Kemendagri Dorong Sampah Diolah Jadi Energi, Integrasikan ASRI dan PSEL

[National] · Technology Ringkasan Kementerian Dalam Negeri mendorong pengolahan sampah menjadi energi terbarukan sebagai bagian dari upaya mengelola limbah secara berkelanjutan. Inisiatif ini melibatkan integrasi antara Sistem Pengelolaan Sampah Rumah Tangga (ASRI) dan Pusat Saniter Energi Limbah (PSEL) untuk menciptakan ekosistem pengelolaan sampah yang komprehensif. Dengan mengkonversi sampah menjadi energi, pemerintah bertujuan mengurangi volume limbah di tempat pembuangan akhir sekaligus menciptakan sumber energi alternatif. Pendekatan terintegrasi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan sampah dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal. Summary The Ministry of Home Affairs is promoting waste-to-energy conversion as part of a comprehensive waste management strategy. This initiative integrates the Household Waste Management System (ASRI) and Waste Energy Sanitation Center (PSEL) to create an integrated waste management ecosystem. By converting waste into renewable energy, the government aims to reduce landfill volume while generating alternative energy sources. This integrated approach is expected to enhance waste management efficiency and create economic benefits for local communities. ───────────── Baca selengkapnya di: detikNews →

TPS Liar Cilincing Disorot, Pengelolaan Sampah Berbasis RDF Jadi Perhatian

[National] · Technology Ringkasan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) ilegal di Cilincing menjadi sorotan karena masalah pengelolaan sampah yang belum optimal. Insiden ini mendorong perhatian terhadap penerapan teknologi Refuse Derived Fuel (RDF) sebagai solusi alternatif pengelolaan sampah yang lebih efisien dan berkelanjutan. Dengan sistem berbasis RDF, sampah dapat dikonversi menjadi bahan bakar alternatif sehingga mengurangi beban TPA dan dampak lingkungan. Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan manajemen sampah di Jakarta secara komprehensif. Summary The illegal waste disposal site (TPS) in Cilincing has drawn attention due to inadequate waste management practices. This incident has highlighted the importance of implementing Refuse Derived Fuel (RDF) technology as an alternative solution for more efficient and sustainable waste management. Through RDF-based systems, waste can be converted into alternative fuel, thereby reducing the burden on landfills and environmental impact. This approach is expected to enhance comprehensive waste management systems across Jakarta. ───────────── Baca selengkapnya di: news.detik.com →

Kemenko Pangan Dorong Teknologi Pirolisis untuk Olah Sampah Jadi Energi

[National] · Technology Ringkasan Kementerian Koordinator Bidang Pangan mendorong penerapan teknologi pirolisis sebagai solusi pengolahan sampah yang inovatif dan berkelanjutan. Teknologi ini mengubah limbah menjadi energi terbarukan melalui proses pemanasan tanpa oksigen, menciptakan nilai tambah ekonomi sekaligus mengurangi volume sampah di tempat pembuangan akhir. Inisiatif ini sejalan dengan komitmen Indonesia dalam mencapai target ekonomi sirkular dan pengurangan emisi karbon. Dengan dukungan pemerintah, teknologi pirolisis diharapkan dapat diterapkan secara lebih luas di berbagai daerah untuk mewujudkan pengelolaan sampah yang lebih efisien. Summary The Coordinating Ministry for Food Affairs is promoting pyrolysis technology as an innovative and sustainable waste management solution. This technology converts waste into renewable energy through a heating process without oxygen, creating economic added value while reducing waste volume in landfills. This initiative aligns with Indonesia’s commitment to achieving circular economy targets and carbon emission reduction. With government support, pyrolysis technology is expected to be implemented more widely across various regions to achieve more efficient waste management practices. ───────────── Baca selengkapnya di: detikFinance →

Zulhas: Pemerintah Dorong Teknologi Pirolisis Ubah Sampah Jadi Energi

[National] · Technology Ringkasan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Zulhas menyatakan bahwa pemerintah mendorong pengembangan teknologi pirolisis sebagai solusi inovatif untuk mengelola sampah. Teknologi ini mampu mengubah limbah menjadi energi yang dapat dimanfaatkan, sejalan dengan komitmen Indonesia terhadap ekonomi sirkular dan pengurangan emisi karbon. Melalui adopsi teknologi pirolisis, pemerintah bertujuan meningkatkan efisiensi pengelolaan sampah sambil menciptakan nilai tambah ekonomi dari limbah. Langkah ini merupakan bagian dari strategi komprehensif Indonesia dalam mengatasi krisis sampah dan transisi energi berkelanjutan. Summary Minister of Environment and Forestry Zulhas announced that the government is promoting pyrolysis technology as an innovative solution for waste management. This technology converts waste into energy that can be utilized, aligning with Indonesia’s commitment to circular economy and carbon emission reduction. By adopting pyrolysis technology, the government aims to improve waste management efficiency while creating economic value from waste materials. This initiative is part of Indonesia’s comprehensive strategy to address the waste crisis and transition toward sustainable energy. ───────────── Baca selengkapnya di: CNN Indonesia →

Kebut Proyek Sampah Jadi Listrik, Danantara Buka Kembali Seleksi Mitra

[National] · Technology Ringkasan Danantara mempercepat implementasi proyek konversi sampah menjadi listrik dengan membuka kembali proses seleksi mitra strategis. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mengembangkan solusi energi terbarukan sekaligus mengatasi permasalahan limbah padat. Dengan melibatkan mitra yang tepat, Danantara bertujuan meningkatkan kapasitas dan efisiensi operasional proyek skala besar. Inisiatif ini sejalan dengan target pemerintah dalam mengurangi emisi karbon dan menciptakan ekonomi sirkular yang berkelanjutan. Summary Danantara is accelerating its waste-to-energy project implementation by reopening the selection process for strategic partners. This initiative demonstrates the company’s commitment to developing renewable energy solutions while addressing solid waste challenges. By engaging qualified partners, Danantara aims to enhance project capacity and operational efficiency on a larger scale. This effort aligns with the government’s carbon reduction targets and supports the transition toward a circular and sustainable economy. ───────────── Baca selengkapnya di: republika.co.id →

PLN Siap Serap Listrik PSEL Legok Nangka, Dukung Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Jawa Barat

[National] · Technology Ringkasan PT PLN (Persero) siap menyerap listrik dari Pembangkit Listrik Sampah Energi Listrik (PSEL) Legok Nangka untuk mendukung inisiatif pengelolaan sampah berkelanjutan di Jawa Barat. Fasilitas ini akan mengkonversi sampah menjadi energi listrik yang dapat digunakan oleh sistem kelistrikan nasional. Komitmen PLN terhadap PSEL Legok Nangka menunjukkan sinergi antara sektor energi dan pengelolaan limbah dalam mencapai target energi terbarukan. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi beban tempat pembuangan akhir (TPA) sekaligus menghasilkan energi bersih bagi masyarakat Jawa Barat. Summary PT PLN (Persero) is prepared to absorb electricity generated from the Legok Nangka Waste-to-Energy Power Plant (PSEL) to support sustainable waste management initiatives in West Java. This facility will convert waste into electrical energy that can be integrated into the national power system. PLN’s commitment to the Legok Nangka PSEL demonstrates synergy between the energy and waste management sectors in achieving renewable energy targets. This initiative is expected to reduce the burden on landfills while generating clean energy for West Java communities. ───────────── Baca selengkapnya di: Kompas.tv →

Proyek ‘Sulap’ Sampah Jadi Listrik Senilai Rp 7,2 Triliun Dimulai – detikFinance

[National] · Technology Ringkasan Sustainable Waste Indonesia (SWI) melaporkan dimulainya proyek transformasi sampah menjadi listrik dengan nilai investasi mencapai Rp 7,2 triliun. Proyek strategis ini merupakan bagian dari upaya nasional untuk mengatasi krisis sampah sambil menciptakan sumber energi terbarukan yang berkelanjutan. Dengan memanfaatkan teknologi waste-to-energy, inisiatif ini diharapkan dapat mengurangi volume sampah di tempat pembuangan akhir sekaligus menghasilkan listrik untuk memenuhi kebutuhan energi nasional. Proyek ini menandai komitmen Indonesia dalam transisi menuju ekonomi sirkular dan pengurangan emisi karbon. Summary Sustainable Waste Indonesia (SWI) announces the launch of a waste-to-energy project valued at IDR 7.2 trillion, marking a significant milestone in Indonesia’s sustainable development agenda. This strategic initiative aims to address the nation’s waste crisis while simultaneously generating renewable electricity through advanced waste conversion technology. By implementing waste-to-energy solutions, the project is expected to reduce landfill volumes and provide reliable power generation to support Indonesia’s growing energy demands. This endeavor reflects Indonesia’s commitment to circular economy principles and carbon emission reduction goals. ───────────── Baca selengkapnya di: detikFinance – Berita Ekonomi Bisnis, dan Investasi Hari Ini →

TPA Kian Kritis, Makassar Paksa Warga Pilah Sampah dari Rumah

[National] · Technology Ringkasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Makassar mengalami kondisi kritis akibat tingginya volume sampah, mendorong pemerintah kota untuk menerapkan kebijakan pemilahan sampah wajib di tingkat rumah tangga. Langkah ini merupakan upaya mitigasi untuk mengurangi beban TPA dan memperpanjang daya tampung fasilitas pembuangan akhir yang ada. Dengan melibatkan partisipasi aktif warga dalam pemisahan sampah organik dan anorganik sejak sumber, diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan sampah dan mendukung program daur ulang. Kebijakan ini menjadi bagian integral dari strategi pengelolaan sampah terpadu di Makassar untuk mencapai keberlanjutan lingkungan. Summary Makassar’s Final Disposal Site (TPA) has reached critical capacity due to the increasing volume of waste, prompting the city government to enforce mandatory household waste segregation. This initiative aims to reduce the burden on the TPA and extend the lifespan of existing waste management facilities. By engaging active community participation in separating organic and inorganic waste at the source, the city expects to improve waste management efficiency and support recycling programs. This policy represents a key component of Makassar’s integrated waste management strategy to achieve environmental sustainability. ───────────── Baca selengkapnya di: Kompas.id →

Proyek ‘Sulap’ Sampah Jadi Listrik Senilai Rp 7,2 Triliun Dimulai

[National] · Technology Ringkasan Proyek konversi sampah menjadi energi listrik senilai Rp 7,2 triliun telah dimulai sebagai bagian dari upaya Indonesia mengatasi krisis sampah sambil mengembangkan energi terbarukan. Proyek ini diharapkan dapat mengubah sampah menjadi sumber energi yang produktif melalui teknologi pembangkit listrik sampah. Inisiatif ini sejalan dengan komitmen Indonesia terhadap pengelolaan sampah berkelanjutan dan transisi energi hijau. Implementasi proyek diproyeksikan memberikan dampak signifikan terhadap pengurangan volume sampah sekaligus meningkatkan pasokan energi terbarukan nasional. Summary A Rp 7.2 trillion waste-to-energy project has commenced as Indonesia’s strategic initiative to address waste crisis while developing renewable energy sources. The project aims to transform waste into productive energy through advanced waste power generation technology. This initiative aligns with Indonesia’s commitment to sustainable waste management and green energy transition. The project implementation is projected to significantly reduce waste volume while enhancing the country’s renewable energy supply capacity. ───────────── Baca selengkapnya di: detikFinance →

Proyek ‘Sulap’ Sampah Jadi Listrik Senilai Rp 7,2 Triliun Dimulai

[National] · Technology Ringkasan Proyek konversi sampah menjadi listrik senilai Rp 7,2 triliun telah dimulai sebagai inisiatif strategis untuk mengatasi krisis sampah dan kebutuhan energi terbarukan di Indonesia. Proyek ini melibatkan teknologi waste-to-energy yang mengubah limbah padat menjadi sumber energi listrik yang dapat dimanfaatkan secara komersial. Investasi besar-besaran ini diharapkan dapat mengurangi volume sampah di tempat pembuangan akhir sambil berkontribusi pada target energi bersih nasional. Inisiatif ini merupakan langkah signifikan dalam mendorong ekonomi sirkular dan pembangunan berkelanjutan di sektor pengelolaan sampah Indonesia. Summary A waste-to-energy conversion project worth Rp 7.2 trillion has commenced as a strategic initiative to address Indonesia’s waste crisis and renewable energy demands. The project utilizes advanced waste-to-energy technology that converts solid waste into commercially viable electrical energy. This substantial investment is expected to reduce landfill waste volumes while contributing to the nation’s clean energy targets. This initiative represents a significant step toward promoting circular economy principles and sustainable development in Indonesia’s waste management sector. ───────────── Baca selengkapnya di: detikFinance →