[National] · Policy

Ringkasan

Tujuh kelurahan di Depok mengembangkan sistem pengelolaan sampah inovatif berbasis larva lalat tentara hitam (maggot). Program ini memanfaatkan maggot untuk mengurai sampah organik secara efisien dan menghasilkan produk sampingan bernilai ekonomi. Inisiatif tersebut bertujuan mengurangi volume sampah di tempat pembuangan akhir sekaligus menciptakan solusi pengelolaan limbah yang berkelanjutan. Pendekatan berbasis maggot ini menunjukkan komitmen pemerintah lokal dalam menerapkan teknologi ramah lingkungan untuk penanganan sampah komunitas.

Summary

Seven sub-districts in Depok are developing an innovative waste management system based on black soldier fly larvae (maggot). The program utilizes maggot to efficiently decompose organic waste while generating economically valuable by-products. This initiative aims to reduce waste volume sent to landfills while creating a sustainable waste management solution for the community. The maggot-based approach demonstrates the local government’s commitment to implementing environmentally-friendly technology for waste treatment at the community level.

─────────────

Baca selengkapnya di: republika.co.id →