuhan akan solusi inovatif dalam industri kemasan. Summary A recent study reveals that plastic food packaging has become a major pollutant contaminating coastlines worldwide. Plastic waste from the food and beverage industry accumulates in coastal environments, posing a serious threat to marine ecosystems and wildlife. The research emphasizes the urgent need to reduce single-use plastic packaging and improve sustainable waste management systems. This finding demonstrates the severe impact of plastic pollution on marine environments and underscores the necessity for innovative solutions in the packaging industry. ───────────── Baca selengkapnya di: news – Mongabay →
Sri Lanka bans single-use plastic bottles at government events, charges for plastic bags – news
[International] · Policy Ringkasan Sri Lanka telah menerapkan kebijakan lingkungan dengan melarang penggunaan botol plastik sekali pakai di semua acara pemerintahan. Selain itu, negara ini juga memberlakukan sistem pembayaran untuk tas plastik sebagai langkah untuk mengurangi konsumsi plastik sekali pakai. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mengatasi masalah limbah plastik dan mempromosikan praktik keberlanjutan. Kebijakan tersebut diharapkan dapat menjadi model bagi institusi publik lainnya dalam mengurangi jejak plastik. Summary Sri Lanka has implemented an environmental policy banning single-use plastic bottles at all government events as part of its waste reduction strategy. The government has also introduced a charging system for plastic bags to discourage their consumption and promote sustainable alternatives. This initiative represents a significant step toward addressing plastic waste challenges and encouraging sustainable practices across public institutions. The policy is expected to serve as a model for other organizations in reducing plastic consumption and environmental impact. ───────────── Baca selengkapnya di: news – Mongabay →
TPG to buy Waste Eliminator and Liberty Waste to launch Southeast platform
[International] · Other Ringkasan TPG Capital mengakuisisi Waste Eliminator dan Liberty Waste untuk membangun platform terpadu di kawasan Asia Tenggara. Strategi penggabungan ini dirancang untuk memperkuat posisi TPG dalam industri pengelolaan limbah regional dan meningkatkan kapabilitas operasional. Dengan menggabungkan keahlian dan jaringan kedua perusahaan, platform baru ini diharapkan dapat memberikan solusi pengelolaan limbah yang lebih efisien dan terintegrasi kepada pelanggan di wilayah Asia Tenggara. Summary TPG Capital is acquiring Waste Eliminator and Liberty Waste to establish a unified waste management platform across Southeast Asia. This consolidation strategy strengthens TPG’s regional market position and enhances operational capabilities in the waste management industry. By combining the expertise and networks of both companies, the newly formed platform aims to deliver more efficient and integrated waste management solutions to customers throughout Southeast Asia. ───────────── Baca selengkapnya di: Waste Dive →
Murad M Yasin, Bimsalabim! Plastic Waste Turned into Diesel
[National] · Environment & Impact Ringkasan Murad M Yasin telah mengembangkan teknologi inovatif yang mengubah sampah plastik menjadi bahan bakar diesel. Teknologi ini menawarkan solusi berkelanjutan untuk mengurangi timbunan sampah plastik yang terus meningkat. Dengan proses konversi yang efisien, limbah plastik dapat dimanfaatkan kembali sebagai sumber energi alternatif. Inovasi ini berkontribusi signifikan dalam upaya pengelolaan sampah dan transisi energi di Indonesia. Summary Murad M Yasin has developed innovative technology that converts plastic waste into diesel fuel. This technology offers a sustainable solution to reduce the growing accumulation of plastic waste. Through an efficient conversion process, plastic waste can be repurposed as an alternative energy source. This innovation makes a significant contribution to waste management efforts and energy transition in Indonesia. ───────────── Baca selengkapnya di: Kompas.id →
Education on waste management and processing for students
[National] · Technology Ringkasan Sustainable Waste Indonesia (SWI) melaksanakan program edukasi pengelolaan dan pengolahan sampah kepada para siswa untuk meningkatkan kesadaran lingkungan sejak dini. Program ini bertujuan memberikan pengetahuan praktis tentang cara-cara efektif mengurangi, memilah, dan mengolah sampah dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan edukatif ini, diharapkan generasi muda dapat menjadi agen perubahan dalam mewujudkan gaya hidup berkelanjutan dan bertanggung jawab terhadap lingkungan. Inisiatif pendidikan ini merupakan bagian dari komitmen SWI dalam membangun masyarakat yang peduli terhadap pengelolaan sampah yang lebih baik. Summary Sustainable Waste Indonesia (SWI) implemented an education program on waste management and processing for students to build environmental awareness from an early age. The program aims to provide practical knowledge about effective ways to reduce, sort, and process waste in daily life. Through this educational initiative, young people are expected to become agents of change in promoting sustainable and environmentally responsible lifestyles. This educational effort reflects SWI’s commitment to building a society that prioritizes proper waste management and environmental stewardship. ───────────── Baca selengkapnya di: ANTARA Foto →
Pemkab OKI edukasi masyarakat kelola sampah secara produktif
[National] · Education & Community Ringkasan Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) melaksanakan program edukasi kepada masyarakat tentang pengelolaan sampah secara produktif. Program ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya manajemen sampah yang berkelanjutan dan mengubah sampah menjadi sumber ekonomi. Melalui kegiatan sosialisasi dan pelatihan langsung, masyarakat diajari teknik pengolahan sampah organik dan anorganik menjadi produk bernilai jual. Inisiatif Pemkab OKI ini diharapkan dapat menciptakan peluang usaha baru sekaligus mengurangi volume sampah di tingkat komunitas lokal. Summary The Ogan Komering Ilir (OKI) District Government is implementing an educational program to raise public awareness on productive waste management. This initiative aims to increase community understanding of sustainable waste practices and transform waste into economic resources. Through socialization activities and hands-on training, residents are taught techniques for processing both organic and inorganic waste into marketable products. The OKI Government’s initiative is expected to create new business opportunities while simultaneously reducing waste volume at the local community level. ───────────── Baca selengkapnya di: ANTARA News Sumsel →
‘Suspend plan to ban single-use plastic production, implement existing roadmap’
[International] · Policy Ringkasan Stakeholder industri plastik meminta pemerintah untuk menunda rencana pelarangan produksi plastik sekali pakai dan fokus mengimplementasikan roadmap yang telah ada. Langkah ini didasarkan pada kekhawatiran tentang dampak ekonomi dan kebutuhan waktu untuk transisi industri yang terukur. Pihak yang berkepentingan menekankan pentingnya menjalankan kebijakan berkelanjutan yang telah ditetapkan sebelum mengambil regulasi baru yang lebih ketat. Pendekatan bertahap ini diharapkan dapat menyeimbangkan komitmen lingkungan dengan stabilitas ekonomi dan industri. Summary Plastic industry stakeholders are urging the government to suspend plans for a single-use plastic production ban and instead focus on implementing the existing regulatory roadmap. This request stems from concerns regarding economic impact and the need for adequate time to facilitate an orderly industrial transition. The stakeholders emphasize the importance of executing previously established sustainable policies before introducing stricter new regulations. This phased approach aims to balance environmental commitments with economic stability and industry viability. ───────────── Baca selengkapnya di: The Guardian Nigeria News →
Sri Lanka bans single-use plastic bottles at government events, charges for plastic bags – news
[International] · Policy Ringkasan Sri Lanka telah menerapkan kebijakan lingkungan baru dengan melarang penggunaan botol plastik sekali pakai di semua acara pemerintah. Selain itu, pemerintah juga memberlakukan biaya untuk tas plastik sebagai upaya mengurangi sampah plastik. Kebijakan ini merupakan langkah signifikan untuk meminimalkan dampak negatif plastik terhadap lingkungan dan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pengurangan sampah plastik. Inisiatif ini sejalan dengan komitmen global untuk menciptakan ekonomi sirkular dan mengurangi polusi plastik. Summary Sri Lanka has implemented a new environmental policy by banning single-use plastic bottles at all government-organized events. Additionally, the government has introduced charges for plastic bags as part of its efforts to reduce plastic waste. This policy represents a significant step toward minimizing the negative environmental impacts of plastic and raising public awareness about waste reduction. The initiative aligns with global commitments to promote a circular economy and combat plastic pollution. ───────────── Baca selengkapnya di: news – Mongabay →
Council notes: New recycling processing contract for Seattle, Social Housing Developer charter changes
[International] · Technology Ringkasan Dewan Kota Seattle telah menyetujui kontrak pemrosesan daur ulang baru untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan limbah di kota. Keputusan ini merupakan bagian dari komitmen Seattle terhadap praktik keberlanjutan dan pengurangan limbah yang lebih baik. Selain itu, dewan juga membahas perubahan piagam pengembang perumahan sosial untuk mendukung inisiatif perumahan terjangkau. Langkah-langkah ini mencerminkan fokus pemerintah kota pada sustainability dan kesejahteraan masyarakat. Summary The Seattle City Council has approved a new recycling processing contract to enhance waste management efficiency in the city. This decision is part of Seattle’s commitment to improved sustainability practices and waste reduction. Additionally, the council discussed charter changes for the Social Housing Developer to support affordable housing initiatives. These measures reflect the city government’s focus on sustainability and community welfare. ───────────── Baca selengkapnya di: CHS Capitol Hill Seattle News →
Walhi: Pengelolaan Sampah Jadi BBM Butuh Reformasi Sipil
[National] · Other Ringkasan Walhi menekankan bahwa pengelolaan sampah menjadi bahan bakar minyak (BBM) memerlukan reformasi sipil yang menyeluruh. Organisasi lingkungan ini mengkritik pendekatan teknologi sampah menjadi energi tanpa adanya perubahan kebijakan dan regulasi yang komprehensif. Walhi berpendapat bahwa reformasi harus mencakup transparansi, partisipasi masyarakat, dan perlindungan lingkungan yang lebih kuat. Upaya ini dipandang esensial untuk memastikan praktik pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan bertanggung jawab. Summary Walhi emphasizes that waste-to-fuel conversion requires comprehensive civil reform. The environmental organization criticizes the waste-to-energy technology approach without substantial changes in policies and regulations. Walhi argues that reform must include transparency, community participation, and stronger environmental protection standards. These efforts are viewed as essential to ensure sustainable and responsible waste management practices. ───────────── Baca selengkapnya di: Tempo.co →