CAA shares revised California EPR program plan, announces CEO change
[International] · Policy Ringkasan Calfornia Stewardship Council (CAA) telah mengumumkan rencana revisi untuk program Extended Producer Responsibility (EPR) California dan perubahan kepemimpinan organisasi. Pembaruan ini mencerminkan komitmen CAA untuk meningkatkan efektivitas program pengelolaan limbah kemasan di California. Perubahan kepemimpinan CEO menunjukkan momentum baru dalam mendorong implementasi kebijakan EPR yang lebih berkelanjutan dan inklusif. Summary The California Stewardship Council (CAA) has announced a revised Extended Producer Responsibility (EPR) program plan and announced a leadership transition at the CEO level. The updates demonstrate CAA’s commitment to enhancing the effectiveness of California’s packaging waste management program. This organizational change signals renewed momentum in advancing more sustainable and inclusive EPR policy implementation. ───────────── Baca selengkapnya di: Waste Dive →
Dhaka’s waste-to-energy plant face backlash over air pollution – news
[International] · Technology Ringkasan Instalasi pengolahan sampah menjadi energi di Dhaka menghadapi penolakan keras dari masyarakat karena masalah pencemaran udara yang signifikan. Pabrik ini, yang dirancang untuk mengurangi limbah dan menghasilkan energi terbarukan, justru menimbulkan kekhawatiran kesehatan publik akibat emisi udara berbahaya. Kritik dari warga lokal dan kelompok lingkungan menyoroti pentingnya pengendalian polusi yang lebih ketat dalam operasional fasilitas. Situasi ini mencerminkan tantangan umum dalam menyeimbangkan solusi pengelolaan limbah modern dengan perlindungan kualitas udara dan kesejahteraan komunitas. Summary Dhaka’s waste-to-energy plant is facing significant public backlash due to serious air pollution concerns. Although the facility was designed to manage waste and generate renewable energy, it has raised serious health concerns due to harmful air emissions. Local residents and environmental groups are criticizing the lack of adequate pollution controls during the plant’s operations. This situation highlights the broader challenge of balancing modern waste management solutions with air quality protection and community well-being. ───────────── Baca selengkapnya di: news – Mongabay →
Texas county sues to close WM landfill over alleged RCRA violations
[International] · Technology Ringkasan Sebuah county di Texas mengajukan tuntutan hukum terhadap Waste Management (WM) untuk menutup tempat pembuangan akhir (TPA) mereka atas dugaan pelanggaran Undang-Undang Konservasi dan Pemulihan Sumber Daya (RCRA). Pelanggaran yang diduga mencakup pengelolaan limbah yang tidak sesuai dengan standar regulasi federal yang berlaku. Kasus ini menyoroti pentingnya kepatuhan terhadap peraturan lingkungan dalam operasional fasilitas pembuangan sampah. Tindakan legal ini mencerminkan upaya pemerintah daerah dalam melindungi lingkungan dan kesehatan masyarakat sekitar. Summary A Texas county has filed a lawsuit against Waste Management (WM) seeking to close one of their landfills due to alleged violations of the Resource Conservation and Recovery Act (RCRA). The alleged violations involve improper waste management practices that do not comply with applicable federal regulatory standards. This case underscores the critical importance of environmental regulatory compliance in landfill operations. The legal action reflects the local government’s commitment to protecting the environment and the health of surrounding communities. ───────────── Baca selengkapnya di: Waste Dive →
Kebut pengelolaan sampah, DPRD Jabar bentuk Pansus XXI
[National] · Policy Ringkasan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat membentuk Panitia Khusus (Pansus) XXI untuk mempercepat pengelolaan sampah di wilayah. Pembentukan Pansus ini merupakan langkah strategis dalam mengatasi permasalahan sampah yang terus meningkat di Jawa Barat. Tim khusus ini diharapkan dapat mengkoordinasikan berbagai stakeholder terkait dan merumuskan kebijakan pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan. Melalui Pansus XXI, DPRD Jabar berkomitmen untuk menciptakan solusi komprehensif dalam menangani krisis sampah di provinsi. Summary The West Java Regional People’s Representative Council (DPRD) has established Special Committee (Pansus) XXI to accelerate waste management initiatives in the region. The formation of this special committee represents a strategic effort to address the growing waste management challenges in West Java. The committee is expected to coordinate various relevant stakeholders and develop more effective and sustainable waste management policies. Through Pansus XXI, DPRD West Java demonstrates its commitment to creating comprehensive solutions for managing the waste crisis in the province. ───────────── Baca selengkapnya di: ANTARA News Jawa Barat →
Benahi Tata Kelola Sampah Harian
[National] · Other Ringkasan Pemerintah dan pemangku kepentingan perlu memprioritaskan perbaikan tata kelola sampah harian untuk mengatasi permasalahan limbah yang terus meningkat di Indonesia. Sistem pengelolaan sampah yang komprehensif, mulai dari pengurangan di sumber, pengumpulan, hingga pemrosesan akhir, menjadi kunci dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan. Diperlukan kolaborasi intensif antara pemerintah daerah, sektor swasta, dan masyarakat untuk mengimplementasikan standar tata kelola sampah yang efektif dan terukur. Investasi dalam infrastruktur dan edukasi lingkungan akan mendukung pencapaian target pengurangan sampah nasional. Summary The government and stakeholders must prioritize improving daily waste management to address the growing waste management challenges across Indonesia. A comprehensive waste management system, encompassing waste reduction at source, collection, and final processing, is critical for achieving a clean and sustainable environment. Intensive collaboration among local governments, the private sector, and communities is essential to implement effective and measurable waste management standards. Investment in infrastructure and environmental education will support the achievement of national waste reduction targets. ───────────── Baca selengkapnya di: Epaper Media Indonesia →
Sampah Jakarta Capai 9.000 Ton Sehari, Pansus DPRD Soroti Alur Pembuangannya
[National] · Policy Ringkasan Jakarta menghasilkan sampah sebanyak 9.000 ton per hari, mencerminkan tantangan pengelolaan limbah yang signifikan di ibukota. Panitia Khusus DPRD Jakarta telah mengidentifikasi keprihatinan serius terkait alur pembuangan sampah yang belum optimal. Investigasi ini menekankan perlunya transparansi dan efisiensi dalam sistem penanganan sampah dari tingkat pengumpulan hingga pembuangan akhir. Temuan ini menjadi momentum penting bagi perbaikan kebijakan pengelolaan limbah berkelanjutan di Jakarta. Summary Jakarta generates approximately 9,000 tons of waste daily, reflecting a significant waste management challenge in the capital city. The Special Committee of the Jakarta Regional Parliament has raised serious concerns regarding the inefficient waste disposal system and its current operational flow. This investigation emphasizes the need for greater transparency and efficiency throughout the waste management chain, from collection to final disposal. These findings present a critical opportunity to improve sustainable waste management policies across Jakarta. ───────────── Baca selengkapnya di: detikNews →
Alberta completes transition to producer-funded paper and packaging recycling
[International] · Policy Ringkasan Alberta telah menyelesaikan transisi menuju sistem daur ulang kertas dan kemasan yang didanai oleh produsen. Model ini mengalihkan tanggung jawab pembiayaan dari pemerintah dan konsumen kepada produsen produk, mendorong mereka untuk mendesain kemasan yang lebih berkelanjutan. Transisi ini sejalan dengan pendekatan ekonomi sirkular yang semakin diadopsi oleh provinsi-provinsi Kanada lainnya. Langkah ini diharapkan meningkatkan efisiensi daur ulang dan mengurangi limbah kertas dan kemasan di Alberta. Summary Alberta has successfully completed its transition to a producer-funded paper and packaging recycling system. This model shifts financial responsibility for recycling from government and consumers to producers, incentivizing them to design more sustainable packaging. The transition aligns with circular economy approaches increasingly adopted by other Canadian provinces. This initiative is expected to improve recycling efficiency and reduce paper and packaging waste across Alberta. ───────────── Baca selengkapnya di: Papnews →
New Jersey advances vape EPR bill
[International] · Policy Ringkasan New Jersey telah mengambil langkah maju dalam mengatur limbah elektronik dengan memajukan rancangan undang-undang Extended Producer Responsibility (EPR) khusus untuk produk vape. Program EPR ini akan membebankan produsen vape tanggung jawab penuh atas pengelolaan produk mereka di akhir masa pakai, termasuk pengumpulan dan daur ulang. Inisiatif ini sejalan dengan komitmen New Jersey dalam mengurangi limbah elektronik dan melindungi lingkungan dari bahan berbahaya yang terkandung dalam perangkat vape. Dengan pendekatan EPR, diharapkan dapat meningkatkan tingkat daur ulang dan mengurangi beban pada sistem manajemen sampah publik. Summary New Jersey has advanced legislation establishing an Extended Producer Responsibility (EPR) program specifically for vape products. Under this EPR framework, vape manufacturers will be held accountable for managing their products at end-of-life, including collection and recycling operations. This initiative aligns with New Jersey’s commitment to reducing electronic waste and preventing hazardous materials found in vaping devices from entering landfills. The EPR approach aims to increase recycling rates and reduce the burden on municipal waste management systems. ───────────── Baca selengkapnya di: Waste Dive →
Dhaka’s waste-to-energy plant face backlash over air pollution – news
[International] · Technology Ringkasan Fasilitas konversi sampah menjadi energi di Dhaka menghadapi penolakan publik karena masalah pencemaran udara yang dihasilkannya. Masyarakat lokal dan kelompok lingkungan menyuarakan kekhawatiran terhadap emisi yang dilepaskan oleh instalasi tersebut, yang dianggap berdampak negatif bagi kesehatan dan kualitas udara di sekitarnya. Kontroversi ini menunjukkan tantangan dalam mengimplementasikan teknologi pengelolaan sampah yang berkelanjutan tanpa mengorbankan kualitas lingkungan. Summary Dhaka’s waste-to-energy facility is facing significant public backlash due to air pollution concerns generated by its operations. Local residents and environmental groups have raised serious objections regarding emissions released from the installation, which are believed to negatively impact public health and air quality in the surrounding area. This controversy highlights the challenges of implementing sustainable waste management technologies while ensuring environmental quality is not compromised. ───────────── Baca selengkapnya di: news – Mongabay →
Pemkab Madiun perkuat tata kelola sampah berkelanjutan dari hulu ke hilir
[National] · Other Ringkasan Pemerintah Kabupaten Madiun mengimplementasikan strategi komprehensif untuk memperkuat tata kelola sampah berkelanjutan melalui pendekatan terintegrasi dari hulu ke hilir. Inisiatif ini mencakup optimalisasi pengurangan sampah di sumber, pengelolaan yang lebih efisien di tingkat komunitas, hingga peningkatan kapasitas fasilitas pemrosesan akhir. Dengan pendekatan holistik tersebut, Pemkab Madiun berkomitmen mengurangi volume sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir dan meningkatkan nilai ekonomi dari sampah melalui program daur ulang dan pengolahan limbah. Upaya ini sejalan dengan target pengelolaan sampah berkelanjutan dan komitmen pemerintah dalam mewujudkan ekonomi sirkular di tingkat daerah. Summary Madiun Regency Government is strengthening integrated waste management from upstream to downstream to establish sustainable waste governance. The initiative encompasses optimization of waste reduction at the source, more efficient management at the community level, and enhanced capacity of end-processing facilities. Through this holistic approach, the local government is committed to reducing the volume of waste sent to landfills while increasing economic value through recycling and waste processing programs. This effort aligns with national sustainable waste management targets and supports the government’s commitment to achieving a circular economy at the regional level. ───────────── Baca selengkapnya di: Antara News jatim →