Beragam Cara Selamatkan Makanan Sebelum Jadi Sampah
[National] · Other Ringkasan Makanan yang terbuang menjadi salah satu bentuk sampah signifikan yang dapat diminimalkan melalui berbagai strategi praktis. Artikel ini menguraikan beragam cara untuk menyelamatkan makanan sebelum menjadi sampah, mulai dari perencanaan pembelian yang lebih cermat hingga pemanfaatan sisa makanan secara kreatif. Langkah-langkah sederhana seperti penyimpanan yang tepat, berbagi dengan komunitas, dan pengolahan limbah organik dapat mengurangi food waste secara signifikan. Dengan kesadaran dan tindakan proaktif, setiap individu dapat berkontribusi pada pengurangan sampah dan ketahanan pangan. Summary Food waste represents a significant portion of waste that can be substantially reduced through various practical strategies. This article explores multiple approaches to save food before it becomes waste, ranging from more thoughtful purchasing planning to creative utilization of food scraps. Simple measures such as proper food storage, community sharing initiatives, and organic waste processing can significantly reduce food waste generation. Through awareness and proactive action, every individual can contribute to waste reduction and food security. ───────────── Baca selengkapnya di: Kompas.id →
Jadi Operator Penghasil eWaste Besar, XLSmart Kelola Sampah Internal
[National] · Other Ringkasan PT XL Axiata melalui anak perusahaan XLSmart menjadi salah satu operator telekomunikasi terbesar penghasil limbah elektronik (e-waste) di Indonesia. Untuk mengelola dampak lingkungan, XLSmart telah mengimplementasikan sistem manajemen sampah internal yang komprehensif. Program ini mencakup pemilahan, pengurangan, dan daur ulang limbah elektronik dari operasional perusahaan. Komitmen XLSmart dalam pengelolaan e-waste internal menunjukkan tanggung jawab korporat terhadap keberlanjutan lingkungan. Summary PT XL Axiata, through its subsidiary XLSmart, has become one of Indonesia’s largest telecommunications operators generating electronic waste (e-waste). To mitigate environmental impacts, XLSmart has implemented a comprehensive internal waste management system. The program encompasses segregation, reduction, and recycling of electronic waste generated from company operations. XLSmart’s commitment to internal e-waste management demonstrates corporate responsibility toward environmental sustainability. ───────────── Baca selengkapnya di: detikInet →
Derbyshire councils consider binning Sinfin waste treatment centre
[International] · Other Ringkasan Dewan-dewan di Derbyshire sedang mempertimbangkan untuk menutup pusat pengolahan limbah Sinfin karena berbagai tantangan operasional dan finansial. Keputusan ini merupakan bagian dari evaluasi berkelanjutan terhadap infrastruktur manajemen sampah regional untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan. Penutupan fasilitas tersebut akan berdampak signifikan pada sistem pengelolaan limbah di wilayah Derbyshire dan memerlukan perencanaan alternatif yang matang. Stakeholder lokal dan pemerintah daerah terus melakukan konsultasi untuk menentukan solusi terbaik bagi manajemen limbah jangka panjang. Summary Derbyshire councils are considering the closure of the Sinfin waste treatment centre due to various operational and financial challenges. This decision reflects an ongoing evaluation of regional waste management infrastructure to improve efficiency and sustainability. The potential closure of the facility would significantly impact waste management systems in the Derbyshire area and requires careful planning for alternative solutions. Local stakeholders and authorities continue to consult on determining the best long-term solution for waste management in the region. ───────────── Baca selengkapnya di: bbc.com →
ITB Kelola Sampah Elektronik, Pengguna Bisa Dapat Bonus Kuota Internet
[National] · Other Ringkasan Institut Teknologi Bandung (ITB) menjalankan program pengelolaan sampah elektronik yang inovatif dengan memberikan insentif berupa bonus kuota internet kepada pengguna yang berpartisipasi. Program ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya daur ulang perangkat elektronik bekas sambil memberikan manfaat langsung kepada peserta. Melalui inisiatif ini, ITB berupaya mengatasi permasalahan limbah elektronik yang terus meningkat di Indonesia. Skema reward berbasis kuota internet diharapkan dapat mendorong partisipasi lebih besar dari masyarakat dalam upaya pengelolaan sampah elektronik secara berkelanjutan. Summary Bandung Institute of Technology (ITB) has launched an innovative electronic waste management program that offers internet quota bonuses as incentives for participating users. The initiative aims to raise public awareness about the importance of recycling discarded electronic devices while providing direct benefits to participants. Through this program, ITB seeks to address the growing problem of electronic waste in Indonesia. The internet quota-based reward system is expected to encourage broader community participation in sustainable electronic waste management efforts. ───────────── Baca selengkapnya di: republika.co.id →
Republika Gandeng Waste4Change Kelola Timbulan Sampah ESG Now Movement
[National] · Other Ringkasan Republika berkolaborasi dengan Waste4Change untuk mengelola timbulan sampah dalam inisiatif ESG Now Movement. Program ini merupakan komitmen media massa dalam mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam operasional dan konten editorial mereka. Melalui kerjasama ini, Republika dan Waste4Change bertujuan mendemonstrasikan praktik pengelolaan limbah yang berkelanjutan dan meningkatkan kesadaran publik tentang tanggung jawab lingkungan. Kolaborasi strategis ini mencerminkan dedikasi kedua institusi dalam mewujudkan ekonomi sirkular dan gaya hidup ramah lingkungan. Summary Republika has partnered with Waste4Change to manage waste generation under the ESG Now Movement initiative. This program represents a media commitment to integrating Environmental, Social, and Governance (ESG) principles into their operational and editorial practices. Through this collaboration, Republika and Waste4Change aim to demonstrate sustainable waste management practices and enhance public awareness regarding environmental responsibility. This strategic partnership reflects both institutions’ dedication to promoting a circular economy and fostering an environmentally conscious lifestyle. ───────────── Baca selengkapnya di: republika.co.id →
KKN UAD Kenalkan Ember Tumpuk untuk Olah Sampah Dapur
[National] · Other Ringkasan Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan memperkenalkan inovasi pengelolaan sampah dapur melalui program “Ember Tumpuk” kepada masyarakat lokal. Teknologi sederhana ini dirancang untuk memisahkan dan mengolah sampah organik dari dapur secara lebih efisien dan ramah lingkungan. Inisiatif ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengurangan sampah dan pengelolaan limbah domestik yang berkelanjutan. Program KKN ini merupakan kontribusi nyata dalam upaya mewujudkan komunitas yang lebih peduli terhadap lingkungan. Summary UAD’s Community Service Program (KKN) students introduced the “Stacked Bucket” innovation as a practical solution for managing kitchen waste in the community. This simple yet effective technology is designed to separate and process organic waste from kitchens more efficiently and sustainably. The initiative aims to raise public awareness about waste reduction and responsible household waste management practices. This KKN program represents a concrete contribution toward building environmentally conscious communities. ───────────── Baca selengkapnya di: Kompasiana.com →
Aliplast and Cantina Pizzolato: wine packaging goes circular
[International] · Other Ringkasan Aliplast dan Cantina Pizzolato berkolaborasi dalam inisiatif inovatif untuk menghadirkan kemasan anggur yang bersirkuler. Kemitraan ini menunjukkan komitmen industri minuman terhadap keberlanjutan melalui penerapan prinsip ekonomi sirkular dalam desain dan produksi kemasan. Solusi kemasan yang dikembangkan dirancang untuk mengurangi limbah dan memaksimalkan penggunaan kembali material. Langkah ini mendemonstrasikan bagaimana kolaborasi industri dapat mendorong transformasi menuju sistem kemasan yang lebih berkelanjutan. Summary Aliplast and Cantina Pizzolato have partnered to develop innovative circular wine packaging solutions. This collaboration demonstrates the beverage industry’s commitment to sustainability through the implementation of circular economy principles in packaging design and production. The developed packaging solution aims to reduce waste and maximize material reuse and recyclability. This initiative exemplifies how industry collaboration can drive the transition toward more sustainable packaging systems. ───────────── Baca selengkapnya di: Sustainable Packaging News →
DLH Kota Balikpapan perkuat strategi pengelolaan sampah
[National] · Other Ringkasan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan memperkuat strategi pengelolaan sampah untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi sistem penanganan limbah. Langkah ini dilakukan dengan mengoptimalkan infrastruktur pengolahan sampah, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, dan menjalin kolaborasi dengan berbagai stakeholder. Strategi yang diperkuat mencakup peningkatan sosialisasi kepada masyarakat tentang pemilahan sampah dan pentingnya gaya hidup ramah lingkungan. Upaya tersebut diharapkan dapat mengurangi volume sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir dan mendukung pencapaian target pengelolaan sampah berkelanjutan. Summary The Environmental Service Agency (DLH) of Balikpapan City is strengthening its waste management strategy to enhance the effectiveness and efficiency of its waste handling system. This initiative involves optimizing waste processing infrastructure, improving human resource capacity, and fostering collaboration with various stakeholders. The strengthened strategy includes enhanced public awareness campaigns on waste segregation and the importance of environmentally friendly lifestyles. These efforts are expected to reduce the volume of waste sent to final disposal sites and support the achievement of sustainable waste management targets. ───────────── Baca selengkapnya di: ANTARA News →
Sampah Blok M Capai Ratusan Kg Sehari, MRT Siapkan Pengelolaan
[National] · Other Ringkasan Blok M menghasilkan sampah mencapai ratusan kilogram setiap harinya, mendorong MRT untuk mengambil langkah proaktif dalam pengelolaan limbah di kawasan tersebut. Tingginya volume sampah disebabkan oleh tingkat kunjungan masyarakat yang sangat tinggi ke area perdagangan dan hiburan populer ini. MRT telah menyiapkan strategi komprehensif meliputi peningkatan fasilitas pengumpulan sampah, optimalisasi jadwal pengangkutan, dan edukasi kebersihan kepada pengguna layanan. Inisiatif ini diharapkan dapat mengurangi dampak lingkungan dan menjaga kebersihan Blok M sebagai destinasi utama Jakarta. Summary Blok M generates hundreds of kilograms of waste daily, prompting MRT to implement proactive waste management strategies in this high-traffic commercial area. The substantial waste volume is attributed to the significant number of visitors frequenting this popular shopping and entertainment hub. MRT has prepared a comprehensive approach including enhanced waste collection facilities, optimized collection schedules, and public awareness campaigns on proper waste disposal practices. This initiative aims to minimize environmental impact and maintain cleanliness standards at Blok M as a major Jakarta destination. ───────────── Baca selengkapnya di: CNN Indonesia →
In the bin or not? How MRF operators decide which packaging to take
[International] · Other Ringkasan Operator Material Recovery Facility (MRF) menghadapi tantangan dalam menentukan jenis kemasan yang dapat didaur ulang berdasarkan kriteria teknis dan ekonomis. Keputusan ini dipengaruhi oleh kapabilitas peralatan, nilai pasar material, dan permintaan dari pembeli akhir. Kemasan yang tidak menguntungkan secara finansial atau sulit diproses seringkali ditolak meskipun secara teoritis dapat didaur ulang. Standar dan kebijakan yang jelas dari pemerintah dan industri kemasan diperlukan untuk meningkatkan konsistensi dalam pengelolaan limbah kemasan di MRF. Summary Material Recovery Facility (MRF) operators face significant challenges in determining which packaging types are economically and technically viable for recycling. Their decisions are influenced by equipment capabilities, market commodity prices, and end-market demand from buyers. Packaging that is financially disadvantageous or difficult to process is often rejected despite being theoretically recyclable. Clear standards and collaborative policies between government and packaging manufacturers are essential to improve consistency in packaging waste management across MRF operations. ───────────── Baca selengkapnya di: Waste Dive →