PSEL Galuga Bakal Olah 1.500 Ton Sampah Jadi Energi Listrik Sampai 40 Megawatt
[National] · Technology Ringkasan PSEL Galuga akan membangun fasilitas pengolahan sampah terpadu yang mampu mengelola 1.500 ton sampah per hari melalui teknologi waste-to-energy. Fasilitas ini diproyeksikan mampu menghasilkan energi listrik hingga 40 megawatt yang dapat disuplai ke jaringan listrik nasional. Proyek ini merupakan bagian dari upaya Indonesia dalam mengurangi volume sampah di tempat pembuangan akhir sekaligus meningkatkan produksi energi terbarukan. Dengan kapasitas sebesar ini, PSEL Galuga diharapkan menjadi salah satu fasilitas waste-to-energy terbesar di Indonesia. Summary PSEL Galuga will establish an integrated waste processing facility capable of treating 1,500 tons of waste per day using waste-to-energy technology. This facility is projected to generate up to 40 megawatts of electrical energy that can be supplied to the national power grid. The project is part of Indonesia’s efforts to reduce waste volume in landfills while increasing renewable energy production. With such capacity, PSEL Galuga is expected to become one of Indonesia’s largest waste-to-energy facilities. ───────────── Baca selengkapnya di: Kompas.com →
PNM Jambi bina nasabah lewat pengolahan sampah dan budidaya jamur
[National] · Technology Ringkasan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Jambi memberikan pembinaan kepada nasabahnya melalui program pengolahan sampah dan budidaya jamur sebagai upaya diversifikasi usaha. Inisiatif ini dirancang untuk meningkatkan pendapatan masyarakat sambil berkontribusi pada pengelolaan limbah yang lebih berkelanjutan. Program pembinaan PNM mencakup pelatihan teknis, pendampingan usaha, dan akses pembiayaan untuk mendukung pengembangan kedua sektor tersebut. Dengan fokus pada ekonomi sirkular, PNM Jambi turut mendorong kesadaran lingkungan dan pemberdayaan ekonomi lokal secara bersamaan. Summary PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Jambi is providing business mentoring to its customers through waste management and mushroom cultivation programs as part of business diversification efforts. This initiative aims to increase community income while contributing to more sustainable waste management practices. PNM’s mentoring program includes technical training, business assistance, and access to financing to support development in both sectors. By focusing on the circular economy, PNM Jambi is simultaneously promoting environmental awareness and local economic empowerment. ───────────── Baca selengkapnya di: ANTARA News Jambi →
Derbyshire councils consider binning Sinfin waste treatment centre
[International] · Other Ringkasan Dewan-dewan di Derbyshire sedang mempertimbangkan untuk menutup pusat pengolahan limbah Sinfin karena berbagai tantangan operasional dan finansial. Keputusan ini merupakan bagian dari evaluasi berkelanjutan terhadap infrastruktur manajemen sampah regional untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan. Penutupan fasilitas tersebut akan berdampak signifikan pada sistem pengelolaan limbah di wilayah Derbyshire dan memerlukan perencanaan alternatif yang matang. Stakeholder lokal dan pemerintah daerah terus melakukan konsultasi untuk menentukan solusi terbaik bagi manajemen limbah jangka panjang. Summary Derbyshire councils are considering the closure of the Sinfin waste treatment centre due to various operational and financial challenges. This decision reflects an ongoing evaluation of regional waste management infrastructure to improve efficiency and sustainability. The potential closure of the facility would significantly impact waste management systems in the Derbyshire area and requires careful planning for alternative solutions. Local stakeholders and authorities continue to consult on determining the best long-term solution for waste management in the region. ───────────── Baca selengkapnya di: bbc.com →
Louisiana approves its largest landfill; GFL presents Michigan expansion
[International] · Technology Ringkasan Louisiana telah menyetujui pembangunan tempat pembuangan akhir (TPA) terbesar di negara bagian tersebut, menandai perkembangan signifikan dalam infrastruktur pengelolaan sampah regional. Secara bersamaan, GFL Environmental mengumumkan rencana ekspansi fasilitas mereka di Michigan, mencerminkan pertumbuhan permintaan akan layanan manajemen limbah di wilayah Midwest. Kedua proyek ini menunjukkan investasi berkelanjutan dalam kapasitas pemrosesan sampah untuk memenuhi kebutuhan jangka panjang komunitas lokal. Ekspansi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi layanan pengelolaan limbah dan menciptakan peluang ekonomi regional. Summary Louisiana has approved its largest landfill project, representing a significant expansion of the state’s waste management infrastructure. Meanwhile, GFL Environmental has announced a facility expansion in Michigan, reflecting growing demand for waste management services in the Midwest region. Both projects demonstrate continued investment in waste processing capacity to meet long-term community needs. These expansions are expected to enhance waste management service efficiency and create regional economic opportunities. ───────────── Baca selengkapnya di: Waste Dive →
Lingkungan: Longsor sampah di TPST ‘terbesar di Asia Tenggara’ Bantargebang tewaskan tujuh orang – ‘Cerminan sistem pengelolaan sampah yang amburadul’
[International] · Policy Ringkasan Sebuah longsor sampah terjadi di Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Bantargebang, yang merupakan fasilitas pembuangan sampah terbesar di Asia Tenggara, mengakibatkan tujuh orang meninggal dunia. Insiden ini mencerminkan sistem pengelolaan sampah yang tidak terkelola dengan baik dan mengungkapkan kelemahan signifikan dalam infrastruktur penanganan limbah. Tragedi tersebut menyoroti urgensi reformasi komprehensif dalam praktik pengelolaan sampah di Indonesia untuk mencegah bencana serupa di masa depan. Summary A waste landslide occurred at the Bantargebang Final Waste Processing Site (TPAS), Southeast Asia’s largest waste disposal facility, resulting in seven fatalities. The incident reflects a poorly managed waste management system and exposes significant weaknesses in waste handling infrastructure. The tragedy underscores the urgent need for comprehensive reform in Indonesia’s waste management practices to prevent similar disasters in the future. ───────────── Baca selengkapnya di: bbc.com →
ITB Kelola Sampah Elektronik, Pengguna Bisa Dapat Bonus Kuota Internet
[National] · Other Ringkasan Institut Teknologi Bandung (ITB) menjalankan program pengelolaan sampah elektronik yang inovatif dengan memberikan insentif berupa bonus kuota internet kepada pengguna yang berpartisipasi. Program ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya daur ulang perangkat elektronik bekas sambil memberikan manfaat langsung kepada peserta. Melalui inisiatif ini, ITB berupaya mengatasi permasalahan limbah elektronik yang terus meningkat di Indonesia. Skema reward berbasis kuota internet diharapkan dapat mendorong partisipasi lebih besar dari masyarakat dalam upaya pengelolaan sampah elektronik secara berkelanjutan. Summary Bandung Institute of Technology (ITB) has launched an innovative electronic waste management program that offers internet quota bonuses as incentives for participating users. The initiative aims to raise public awareness about the importance of recycling discarded electronic devices while providing direct benefits to participants. Through this program, ITB seeks to address the growing problem of electronic waste in Indonesia. The internet quota-based reward system is expected to encourage broader community participation in sustainable electronic waste management efforts. ───────────── Baca selengkapnya di: republika.co.id →
Dari Sampah Jadi Energi, Karutan Jogja Kenalkan Inovasi Pengelolaan Sampah
[National] · Technology Ringkasan Karutan Jogja memperkenalkan inovasi terbaru dalam pengelolaan sampah dengan mengubah limbah menjadi energi terbarukan. Program ini menunjukkan komitmen untuk mengurangi volume sampah di Yogyakarta sekaligus menciptakan sumber energi alternatif yang berkelanjutan. Teknologi pengolahan sampah ini diharapkan dapat menjadi model pengelolaan limbah yang dapat diterapkan di berbagai daerah lainnya. Inisiatif Karutan Jogja berkontribusi signifikan dalam mewujudkan ekonomi sirkular dan mengurangi dampak negatif limbah terhadap lingkungan. Summary Karutan Jogja introduces an innovative waste management solution by converting waste into renewable energy. This program demonstrates a commitment to reducing waste volume in Yogyakarta while creating a sustainable alternative energy source. The waste processing technology is expected to serve as a replicable waste management model for other regions. Karutan Jogja’s initiative significantly contributes to achieving a circular economy and reducing the negative environmental impact of waste. ───────────── Baca selengkapnya di: Kompasiana.com →
Pertamina EP Jambi dampingi warga Kota Jambi kelola bank sampah
[National] · Education & Community Ringkasan Pertamina EP Jambi melakukan pendampingan kepada warga Kota Jambi dalam mengelola bank sampah sebagai bagian dari komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan lingkungan. Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan memberikan nilai ekonomi dari limbah yang dapat didaur ulang. Melalui inisiatif ini, Pertamina EP Jambi berkontribusi aktif dalam mengurangi volume sampah dan mendorong ekonomi sirkular di komunitas lokal. Kegiatan pendampingan ini mencerminkan tanggung jawab sosial perusahaan dalam menciptakan lingkungan yang lebih berkelanjutan. Summary Pertamina EP Jambi is providing guidance to Jambi City residents in managing waste banks as part of the company’s commitment to environmental sustainability. The program aims to increase public awareness about the importance of proper waste management and generate economic value from recyclable waste. Through this initiative, Pertamina EP Jambi actively contributes to reducing waste volume and promoting a circular economy within the local community. This mentoring activity reflects the company’s corporate social responsibility in creating a more sustainable environment. ───────────── Baca selengkapnya di: ANTARA News Jambi →
No Bidders Respond to Maine’s Extended Producer Responsibility RFP
[International] · Policy Ringkasan Program Tanggung Jawab Produsen Terperluas (Extended Producer Responsibility/EPR) di Maine mengalami kendala serius dengan tidak adanya penawar yang merespons permintaan proposal (RFP) yang telah diperpanjang. Situasi ini menunjukkan tantangan signifikan dalam implementasi sistem EPR, kemungkinan disebabkan oleh kondisi ekonomi atau persyaratan program yang kurang menarik bagi operator industri. Ketiadaan respons dari pihak swasta dapat menghambat pelaksanaan program pengelolaan limbah yang berkelanjutan di negara bagian tersebut. Masalah ini memerlukan evaluasi ulang terhadap struktur insentif dan kebijakan EPR untuk menarik partisipasi industri. Summary Maine’s Extended Producer Responsibility (EPR) program faces a significant setback after receiving no bidder responses to its extended Request for Proposal (RFP). This outcome suggests substantial challenges in the program’s implementation, potentially stemming from unfavorable economic conditions or program requirements that lack appeal to industry operators. The absence of private sector participation may delay the execution of sustainable waste management initiatives in the state. The situation necessitates a comprehensive review of incentive structures and EPR policies to attract meaningful industry engagement and ensure program success. ───────────── Baca selengkapnya di: paperage.com →
Prevail Bank collects nearly 20 tons of electronic waste with E-cycling events
[International] · Policy Ringkasan Bank Prevail telah berhasil mengumpulkan hampir 20 ton sampah elektronik melalui serangkaian acara E-cycling yang diselenggarakan baru-baru ini. Inisiatif ini menunjukkan komitmen bank terhadap pengelolaan limbah elektronik yang berkelanjutan dan tanggung jawab sosial perusahaan. Program E-cycling memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mendaur ulang perangkat elektronik lama mereka dengan cara yang ramah lingkungan. Upaya kolaboratif ini berkontribusi signifikan dalam mengurangi dampak negatif limbah elektronik terhadap lingkungan. Summary Bank Prevail has successfully collected nearly 20 tons of electronic waste through a series of E-cycling events recently conducted. This initiative demonstrates the bank’s commitment to sustainable electronic waste management and corporate social responsibility. The E-cycling program provides an opportunity for the community to recycle their old electronic devices in an environmentally friendly manner. This collaborative effort contributes significantly to reducing the negative environmental impact of electronic waste. ───────────── Baca selengkapnya di: apg-wi.com →