4 EPR takeaways from the Packaging Recycling Summit
[International] · Policy Ringkasan Packaging Recycling Summit menghadirkan empat pembelajaran penting tentang Extended Producer Responsibility (EPR) yang relevan untuk industri daur ulang kemasan. Diskusi mencakup strategi implementasi EPR, tantangan regulasi, dan peran stakeholder dalam meningkatkan efektivitas program. Insights ini menunjukkan pentingnya kolaborasi antara produsen, pemerintah, dan sektor daur ulang untuk mencapai target keberlanjutan pengelolaan sampah kemasan. Takeaway tersebut memberikan panduan praktis bagi Indonesia dalam mengembangkan kerangka EPR yang lebih kuat dan terukur. Summary The Packaging Recycling Summit revealed four critical takeaways regarding Extended Producer Responsibility (EPR) implementation for the packaging industry. The discussion addressed EPR implementation strategies, regulatory challenges, and the essential roles of various stakeholders in enhancing program effectiveness. These insights underscore the importance of collaboration between producers, government agencies, and recycling sectors to achieve sustainable packaging waste management targets. The key learnings offer practical guidance for Indonesia in developing a more robust and measurable EPR framework. ───────────── Baca selengkapnya di: Waste Dive →
Sri Lanka bans single-use plastic bottles at government events, charges for plastic bags – news
[International] · Policy Ringkasan Sri Lanka telah mengimplementasikan kebijakan lingkungan yang signifikan dengan melarang penggunaan botol plastik sekali pakai di acara-acara pemerintah. Kebijakan ini juga mencakup pengenaan biaya untuk tas plastik sebagai upaya mengurangi sampah plastik dan mendorong penggunaan alternatif yang ramah lingkungan. Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah Sri Lanka untuk mengatasi masalah pencemaran plastik dan mempromosikan praktik keberlanjutan di tingkat institusional. Inisiatif ini dapat menjadi model bagi negara-negara lain dalam mengembangkan kebijakan pengelolaan sampah plastik yang lebih efektif. Summary Sri Lanka has implemented a significant environmental policy by banning single-use plastic bottles at government events. The policy also includes charging fees for plastic bags as an effort to reduce plastic waste and encourage the use of environmentally friendly alternatives. This measure reflects the Sri Lankan government’s commitment to addressing plastic pollution and promoting sustainable practices at the institutional level. This initiative can serve as a model for other countries in developing more effective plastic waste management policies. ───────────── Baca selengkapnya di: news – Mongabay →
California Revamps Its Carbon Market and Gets Tough on Plastic Waste
[International] · Environment & Impact Ringkasan California telah melakukan reformasi signifikan terhadap pasar karbon negara bagian dengan meningkatkan mekanisme pembatasan emisi dan perdagangan. Selain itu, pemerintah California menerapkan regulasi yang lebih ketat untuk mengatasi masalah limbah plastik melalui kebijakan pengurangan dan pengelolaan yang komprehensif. Langkah-langkah ini mencerminkan komitmen California terhadap transisi ekonomi berkelanjutan dan perlindungan lingkungan yang lebih agresif. Inisiatif ganda ini diharapkan dapat menurunkan emisi karbon sambil sekaligus mengurangi beban limbah plastik di ekosistem negara bagian. Summary California has implemented significant reforms to its carbon market by strengthening emissions reduction mechanisms and cap-and-trade operations. The state government has also adopted stricter regulations to address plastic waste through comprehensive reduction and management policies. These measures demonstrate California’s commitment to a more aggressive approach toward sustainable economic transition and environmental protection. The dual initiative is expected to reduce carbon emissions while simultaneously addressing the plastic waste burden in the state’s ecosystems. ───────────── Baca selengkapnya di: Bloomberg →
Kampung Edukasi Sampah Sidoarjo gelar Muharram Green Action
[National] · Education & Community Ringkasan Kampung Edukasi Sampah Sidoarjo menyelenggarakan acara Muharram Green Action sebagai bagian dari komitmen mereka terhadap pendidikan lingkungan dan pengelolaan sampah berkelanjutan. Kegiatan ini menggabungkan nilai-nilai spiritual Muharram dengan aksi nyata untuk menjaga kelestarian lingkungan. Melalui program ini, komunitas lokal diajak secara aktif untuk berpartisipasi dalam upaya pengurangan limbah dan penerapan gaya hidup ramah lingkungan. Inisiatif Kampung Edukasi Sampah Sidoarjo menunjukkan dedikasi dalam membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya manajemen sampah yang bertanggung jawab. Summary Kampung Edukasi Sampah Sidoarjo organized the Muharram Green Action event as part of their commitment to environmental education and sustainable waste management. This initiative combines the spiritual values of Muharram with concrete environmental conservation efforts. Through this program, the local community is actively engaged in waste reduction and the adoption of environmentally friendly lifestyles. Kampung Edukasi Sampah Sidoarjo’s initiative demonstrates their dedication to raising public awareness about the importance of responsible waste management. ───────────── Baca selengkapnya di: Antara News jatim →
Teknologi Canggih Kanedevia Entitas Swiss Kelola Sampah di Tengah Pemukiman
[National] · Technology Ringkasan Kanedevia, sebuah entitas Swiss, menghadirkan teknologi canggih untuk mengelola sampah di area pemukiman dengan solusi yang inovatif dan efisien. Teknologi tersebut dirancang untuk mengatasi tantangan pengelolaan limbah yang semakin kompleks di tengah pertumbuhan pemukiman penduduk. Dengan pendekatan modern, Kanedevia berkontribusi pada upaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di komunitas permukiman. Implementasi teknologi ini menunjukkan komitmen untuk menciptakan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Summary Kanedevia, a Swiss entity, has introduced advanced waste management technology designed specifically for residential areas with innovative and efficient solutions. This technology is engineered to address the increasingly complex challenges of waste management amid growing residential populations. Through a modern approach, Kanedevia contributes to efforts in maintaining cleanliness and environmental sustainability within residential communities. The implementation of this technology demonstrates a commitment to creating a sustainable and environmentally friendly waste management system. ───────────── Baca selengkapnya di: kontan.co.id →
Pemkab Kubu Raya aktifkan kembali TPS 3R
[National] · Other Ringkasan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya mengaktifkan kembali operasional Tempat Pemilahan Sampah (TPS) 3R untuk meningkatkan pengelolaan sampah di tingkat komunitas. Langkah ini bertujuan untuk mendorong masyarakat melakukan pemilahan sampah sejak dari sumber dan mengurangi volume sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir. Dengan mengaktifkan TPS 3R, kabupaten berkomitmen memperkuat sistem pengelolaan sampah berkelanjutan yang ramah lingkungan. Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya daur ulang dan pengurangan sampah. Summary Kubu Raya District Government has reactivated the operation of 3R Waste Sorting Facilities (TPS 3R) to enhance waste management at the community level. This initiative aims to encourage residents to sort waste at the source and reduce the volume of waste entering final disposal sites. By activating TPS 3R, the district demonstrates its commitment to strengthening a sustainable and environmentally-friendly waste management system. The program is expected to increase public awareness regarding the importance of recycling and waste reduction. ───────────── Baca selengkapnya di: ANTARA News →
Pemulihan Sungai Citarum Mulai 2013
[International] · Environment & Impact Ringkasan Pemulihan Sungai Citarum dimulai pada tahun 2013 sebagai respons terhadap kondisi sungai yang telah mengalami degradasi signifikan akibat aktivitas industri dan pembuangan limbah. Program ini merupakan inisiatif komprehensif yang melibatkan berbagai stakeholder untuk mengembalikan kualitas air dan ekosistem sungai. Upaya pemulihan mencakup pengurangan sumber polusi, pengelolaan limbah yang lebih baik, dan restorasi habitat alami. Komitmen jangka panjang ini diharapkan dapat meningkatkan kesehatan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat yang bergantung pada sungai tersebut. Summary The Citarum River recovery initiative launched in 2013 in response to severe environmental degradation caused by industrial activities and waste discharge. This comprehensive program brings together multiple stakeholders to restore the river’s water quality and ecosystem functions. Recovery efforts include reducing pollution sources, implementing improved waste management practices, and restoring natural habitats. This long-term commitment aims to enhance environmental health and improve the well-being of communities dependent on the river. ───────────── Baca selengkapnya di: Mongabay.co.id →
Sungai Tercemar Limbah, Masyarakat Nagan Raya Laporkan Tiga Perusahaan Sawit ke Dinas Lingkungan Hidup
[International] · Environment & Impact Ringkasan Masyarakat Nagan Raya melaporkan tiga perusahaan sawit ke Dinas Lingkungan Hidup karena mencemari sungai dengan limbah industri mereka. Pencemaran tersebut berdampak signifikan terhadap kualitas air dan ekosistem sungai di wilayah setempat. Laporan ini menunjukkan eskalasi konflik antara industri perkebunan kelapa sawit dan perlindungan lingkungan lokal. Tindakan masyarakat mencerminkan upaya grassroots untuk menegakkan standar lingkungan dan akuntabilitas perusahaan. Summary Residents of Nagan Raya have filed complaints with the Environmental Agency against three palm oil companies for contaminating the river with industrial waste. The pollution has significantly impacted water quality and the river ecosystem in the local area. This report highlights the escalating conflict between palm oil plantation operations and local environmental protection efforts. The community’s action reflects grassroots initiatives to enforce environmental standards and corporate accountability. ───────────── Baca selengkapnya di: Mongabay.co.id →
Greyparrot wins Circular Economy Project of the Year at UK Green Business Awards 2026
[International] · Technology Ringkasan Greyparrot telah memenangkan penghargaan Circular Economy Project of the Year pada UK Green Business Awards 2026, mengakui kontribusi signifikan mereka dalam mendorong ekonomi sirkular. Prestasi ini mencerminkan komitmen perusahaan terhadap inovasi berkelanjutan dan solusi pengelolaan limbah yang bertanggung jawab. Penghargaan tersebut menegaskan peran penting teknologi dan praktik terbaik dalam transformasi ekonomi sirkular di sektor kemasan dan manajemen limbah. Summary Greyparrot has won the Circular Economy Project of the Year award at the UK Green Business Awards 2026, recognizing their significant contributions to advancing circular economy practices. This achievement reflects the company’s commitment to sustainable innovation and responsible waste management solutions. The award underscores the critical role of technology and best practices in driving circular economy transformation within the packaging and waste management sector. ───────────── Baca selengkapnya di: Sustainable Packaging News →
Minister pushes ‘carrot and stick’ approach in waste management
[National] · Policy Ringkasan Menteri mendorong pendekatan “carrot and stick” dalam manajemen sampah untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan limbah di Indonesia. Strategi ini menggabungkan insentif positif bagi pelaku usaha dan masyarakat yang mematuhi regulasi, sekaligus penerapan sanksi tegas bagi yang melanggar. Pendekatan dua arah ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan meningkatkan kesadaran lingkungan. Implementasi kebijakan ini melibatkan kolaborasi lintas sektor untuk memastikan capaian target pengurangan sampah nasional. Summary The Minister is promoting a “carrot and stick” approach to strengthen waste management effectiveness across Indonesia. This strategy combines positive incentives for businesses and citizens who comply with regulations, alongside strict penalties for violators. The dual approach aims to establish a sustainable waste management ecosystem while enhancing environmental awareness among stakeholders. The policy implementation involves cross-sectoral collaboration to ensure the achievement of national waste reduction targets. ───────────── Baca selengkapnya di: ANTARA News →