Lingkungan: Longsor sampah di TPST ‘terbesar di Asia Tenggara’ Bantargebang tewaskan tujuh orang – ‘Cerminan sistem pengelolaan sampah yang amburadul’
[International] · Policy Ringkasan Longsor sampah di Tempat Pemrosesan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, yang merupakan fasilitas pengelolaan sampah terbesar di Asia Tenggara, telah menewaskan tujuh orang. Insiden ini mencerminkan kegagalan sistem pengelolaan sampah yang tidak terorganisir dengan baik dan kurangnya standar keselamatan operasional. Tragedi ini menyoroti urgensi reformasi komprehensif dalam penanganan limbah di tingkat nasional untuk mencegah kejadian serupa di masa depan. Summary A waste landslide at the Bantargebang Integrated Waste Processing Facility (TPST), Southeast Asia’s largest waste management site, has claimed seven lives. The incident underscores critical failures in the country’s waste management system and inadequate operational safety standards at major disposal facilities. This tragedy highlights the urgent need for comprehensive reforms in national waste handling practices to prevent similar disasters and ensure better environmental stewardship. ───────────── Baca selengkapnya di: BBC →
Mulai 1 Agustus, Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu, lalu ke Mana Sampah Lainnya?
[National] · Policy Ringkasan Mulai 1 Agustus 2024, Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Bantargebang di Bekasi akan mengalami perubahan operasional signifikan dengan hanya menerima sampah residu atau sisa pemrosesan. Perubahan kebijakan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mengurangi beban TPA dan mendorong pengolahan sampah di tingkat sumber melalui sistem segregasi dan daur ulang. Sampah organik, anorganik, dan berbahaya beracun harus diproses terlebih dahulu di fasilitas pengolahan regional sebelum hanya residu yang dikirim ke Bantargebang. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan sampah dan memperpanjang usia operasional TPA terbesar di Indonesia tersebut. Summary Starting August 1, 2024, the Bantargebang Final Disposal Site (TPA) in Bekasi will undergo significant operational changes by only accepting residual waste or processing remnants. This policy shift is part of the government’s effort to reduce the burden on TPA and promote waste processing at the source level through segregation and recycling systems. Organic, inorganic, and hazardous waste must be processed at regional treatment facilities first, with only residue sent to Bantargebang. This measure is expected to improve waste management efficiency and extend the operational lifespan of Indonesia’s largest final disposal site. ───────────── Baca selengkapnya di: Kompas.com →
Makassar luncurkan bank sampah sektoral
[National] · Policy Ringkasan Makassar meluncurkan inisiatif bank sampah sektoral untuk meningkatkan pengelolaan sampah yang lebih terstruktur dan efisien. Program ini dirancang untuk mengorganisir pengumpulan dan pemilahan sampah berdasarkan sektor industri atau komunitas spesifik. Bank sampah sektoral diharapkan dapat memberikan nilai ekonomi lebih tinggi bagi masyarakat sambil mendukung upaya pengurangan limbah di tingkat lokal. Langkah ini sejalan dengan komitmen Makassar dalam mewujudkan kota yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan. Summary Makassar has launched a sectoral waste bank initiative to improve waste management in a more structured and efficient manner. This program is designed to organize waste collection and sorting based on specific industrial sectors or communities. The sectoral waste bank is expected to provide higher economic value for residents while supporting waste reduction efforts at the local level. This initiative aligns with Makassar’s commitment to creating a more sustainable and environmentally friendly city. ───────────── Baca selengkapnya di: makassar.antaranews.com →
Potret Pemasangan Geomembran yang Mulai Menutupi Gunung Sampah Bantargebang
[National] · Policy Ringkasan Proyek pemasangan geomembran telah dimulai di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Bantargebang untuk menutup dan menginsulasi tumpukan sampah yang telah terakumulasi selama puluhan tahun. Geomembran, lapisan plastik sintetis tahan lama, berfungsi mencegah rembesan lindi (leachate) ke tanah dan memperkecil emisi gas metana ke atmosfer. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya pengelolaan limbah yang lebih berkelanjutan dan perlindungan lingkungan di wilayah Bekasi. Proyek tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam mengatasi dampak negatif dari penumpukan sampah jangka panjang. Summary The installation of geomembrane has commenced at the Bantargebang Final Waste Processing Site (TPA) to cover and insulate accumulated waste that has gathered over several decades. The geomembrane, a durable synthetic plastic layer, functions to prevent leachate seepage into the soil and reduce methane gas emissions into the atmosphere. This initiative is part of a broader effort toward more sustainable waste management and environmental protection in the Bekasi region. The project demonstrates the government’s commitment to mitigating the negative impacts of long-term waste accumulation. ───────────── Baca selengkapnya di: detikNews →
6th Functional Fiber-Based Materials & Packaging
[International] · Other Ringkasan Konferensi ke-6 tentang Material dan Kemasan Berbasis Serat Fungsional membahas inovasi terkini dalam pengembangan kemasan berkelanjutan yang memanfaatkan serat alami. Acara ini menghadirkan penelitian dan solusi praktis untuk meningkatkan fungsionalitas kemasan fiber sambil mengurangi dampak lingkungan. Peserta akan mendiskusikan aplikasi material berbasis serat dalam berbagai industri dan tantangan implementasi di pasar global. Forum ini menjadi platform strategis bagi stakeholder untuk berkolaborasi dalam menciptakan ekosistem kemasan yang lebih ramah lingkungan. Summary The 6th Functional Fiber-Based Materials & Packaging conference brings together innovations in sustainable packaging development utilizing natural fiber sources. The event showcases cutting-edge research and practical solutions to enhance fiber packaging functionality while reducing environmental impact. Participants will explore fiber-based material applications across various industries and discuss implementation challenges in the global market. This forum serves as a strategic platform for stakeholders to collaborate in building a more environmentally responsible packaging ecosystem. ───────────── Baca selengkapnya di: Sustainable Packaging News →
A failed plastic levy: The need for a total an on single-use plastic bags
[International] · Environment & Impact Ringkasan Artikel ini membahas kegagalan kebijakan pajak plastik dalam mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai. Penulis berpendapat bahwa pendekatan berbasis pajak belum efektif karena konsumen masih terus menggunakan kantong plastik meskipun ada biaya tambahan. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan yang lebih tegas berupa larangan total terhadap kantong plastik sekali pakai untuk mencapai pengurangan limbah plastik yang signifikan. Langkah komprehensif ini dianggap lebih efektif dibandingkan insentif ekonomi semata dalam mengubah perilaku konsumen. Summary This article examines the failure of plastic levy policies in reducing single-use plastic bag consumption. The author argues that tax-based approaches have proven ineffective, as consumers continue using plastic bags despite additional costs. Consequently, a more stringent policy implementing a total ban on single-use plastic bags is necessary to achieve significant plastic waste reduction. This comprehensive measure is considered more effective than economic incentives alone in changing consumer behavior. ───────────── Baca selengkapnya di: Mail & Guardian →
Lingkungan: Longsor sampah di TPST ‘terbesar di Asia Tenggara’ Bantargebang tewaskan tujuh orang – ‘Cerminan sistem pengelolaan sampah yang amburadul’
[International] · Policy Ringkasan Longsor sampah di TPST Bantargebang, fasilitas pengelolaan sampah terbesar di Asia Tenggara, menyebabkan tujuh orang meninggal dunia. Insiden ini mengungkap kegagalan serius dalam sistem pengelolaan sampah nasional yang masih belum terorganisir dengan baik. Tragedi tersebut menjadi peringatan penting bagi pemerintah dan stakeholder untuk melakukan reformasi menyeluruh dalam infrastruktur dan pengelolaan limbah. Diperlukan tindakan cepat untuk meningkatkan standar keselamatan dan kapasitas penanganan sampah di seluruh fasilitas pengelolaan sampah Indonesia. Summary A waste landslide at Bantargebang landfill, Southeast Asia’s largest waste management facility, claimed seven lives. The incident exposes critical failures in Indonesia’s waste management system, which remains poorly organized and inadequately regulated. This tragedy serves as a crucial wake-up call for authorities and stakeholders to undertake comprehensive reforms in waste infrastructure and operations. Urgent action is needed to enhance safety standards and waste handling capacity across Indonesia’s waste management facilities. ───────────── Baca selengkapnya di: BBC →
PLN Siap Serap Listrik PSEL Legok Nangka, Dukung Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Jawa Barat
[National] · Technology Ringkasan PT PLN (Persero) siap menyerap listrik dari Pembangkit Listrik Sampah Energi Listrik (PSEL) Legok Nangka untuk mendukung inisiatif pengelolaan sampah berkelanjutan di Jawa Barat. Fasilitas ini akan mengkonversi sampah menjadi energi listrik yang dapat digunakan oleh sistem kelistrikan nasional. Komitmen PLN terhadap PSEL Legok Nangka menunjukkan sinergi antara sektor energi dan pengelolaan limbah dalam mencapai target energi terbarukan. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi beban tempat pembuangan akhir (TPA) sekaligus menghasilkan energi bersih bagi masyarakat Jawa Barat. Summary PT PLN (Persero) is prepared to absorb electricity generated from the Legok Nangka Waste-to-Energy Power Plant (PSEL) to support sustainable waste management initiatives in West Java. This facility will convert waste into electrical energy that can be integrated into the national power system. PLN’s commitment to the Legok Nangka PSEL demonstrates synergy between the energy and waste management sectors in achieving renewable energy targets. This initiative is expected to reduce the burden on landfills while generating clean energy for West Java communities. ───────────── Baca selengkapnya di: Kompas.tv →
Optimalisasi pengelolaan sampah TPS 3R
[National] · Other Ringkasan Pengelolaan sampah di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) 3R terus dioptimalkan untuk meningkatkan efisiensi penanganan limbah. Sistem 3R (Reduce, Reuse, Recycle) diterapkan untuk meminimalkan volume sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir. Optimalisasi ini melibatkan peningkatan kapasitas, infrastruktur, dan keterampilan pengelola sampah. Upaya ini berkontribusi pada pengurangan beban lingkungan dan peningkatan kualitas pengelolaan sampah di tingkat komunitas. Summary The management of waste at 3R Temporary Waste Facilities (TPS) continues to be optimized to improve waste handling efficiency. The 3R system (Reduce, Reuse, Recycle) is implemented to minimize the volume of waste sent to final disposal sites. This optimization involves capacity enhancement, infrastructure development, and improved skills of waste managers. These efforts contribute to reducing environmental burden and enhancing waste management quality at the community level. ───────────── Baca selengkapnya di: ANTARA Foto →
Wajah Baru Sampah Jakarta
[National] · Other Ringkasan Jakarta menghadapi transformasi signifikan dalam pengelolaan sampah melalui implementasi sistem dan teknologi terbaru. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen meningkatkan efisiensi pengolahan sampah dengan melibatkan masyarakat dan sektor swasta dalam program pengelolaan limbah yang berkelanjutan. Inisiatif ini mencakup pengurangan sampah di sumber, peningkatan kapasitas fasilitas pengolahan, serta edukasi publik tentang pentingnya daur ulang. Strategi komprehensif tersebut diharapkan dapat mengurangi dampak lingkungan sambil menciptakan ekonomi sirkular di Jakarta. Summary Jakarta is undergoing significant transformation in waste management through the implementation of new systems and technologies. The DKI Jakarta Provincial Government is committed to improving waste processing efficiency by engaging communities and the private sector in a sustainable waste management program. This initiative encompasses waste reduction at the source, enhanced processing facility capacity, and public education on the importance of recycling. The comprehensive strategy is expected to mitigate environmental impacts while creating a circular economy in Jakarta. ───────────── Baca selengkapnya di: Epaper Media Indonesia →