[National] · Technology
Ringkasan
DKI Jakarta mulai menerapkan sistem “controlled landfill” di Tempat Pemrosesan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang sejak 1 Agustus. Sistem ini merupakan metode pengelolaan sampah yang lebih terkontrol dengan memisahkan sampah organik dan anorganik sebelum penimbunan. Penerapan teknologi ini diharapkan dapat mengurangi emisi gas metana, mencegah pencemaran air tanah, dan meningkatkan efisiensi lahan TPA. Langkah ini merupakan komitmen DKI Jakarta dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Summary
DKI Jakarta has implemented a “controlled landfill” system at the Bantargebang Integrated Waste Processing Facility (TPST) starting from August 1st. This system represents a more regulated waste management approach by separating organic and inorganic waste before landfilling. The implementation of this technology is expected to reduce methane gas emissions, prevent groundwater contamination, and improve landfill efficiency. This initiative demonstrates DKI Jakarta’s commitment to achieving more sustainable and environmentally friendly waste management practices.
─────────────
Baca selengkapnya di: ANTARA News Megapolitan →