Perumda Pasar Makassar mewajibkan pemilahan sampah organik
[National] · Other Ringkasan Perumda Pasar Makassar telah menerapkan kebijakan wajib pemilahan sampah organik untuk meningkatkan pengelolaan limbah di pasar tradisional. Langkah ini bertujuan mengurangi volume sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir dan mendorong praktik ekonomi sirkular. Dengan memisahkan sampah organik sejak dari sumber, pasar dapat memanfaatkan limbah untuk kompos atau energi terbarukan. Inisiatif ini merupakan komitmen nyata dalam mewujudkan pasar yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan. Summary Perumda Pasar Makassar has implemented a mandatory organic waste segregation policy to enhance waste management at traditional markets. This initiative aims to reduce waste volume directed to landfills and promote circular economy practices. By separating organic waste at the source, the market can utilize waste materials for composting or renewable energy production. This policy demonstrates a concrete commitment to creating a more sustainable and environmentally-friendly marketplace. ───────────── Baca selengkapnya di: ANTARA News Makassar →
Percepat Transformasi Pengelolaan Sampah, Pemprov DKI Targetkan Open Dumping Berakhir pada 2029
[National] · Policy Ringkasan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan penghentian praktik open dumping pada tahun 2029 sebagai bagian dari akselerasi transformasi pengelolaan sampah. Langkah ini merupakan komitmen serius untuk meningkatkan standar pengelolaan limbah dan mengurangi dampak lingkungan negatif dari pembuangan sampah terbuka. DKI Jakarta akan mengimplementasikan sistem pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan dalam periode transisi tersebut. Target ambisius ini sejalan dengan upaya nasional untuk menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih modern dan ramah lingkungan. Summary The DKI Jakarta Provincial Government has set a target to end open dumping practices by 2029 as part of accelerating waste management transformation. This initiative represents a serious commitment to improving waste management standards and reducing the negative environmental impacts of open waste disposal. DKI Jakarta will implement a more integrated and sustainable waste management system during this transition period. This ambitious target aligns with national efforts to establish a more modern and environmentally responsible waste management system. ───────────── Baca selengkapnya di: Kompas.com →
When marine scientists found a plastic bottle floating in the ocean, they were shocked to see this large creature living inside, unable to escape…
[International] · Environment & Impact Ringkasan Para ilmuwan laut menemukan seekor makhluk besar terperangkap di dalam botol plastik yang mengapung di lautan, tidak mampu meloloskan diri. Penemuan ini menunjukkan dampak serius sampah plastik terhadap kehidupan laut dan ekosistem laut secara keseluruhan. Insiden tersebut menjadi bukti nyata pentingnya pengurangan penggunaan plastik dan pengelolaan sampah yang berkelanjutan untuk melindungi biota laut. Temuan ini menekankan urgensi aksi kolektif dalam memerangi pencemaran plastik di lautan. Summary Marine scientists discovered a large sea creature trapped inside a floating plastic bottle, unable to escape. This finding demonstrates the severe impact of plastic waste on marine life and ocean ecosystems as a whole. The incident serves as concrete evidence of the critical importance of reducing plastic consumption and implementing sustainable waste management to protect marine biodiversity. This discovery underscores the urgency of collective action in combating ocean plastic pollution. ───────────── Baca selengkapnya di: BBC Wildlife Magazine →
SONA 2026: Marcos wants solid waste law updated to allow waste-to-energy
[International] · Technology Ringkasan Presiden Marcos mengusulkan pembaruan undang-undang pengelolaan sampah padat dalam pidato SONA 2026 untuk memungkinkan pengembangan teknologi waste-to-energy. Inisiatif ini bertujuan mengoptimalkan pemanfaatan limbah padat sebagai sumber energi alternatif sambil mengurangi volume sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir. Pembaruan regulasi diharapkan dapat mempercepat transisi Indonesia menuju ekonomi sirkular yang lebih berkelanjutan. Langkah ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk mengatasi krisis sampah dan meningkatkan ketahanan energi nasional. Summary President Marcos proposed updating the solid waste management law in his 2026 SONA address to enable the development of waste-to-energy technology. This initiative aims to optimize the utilization of solid waste as an alternative energy source while reducing the volume of waste directed to landfills. The regulatory update is expected to accelerate Indonesia’s transition toward a more sustainable circular economy. This measure aligns with the government’s commitment to addressing the waste crisis and enhancing national energy resilience. ───────────── Baca selengkapnya di: Rappler →
Lingkungan: Longsor sampah di TPST ‘terbesar di Asia Tenggara’ Bantargebang tewaskan tujuh orang – ‘Cerminan sistem pengelolaan sampah yang amburadul’
[International] · Policy Ringkasan Longsor sampah di Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Bantargebang, yang merupakan fasilitas terbesar di Asia Tenggara, telah mengakibatkan tujuh orang meninggal dunia. Insiden ini mencerminkan kelemahan fundamental dalam sistem pengelolaan sampah nasional yang masih amburadul dan tidak terkelola dengan baik. Bencana tersebut menyoroti urgensi reformasi komprehensif dalam infrastruktur dan protokol keselamatan pengelolaan limbah di Indonesia. Summary A waste landslide at the Bantargebang Final Waste Processing Site (TPAS), Southeast Asia’s largest waste facility, has resulted in seven fatalities. The incident highlights critical deficiencies in Indonesia’s waste management system, which remains poorly organized and inadequately regulated. This tragedy underscores the urgent need for comprehensive reform in waste management infrastructure and safety protocols across the country. ───────────── Baca selengkapnya di: BBC →
Tumpukan Sampah Jadi Sorotan, Pramono Minta Segera Dibersihkan
[National] · Other Ringkasan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menekankan pentingnya penanganan cepat terhadap penumpukan sampah yang menjadi perhatian publik. Pramono meminta seluruh dinas terkait untuk segera melakukan pembersihan dan mencegah terjadi kembali penumpukan serupa. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah provinsi untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan Jakarta. Penanganan sampah yang efektif menjadi kunci dalam mendukung program keberlanjutan lingkungan di ibu kota. Summary Jakarta Governor Pramono Anung has emphasized the importance of swift action in addressing the accumulation of waste that has drawn public attention. Pramono has instructed all relevant agencies to immediately conduct cleaning operations and prevent similar waste accumulation from recurring. This initiative reflects the provincial government’s commitment to maintaining environmental cleanliness and public health in Jakarta. Effective waste management remains crucial in supporting environmental sustainability programs in the capital city. ───────────── Baca selengkapnya di: detikNews →
Pengolahan Limbah MBG Patut Jadi Atensi Tinggi
[National] · Technology Ringkasan Pengolahan limbah dari Pusat Daur Ulang Sampah Terpadu (MBG) memerlukan perhatian khusus dan penanganan yang komprehensif untuk mencegah dampak negatif terhadap lingkungan. Permasalahan yang timbul dari pengelolaan limbah di fasilitas ini mencakup potensi pencemaran tanah dan air jika tidak dikelola dengan standar yang ketat. Diperlukan peningkatan sistem pengawasan, teknologi pengolahan yang lebih efisien, dan koordinasi lintas institusi untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi lingkungan yang berlaku. Penanganan limbah MBG yang optimal akan berkontribusi signifikan terhadap keberlanjutan lingkungan dan kesehatan masyarakat sekitar. Summary Waste management at the Integrated Waste Recycling Center (MBG) requires high priority attention and comprehensive handling to prevent environmental damage. The issues arising from waste management at this facility include potential soil and water contamination if not managed according to strict standards. Enhanced monitoring systems, more efficient processing technologies, and inter-institutional coordination are necessary to ensure compliance with applicable environmental regulations. Optimal waste management at MBG will significantly contribute to environmental sustainability and the health of surrounding communities. ───────────── Baca selengkapnya di: Kompas.id →
Sistem Sampah Jakarta Terancam Kolaps
[National] · Other Ringkasan Sistem pengelolaan sampah Jakarta menghadapi ancaman kolaps akibat meningkatnya volume limbah yang tidak diimbangi dengan kapasitas pengolahan yang memadai. Tempat pembuangan akhir (TPA) di Jakarta telah mencapai titik jenuh, sementara infrastruktur pengelolaan sampah masih tertinggal dari kebutuhan kota yang terus berkembang. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta perlu segera mengambil langkah strategis untuk menambah fasilitas pengolahan, meningkatkan sistem pengumpulan, dan mendorong program pengurangan sampah di tingkat masyarakat. Tanpa intervensi serius, krisis sampah ini dapat menimbulkan dampak kesehatan publik dan lingkungan yang signifikan bagi jutaan penduduk Jakarta. Summary Jakarta’s waste management system faces the threat of collapse due to increasing waste volume that outpaces current processing capacity. Final disposal sites (TPA) in Jakarta have reached saturation point, while waste management infrastructure continues to lag behind the city’s growing demands. The DKI Jakarta Provincial Government must take immediate strategic action to expand processing facilities, enhance collection systems, and promote waste reduction programs at the community level. Without serious intervention, this waste crisis could pose significant public health and environmental risks to millions of Jakarta residents. ───────────── Baca selengkapnya di: Epaper Media Indonesia →
Former Miami-Dade waste head on county’s capacity challenges, disaster response and more
[International] · Environment & Impact Ringkasan Mantan kepala pengelolaan sampah Miami-Dade County berbagi wawasan mengenai tantangan kapasitas yang dihadapi oleh sistem pengelolaan limbah daerah tersebut. Beliau membahas bagaimana infrastruktur pengelolaan sampah mempersiapkan diri menghadapi situasi darurat dan bencana yang dapat meningkatkan volume limbah secara signifikan. Pengalaman praktis dari pemimpin industri ini menyoroti pentingnya perencanaan strategis dan kesiapan operasional dalam mengelola krisis pengelolaan sampah di tingkat lokal. Summary A former Miami-Dade County waste management director discusses the county’s capacity challenges and approaches to handling surge in waste volumes during emergencies. The insights address critical infrastructure gaps and operational strategies needed to respond effectively to disaster situations that strain waste management systems. Drawing from his experience, the discussion emphasizes the importance of strategic planning and preparedness in maintaining waste management resilience during crisis periods at the municipal level. ───────────── Baca selengkapnya di: Waste Dive →
Microplastic pollution can fuel rise in antibiotic resistance, studies find – news
[International] · Environment & Impact Ringkasan Penelitian terbaru mengungkapkan bahwa polusi mikroplastik dapat memicu peningkatan resistansi antibiotik di lingkungan. Partikel mikroplastik yang tersebar di ekosistem air dan tanah berpotensi menjadi media penyebaran gen resistansi antibiotik dari bakteri patogen. Temuan ini menekankan perlunya tindakan segera dalam mengurangi produksi dan pembuangan plastik untuk melindungi kesehatan manusia dan ekosistem. Studi ini menambah bukti ilmiah bahwa krisis plastik global memiliki dampak kesehatan yang lebih kompleks dari yang sebelumnya dipahami. Summary Recent studies reveal that microplastic pollution can accelerate the rise of antibiotic resistance in the environment. Microplastic particles dispersed across aquatic and terrestrial ecosystems act as potential vectors for spreading antibiotic resistance genes from pathogenic bacteria. This finding underscores the urgent need for immediate action in reducing plastic production and waste disposal to safeguard human health and ecosystem integrity. The research provides additional scientific evidence that the global plastic crisis has more complex health implications than previously understood. ───────────── Baca selengkapnya di: news – Mongabay →