Win Waste opts to close New York incinerator amid market challenges

[International] · Technology Ringkasan Win Waste telah memutuskan untuk menutup fasilitas insinerator mereka di New York menghadapi tantangan pasar yang signifikan. Keputusan ini mencerminkan tekanan ekonomi dan perubahan dinamika industri pengelolaan limbah di wilayah tersebut. Penutupan fasilitas ini menunjukkan perlunya adaptasi strategi bisnis dalam menghadapi kondisi pasar yang semakin kompetitif. Langkah ini juga mengindikasikan pergeseran dalam preferensi pasar terhadap solusi pengelolaan limbah yang lebih berkelanjutan. Summary Win Waste has decided to close its incinerator facility in New York amid significant market challenges. This decision reflects economic pressures and shifting dynamics within the waste management industry in the region. The facility closure demonstrates the necessity for strategic business adaptation in an increasingly competitive market environment. This move also indicates a market shift toward more sustainable waste management solutions. ───────────── Baca selengkapnya di: Waste Dive →

Kemenko Pangan Dorong Teknologi Pirolisis untuk Olah Sampah Jadi Energi

[National] · Technology Ringkasan Kementerian Koordinator Bidang Pangan mendorong penerapan teknologi pirolisis sebagai solusi pengolahan sampah yang inovatif dan berkelanjutan. Teknologi ini mengubah limbah menjadi energi terbarukan melalui proses pemanasan tanpa oksigen, menciptakan nilai tambah ekonomi sekaligus mengurangi volume sampah di tempat pembuangan akhir. Inisiatif ini sejalan dengan komitmen Indonesia dalam mencapai target ekonomi sirkular dan pengurangan emisi karbon. Dengan dukungan pemerintah, teknologi pirolisis diharapkan dapat diterapkan secara lebih luas di berbagai daerah untuk mewujudkan pengelolaan sampah yang lebih efisien. Summary The Coordinating Ministry for Food Affairs is promoting pyrolysis technology as an innovative and sustainable waste management solution. This technology converts waste into renewable energy through a heating process without oxygen, creating economic added value while reducing waste volume in landfills. This initiative aligns with Indonesia’s commitment to achieving circular economy targets and carbon emission reduction. With government support, pyrolysis technology is expected to be implemented more widely across various regions to achieve more efficient waste management practices. ───────────── Baca selengkapnya di: detikFinance →

Zulhas: Pemerintah Dorong Teknologi Pirolisis Ubah Sampah Jadi Energi

[National] · Technology Ringkasan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Zulhas menyatakan bahwa pemerintah mendorong pengembangan teknologi pirolisis sebagai solusi inovatif untuk mengelola sampah. Teknologi ini mampu mengubah limbah menjadi energi yang dapat dimanfaatkan, sejalan dengan komitmen Indonesia terhadap ekonomi sirkular dan pengurangan emisi karbon. Melalui adopsi teknologi pirolisis, pemerintah bertujuan meningkatkan efisiensi pengelolaan sampah sambil menciptakan nilai tambah ekonomi dari limbah. Langkah ini merupakan bagian dari strategi komprehensif Indonesia dalam mengatasi krisis sampah dan transisi energi berkelanjutan. Summary Minister of Environment and Forestry Zulhas announced that the government is promoting pyrolysis technology as an innovative solution for waste management. This technology converts waste into energy that can be utilized, aligning with Indonesia’s commitment to circular economy and carbon emission reduction. By adopting pyrolysis technology, the government aims to improve waste management efficiency while creating economic value from waste materials. This initiative is part of Indonesia’s comprehensive strategy to address the waste crisis and transition toward sustainable energy. ───────────── Baca selengkapnya di: CNN Indonesia →

What’s next as Hawai’i enacts clean fuels program; Biogas news from Waga, Convertus

[International] · Technology Ringkasan Hawai’i telah meluncurkan program bahan bakar bersih sebagai bagian dari komitmennya mengurangi emisi karbon dan ketergantungan pada bahan bakar fosil. Dalam perkembangan terkait, perusahaan biogas Waga dan Convertus melaporkan kemajuan signifikan dalam teknologi pengolahan limbah organik menjadi energi terbarukan. Inisiatif-inisiatif ini menunjukkan momentum global menuju ekonomi sirkular dan pengelolaan limbah yang lebih berkelanjutan. Kolaborasi antara kebijakan pemerintah dan inovasi sektor swasta menjadi kunci kesuksesan transisi energi bersih. Summary Hawai’i has enacted a clean fuels program as part of its commitment to reducing carbon emissions and fossil fuel dependency. In related developments, biogas companies Waga and Convertus have reported significant progress in converting organic waste into renewable energy. These initiatives demonstrate growing global momentum toward a circular economy and more sustainable waste management practices. The collaboration between government policy and private sector innovation proves essential for achieving clean energy transition goals. ───────────── Baca selengkapnya di: Waste Dive →

Kebut Proyek Sampah Jadi Listrik, Danantara Buka Kembali Seleksi Mitra

[National] · Technology Ringkasan Danantara mempercepat implementasi proyek konversi sampah menjadi listrik dengan membuka kembali proses seleksi mitra strategis. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mengembangkan solusi energi terbarukan sekaligus mengatasi permasalahan limbah padat. Dengan melibatkan mitra yang tepat, Danantara bertujuan meningkatkan kapasitas dan efisiensi operasional proyek skala besar. Inisiatif ini sejalan dengan target pemerintah dalam mengurangi emisi karbon dan menciptakan ekonomi sirkular yang berkelanjutan. Summary Danantara is accelerating its waste-to-energy project implementation by reopening the selection process for strategic partners. This initiative demonstrates the company’s commitment to developing renewable energy solutions while addressing solid waste challenges. By engaging qualified partners, Danantara aims to enhance project capacity and operational efficiency on a larger scale. This effort aligns with the government’s carbon reduction targets and supports the transition toward a circular and sustainable economy. ───────────── Baca selengkapnya di: republika.co.id →

PLN Siap Serap Listrik PSEL Legok Nangka, Dukung Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Jawa Barat

[National] · Technology Ringkasan PT PLN (Persero) siap menyerap listrik dari Pembangkit Listrik Sampah Energi Listrik (PSEL) Legok Nangka untuk mendukung inisiatif pengelolaan sampah berkelanjutan di Jawa Barat. Fasilitas ini akan mengkonversi sampah menjadi energi listrik yang dapat digunakan oleh sistem kelistrikan nasional. Komitmen PLN terhadap PSEL Legok Nangka menunjukkan sinergi antara sektor energi dan pengelolaan limbah dalam mencapai target energi terbarukan. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi beban tempat pembuangan akhir (TPA) sekaligus menghasilkan energi bersih bagi masyarakat Jawa Barat. Summary PT PLN (Persero) is prepared to absorb electricity generated from the Legok Nangka Waste-to-Energy Power Plant (PSEL) to support sustainable waste management initiatives in West Java. This facility will convert waste into electrical energy that can be integrated into the national power system. PLN’s commitment to the Legok Nangka PSEL demonstrates synergy between the energy and waste management sectors in achieving renewable energy targets. This initiative is expected to reduce the burden on landfills while generating clean energy for West Java communities. ───────────── Baca selengkapnya di: Kompas.tv →

Proyek ‘Sulap’ Sampah Jadi Listrik Senilai Rp 7,2 Triliun Dimulai – detikFinance

[National] · Technology Ringkasan Sustainable Waste Indonesia (SWI) melaporkan dimulainya proyek transformasi sampah menjadi listrik dengan nilai investasi mencapai Rp 7,2 triliun. Proyek strategis ini merupakan bagian dari upaya nasional untuk mengatasi krisis sampah sambil menciptakan sumber energi terbarukan yang berkelanjutan. Dengan memanfaatkan teknologi waste-to-energy, inisiatif ini diharapkan dapat mengurangi volume sampah di tempat pembuangan akhir sekaligus menghasilkan listrik untuk memenuhi kebutuhan energi nasional. Proyek ini menandai komitmen Indonesia dalam transisi menuju ekonomi sirkular dan pengurangan emisi karbon. Summary Sustainable Waste Indonesia (SWI) announces the launch of a waste-to-energy project valued at IDR 7.2 trillion, marking a significant milestone in Indonesia’s sustainable development agenda. This strategic initiative aims to address the nation’s waste crisis while simultaneously generating renewable electricity through advanced waste conversion technology. By implementing waste-to-energy solutions, the project is expected to reduce landfill volumes and provide reliable power generation to support Indonesia’s growing energy demands. This endeavor reflects Indonesia’s commitment to circular economy principles and carbon emission reduction goals. ───────────── Baca selengkapnya di: detikFinance – Berita Ekonomi Bisnis, dan Investasi Hari Ini →

NJ says Keyport landfill blamed for cancer has no path to expose residents

[International] · Technology Ringkasan Pemerintah New Jersey menyatakan bahwa tempat pembuangan sampah (landfill) di Keyport, yang diduga menjadi penyebab peningkatan kasus kanker, tidak memiliki jalur paparan langsung kepada penduduk sekitar. Pernyataan ini kontroversial mengingat kekhawatiran komunitas lokal terhadap dampak kesehatan dari fasilitas tersebut. Temuan ini memerlukan investigasi lebih lanjut untuk memastikan keamanan lingkungan dan kesehatan publik di wilayah tersebut. Summary New Jersey authorities have stated that the Keyport landfill, which has been implicated in elevated cancer rates, has no identified exposure pathway to nearby residents. This assertion contradicts concerns raised by the local community regarding potential health impacts from the facility. Further investigation is necessary to ensure environmental safety and public health protection in the area. ───────────── Baca selengkapnya di: app.com →

‘We deserve the truth’ on Keyport landfill pollution, say residents

[International] · Technology Ringkasan Penduduk di sekitar tempat pembuangan akhir (TPA) Keyport mendesak transparansi penuh mengenai dampak pencemaran yang mereka alami. Warga mengklaim berhak mendapatkan informasi akurat dan jujur terkait kualitas lingkungan dan kesehatan mereka. Isu ini menyoroti pentingnya akuntabilitas pengelola sampah dan komunikasi terbuka dengan komunitas lokal. Tuntutan akan kebenaran ini mencerminkan kebutuhan mendesak untuk praktik pengelolaan limbah yang bertanggung jawab dan transparan. Summary Residents near the Keyport landfill are demanding full transparency regarding the pollution impacts they face in their community. Local stakeholders claim they deserve accurate and honest information about environmental quality and health concerns affecting their area. This issue highlights the critical importance of accountability from waste management operators and open communication with affected communities. The residents’ call for truth reflects the urgent need for responsible and transparent waste management practices. ───────────── Baca selengkapnya di: app.com →

TPA Kian Kritis, Makassar Paksa Warga Pilah Sampah dari Rumah

[National] · Technology Ringkasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Makassar mengalami kondisi kritis akibat tingginya volume sampah, mendorong pemerintah kota untuk menerapkan kebijakan pemilahan sampah wajib di tingkat rumah tangga. Langkah ini merupakan upaya mitigasi untuk mengurangi beban TPA dan memperpanjang daya tampung fasilitas pembuangan akhir yang ada. Dengan melibatkan partisipasi aktif warga dalam pemisahan sampah organik dan anorganik sejak sumber, diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan sampah dan mendukung program daur ulang. Kebijakan ini menjadi bagian integral dari strategi pengelolaan sampah terpadu di Makassar untuk mencapai keberlanjutan lingkungan. Summary Makassar’s Final Disposal Site (TPA) has reached critical capacity due to the increasing volume of waste, prompting the city government to enforce mandatory household waste segregation. This initiative aims to reduce the burden on the TPA and extend the lifespan of existing waste management facilities. By engaging active community participation in separating organic and inorganic waste at the source, the city expects to improve waste management efficiency and support recycling programs. This policy represents a key component of Makassar’s integrated waste management strategy to achieve environmental sustainability. ───────────── Baca selengkapnya di: Kompas.id →