Pemkab OKI edukasi masyarakat kelola sampah secara produktif
[National] · Education & Community Ringkasan Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) melaksanakan program edukasi kepada masyarakat tentang pengelolaan sampah secara produktif. Program ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya manajemen sampah yang berkelanjutan dan mengubah sampah menjadi sumber ekonomi. Melalui kegiatan sosialisasi dan pelatihan langsung, masyarakat diajari teknik pengolahan sampah organik dan anorganik menjadi produk bernilai jual. Inisiatif Pemkab OKI ini diharapkan dapat menciptakan peluang usaha baru sekaligus mengurangi volume sampah di tingkat komunitas lokal. Summary The Ogan Komering Ilir (OKI) District Government is implementing an educational program to raise public awareness on productive waste management. This initiative aims to increase community understanding of sustainable waste practices and transform waste into economic resources. Through socialization activities and hands-on training, residents are taught techniques for processing both organic and inorganic waste into marketable products. The OKI Government’s initiative is expected to create new business opportunities while simultaneously reducing waste volume at the local community level. ───────────── Baca selengkapnya di: ANTARA News Sumsel →
‘Suspend plan to ban single-use plastic production, implement existing roadmap’
[International] · Policy Ringkasan Stakeholder industri plastik meminta pemerintah untuk menunda rencana pelarangan produksi plastik sekali pakai dan fokus mengimplementasikan roadmap yang telah ada. Langkah ini didasarkan pada kekhawatiran tentang dampak ekonomi dan kebutuhan waktu untuk transisi industri yang terukur. Pihak yang berkepentingan menekankan pentingnya menjalankan kebijakan berkelanjutan yang telah ditetapkan sebelum mengambil regulasi baru yang lebih ketat. Pendekatan bertahap ini diharapkan dapat menyeimbangkan komitmen lingkungan dengan stabilitas ekonomi dan industri. Summary Plastic industry stakeholders are urging the government to suspend plans for a single-use plastic production ban and instead focus on implementing the existing regulatory roadmap. This request stems from concerns regarding economic impact and the need for adequate time to facilitate an orderly industrial transition. The stakeholders emphasize the importance of executing previously established sustainable policies before introducing stricter new regulations. This phased approach aims to balance environmental commitments with economic stability and industry viability. ───────────── Baca selengkapnya di: The Guardian Nigeria News →
Sri Lanka bans single-use plastic bottles at government events, charges for plastic bags – news
[International] · Policy Ringkasan Sri Lanka telah menerapkan kebijakan lingkungan baru dengan melarang penggunaan botol plastik sekali pakai di semua acara pemerintah. Selain itu, pemerintah juga memberlakukan biaya untuk tas plastik sebagai upaya mengurangi sampah plastik. Kebijakan ini merupakan langkah signifikan untuk meminimalkan dampak negatif plastik terhadap lingkungan dan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pengurangan sampah plastik. Inisiatif ini sejalan dengan komitmen global untuk menciptakan ekonomi sirkular dan mengurangi polusi plastik. Summary Sri Lanka has implemented a new environmental policy by banning single-use plastic bottles at all government-organized events. Additionally, the government has introduced charges for plastic bags as part of its efforts to reduce plastic waste. This policy represents a significant step toward minimizing the negative environmental impacts of plastic and raising public awareness about waste reduction. The initiative aligns with global commitments to promote a circular economy and combat plastic pollution. ───────────── Baca selengkapnya di: news – Mongabay →
Council notes: New recycling processing contract for Seattle, Social Housing Developer charter changes
[International] · Technology Ringkasan Dewan Kota Seattle telah menyetujui kontrak pemrosesan daur ulang baru untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan limbah di kota. Keputusan ini merupakan bagian dari komitmen Seattle terhadap praktik keberlanjutan dan pengurangan limbah yang lebih baik. Selain itu, dewan juga membahas perubahan piagam pengembang perumahan sosial untuk mendukung inisiatif perumahan terjangkau. Langkah-langkah ini mencerminkan fokus pemerintah kota pada sustainability dan kesejahteraan masyarakat. Summary The Seattle City Council has approved a new recycling processing contract to enhance waste management efficiency in the city. This decision is part of Seattle’s commitment to improved sustainability practices and waste reduction. Additionally, the council discussed charter changes for the Social Housing Developer to support affordable housing initiatives. These measures reflect the city government’s focus on sustainability and community welfare. ───────────── Baca selengkapnya di: CHS Capitol Hill Seattle News →
Walhi: Pengelolaan Sampah Jadi BBM Butuh Reformasi Sipil
[National] · Other Ringkasan Walhi menekankan bahwa pengelolaan sampah menjadi bahan bakar minyak (BBM) memerlukan reformasi sipil yang menyeluruh. Organisasi lingkungan ini mengkritik pendekatan teknologi sampah menjadi energi tanpa adanya perubahan kebijakan dan regulasi yang komprehensif. Walhi berpendapat bahwa reformasi harus mencakup transparansi, partisipasi masyarakat, dan perlindungan lingkungan yang lebih kuat. Upaya ini dipandang esensial untuk memastikan praktik pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan bertanggung jawab. Summary Walhi emphasizes that waste-to-fuel conversion requires comprehensive civil reform. The environmental organization criticizes the waste-to-energy technology approach without substantial changes in policies and regulations. Walhi argues that reform must include transparency, community participation, and stronger environmental protection standards. These efforts are viewed as essential to ensure sustainable and responsible waste management practices. ───────────── Baca selengkapnya di: Tempo.co →
Setahun Markissa, Wali Kota Lisa ajak warga ubah sampah jadi berkah
[National] · Education & Community Ringkasan Dalam merayakan satu tahun program Markissa, Wali Kota Lisa mengajak seluruh warga untuk mengubah paradigma terhadap sampah menjadi peluang berkah. Program ini bertujuan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan pemberdayaan ekonomi lokal. Melalui inisiatif ini, diharapkan sampah dapat dikonversi menjadi produk bernilai ekonomis yang menguntungkan komunitas. Komitmen Wali Kota Lisa menunjukkan dedikasi pemerintah daerah dalam mendorong transformasi sosial dan lingkungan yang positif. Summary Marking one year of the Markissa program, Mayor Lisa invited all residents to transform their perspective on waste into an opportunity for blessing. The initiative aims to educate the community on the importance of sustainable waste management and local economic empowerment. Through this program, waste is expected to be converted into economically valuable products that benefit the community. Mayor Lisa’s commitment demonstrates the local government’s dedication to promoting positive social and environmental transformation. ───────────── Baca selengkapnya di: ANTARA News →
Viral Sampah Menumpuk di TPS Tanah Baru, DLHK Depok Angkut Bertahap
[National] · Other Ringkasan Sampah menumpuk di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Tanah Baru, Depok, menjadi viral di media sosial dan menarik perhatian publik. Kondisi ini terjadi karena keterlambatan pengangkutan sampah oleh petugas, sehingga menyebabkan penumpukan yang signifikan di lokasi tersebut. Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok kemudian melakukan respons cepat dengan mengangkut sampah secara bertahap untuk mengatasi masalah ini. Upaya penanganan ini dilakukan untuk menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat sekitar. Summary Garbage accumulated at the Temporary Disposal Site (TPS) in Tanah Baru, Depok, went viral on social media and attracted significant public attention. This situation occurred due to delays in waste collection by officers, resulting in substantial piling up at the location. The Depok City Environmental and Sanitation Agency (DLHK) responded promptly by collecting waste in phases to address the issue. This cleanup effort was undertaken to maintain environmental cleanliness and protect the health of surrounding communities. ───────────── Baca selengkapnya di: detikNews →
Rhode Island passes sludge plant moratorium amid controversial facility plans
[International] · Technology Ringkasan Rhode Island telah mengesahkan moratorium pembangunan fasilitas pengolahan lumpur limbah sebagai respons terhadap rencana pembangunan fasilitas yang kontroversial di negara bagian tersebut. Keputusan ini mencerminkan kekhawatiran publik dan stakeholder lokal terhadap dampak lingkungan dan kesehatan yang mungkin ditimbulkan oleh fasilitas pengolahan lumpur baru. Moratorium ini memberikan waktu bagi pemerintah dan komunitas untuk mengevaluasi kebijakan pengelolaan limbah yang lebih berkelanjutan. Langkah ini sejalan dengan komitmen untuk melindungi lingkungan sambil memastikan praktik pengelolaan limbah yang lebih bertanggung jawab. Summary Rhode Island has enacted a moratorium on sludge treatment facility development in response to controversial facility plans within the state. This decision reflects public and local stakeholder concerns regarding the potential environmental and health impacts of new sludge processing facilities. The moratorium provides time for government and community stakeholders to evaluate more sustainable waste management policies and alternatives. This measure aligns with the commitment to protect the environment while ensuring more responsible waste management practices. ───────────── Baca selengkapnya di: Waste Dive →
Residents say Derby flats rubbish not collected ‘for months’
[International] · Other Ringkasan Warga penghuni apartemen di Derby melaporkan bahwa sampah mereka tidak dikumpulkan selama beberapa bulan, menciptakan kondisi sanitasi yang mengkhawatirkan. Keterlambatan pengumpulan sampah ini menunjukkan tantangan serius dalam manajemen limbah perkotaan dan layanan kebersihan publik. Isu ini menekankan pentingnya sistem pengumpulan sampah yang konsisten dan efisien untuk menjaga kesehatan publik dan kualitas lingkungan di area permukiman. Pihak berwenang perlu segera mengatasi hambatan operasional untuk memastikan layanan pengelolaan limbah yang andal bagi masyarakat. Summary Residents of Derby flats have reported that their waste has not been collected for several months, creating serious sanitation concerns. This prolonged delay in waste collection highlights significant challenges in urban waste management and public cleanliness services. The issue underscores the critical importance of consistent and efficient waste collection systems to maintain public health and environmental quality in residential areas. Authorities must urgently address operational obstacles to ensure reliable waste management services for communities. ───────────── Baca selengkapnya di: BBC →
Waste Management of Canada Eyes Selling C$750 Million of Bonds
[International] · Other Ringkasan Waste Management of Canada, perusahaan pengelolaan sampah terkemuka, berencana menerbitkan obligasi senilai C$750 juta untuk mendukung operasional dan ekspansi bisnisnya. Penerbitan obligasi ini merupakan langkah strategis perusahaan untuk memperkuat posisi finansial dan mendanai inisiatif keberlanjutan lingkungan. Keputusan ini mencerminkan kepercayaan pasar terhadap sektor pengelolaan limbah yang terus berkembang di Kanada. Langkah serupa menunjukkan komitmen industri pengelolaan sampah dalam meningkatkan infrastruktur dan layanan lingkungan. Summary Waste Management of Canada, a leading waste management company, plans to issue C$750 million in bonds to support its operational and business expansion activities. This bond issuance is a strategic move by the company to strengthen its financial position and fund environmental sustainability initiatives. The decision reflects market confidence in Canada’s growing waste management sector. This action demonstrates the industry’s commitment to enhancing environmental infrastructure and services. ───────────── Baca selengkapnya di: Bloomberg.com →