Lewat Implementasi Green Zakat, BSI Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Emas
[National] · Education & Community Ringkasan Bank Syariah Indonesia (BSI) meluncurkan inisiatif Green Zakat untuk mengajak masyarakat mengubah limbah menjadi sumber ekonomi berharga. Program ini menggabungkan nilai-nilai keberlanjutan lingkungan dengan prinsip zakat dalam Islam, menciptakan dampak positif bagi komunitas dan planet. Melalui implementasi Green Zakat, BSI memberdayakan masyarakat untuk mengelola sampah secara lebih bertanggung jawab sambil memenuhi kewajiban religiusnya. Inisiatif ini menunjukkan komitmen BSI terhadap ekonomi sirkular dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Summary Bank Syariah Indonesia (BSI) has launched the Green Zakat initiative to encourage communities to transform waste into valuable economic resources. This program combines environmental sustainability principles with Islamic zakat values, creating positive impacts for both communities and the planet. Through Green Zakat implementation, BSI empowers people to manage waste more responsibly while fulfilling their religious obligations. The initiative demonstrates BSI’s commitment to circular economy and sustainable development in Indonesia. ───────────── Baca selengkapnya di: Kompas.id →
DWP HSU edukasi terkait pengelolaan sampah
[National] · Education & Community Ringkasan Dinas Pengelolaan Sampah Humaniora Sosial Umum (DWP HSU) telah melaksanakan program edukasi komprehensif mengenai pengelolaan sampah kepada masyarakat luas. Inisiatif ini bertujuan meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya penanganan limbah yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Melalui edukasi terstruktur, DWP HSU berupaya mengubah perilaku konsumsi dan mendorong partisipasi aktif komunitas dalam program daur ulang dan pengurangan sampah. Program ini merupakan bagian dari komitmen untuk menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih efisien dan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Summary The Department of Waste Management and Social Services (DWP HSU) has launched a comprehensive educational program regarding waste management for the general public. This initiative aims to increase public awareness about the importance of sustainable and environmentally friendly waste handling practices. Through structured education, DWP HSU seeks to transform consumption behavior and encourage active community participation in recycling and waste reduction programs. This program represents a commitment to creating a more efficient waste management system and mitigating negative environmental impacts. ───────────── Baca selengkapnya di: ANTARA News →
Pemprov Sumut & Finlandia Dorong Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik
[National] · Technology Ringkasan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berkolaborasi dengan Finlandia untuk mengembangkan teknologi pengolahan sampah menjadi energi listrik. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan pengelolaan limbah berkelanjutan sekaligus menghasilkan sumber energi terbarukan. Melalui kerjasama ini, kedua pihak bertujuan untuk mengurangi volume sampah di tempat pembuangan akhir dan menciptakan nilai tambah ekonomi dari limbah. Proyek ini diharapkan dapat menjadi model pengelolaan sampah ramah lingkungan untuk wilayah lainnya di Indonesia. Summary North Sumatra Provincial Government collaborates with Finland to develop waste-to-energy technology for electricity generation. This initiative is part of efforts to improve sustainable waste management while creating renewable energy sources. Through this cooperation, both parties aim to reduce waste volume in landfills and create economic value from waste materials. The project is expected to serve as a model for environmentally friendly waste management in other regions across Indonesia. ───────────── Baca selengkapnya di: detikNews →
Di Balik Gunung Sampah Bantargebang, Pemulung Masih Rentan
[National] · Policy Ringkasan Tempat pembuangan akhir (TPA) Bantargebang terus menjadi lokasi dengan volume sampah tertinggi di Indonesia, menciptakan ekosistem kompleks yang melibatkan ribuan pemulung. Meskipun infrastruktur pengelolaan sampah terus berkembang, para pemulung masih menghadapi kondisi kerja yang berbahaya, eksplorasi ekonomi yang tidak adil, dan akses terbatas terhadap perlindungan sosial. Permasalahan ini mengungkapkan celah signifikan antara ambisi pembangunan berkelanjutan dan realitas kehidupan pekerja informal di sektor pengelolaan sampah. Diperlukan kebijakan holistik yang mengintegrasikan aspek kesejahteraan pemulung ke dalam strategi pengelolaan sampah nasional. Summary Bantargebang landfill remains Indonesia’s largest waste disposal site, creating a complex ecosystem involving thousands of waste pickers. Despite advancing waste management infrastructure, these workers continue facing hazardous working conditions, economic exploitation, and limited access to social protection. This situation reveals a significant gap between sustainable development aspirations and the lived reality of informal sector workers in waste management. Comprehensive policies integrating waste picker welfare into national waste management strategies are urgently needed. ───────────── Baca selengkapnya di: Kompas.id →
Murad M Yasin, Bimsalabim! Plastic Waste Turned into Diesel
[National] · Environment & Impact Ringkasan Murad M Yasin telah mengembangkan teknologi inovatif yang mengubah sampah plastik menjadi bahan bakar diesel. Teknologi ini menawarkan solusi berkelanjutan untuk mengurangi timbunan sampah plastik yang terus meningkat. Dengan proses konversi yang efisien, limbah plastik dapat dimanfaatkan kembali sebagai sumber energi alternatif. Inovasi ini berkontribusi signifikan dalam upaya pengelolaan sampah dan transisi energi di Indonesia. Summary Murad M Yasin has developed innovative technology that converts plastic waste into diesel fuel. This technology offers a sustainable solution to reduce the growing accumulation of plastic waste. Through an efficient conversion process, plastic waste can be repurposed as an alternative energy source. This innovation makes a significant contribution to waste management efforts and energy transition in Indonesia. ───────────── Baca selengkapnya di: Kompas.id →
Education on waste management and processing for students
[National] · Technology Ringkasan Sustainable Waste Indonesia (SWI) melaksanakan program edukasi pengelolaan dan pengolahan sampah kepada para siswa untuk meningkatkan kesadaran lingkungan sejak dini. Program ini bertujuan memberikan pengetahuan praktis tentang cara-cara efektif mengurangi, memilah, dan mengolah sampah dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan edukatif ini, diharapkan generasi muda dapat menjadi agen perubahan dalam mewujudkan gaya hidup berkelanjutan dan bertanggung jawab terhadap lingkungan. Inisiatif pendidikan ini merupakan bagian dari komitmen SWI dalam membangun masyarakat yang peduli terhadap pengelolaan sampah yang lebih baik. Summary Sustainable Waste Indonesia (SWI) implemented an education program on waste management and processing for students to build environmental awareness from an early age. The program aims to provide practical knowledge about effective ways to reduce, sort, and process waste in daily life. Through this educational initiative, young people are expected to become agents of change in promoting sustainable and environmentally responsible lifestyles. This educational effort reflects SWI’s commitment to building a society that prioritizes proper waste management and environmental stewardship. ───────────── Baca selengkapnya di: ANTARA Foto →
Pemkab OKI edukasi masyarakat kelola sampah secara produktif
[National] · Education & Community Ringkasan Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) melaksanakan program edukasi kepada masyarakat tentang pengelolaan sampah secara produktif. Program ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya manajemen sampah yang berkelanjutan dan mengubah sampah menjadi sumber ekonomi. Melalui kegiatan sosialisasi dan pelatihan langsung, masyarakat diajari teknik pengolahan sampah organik dan anorganik menjadi produk bernilai jual. Inisiatif Pemkab OKI ini diharapkan dapat menciptakan peluang usaha baru sekaligus mengurangi volume sampah di tingkat komunitas lokal. Summary The Ogan Komering Ilir (OKI) District Government is implementing an educational program to raise public awareness on productive waste management. This initiative aims to increase community understanding of sustainable waste practices and transform waste into economic resources. Through socialization activities and hands-on training, residents are taught techniques for processing both organic and inorganic waste into marketable products. The OKI Government’s initiative is expected to create new business opportunities while simultaneously reducing waste volume at the local community level. ───────────── Baca selengkapnya di: ANTARA News Sumsel →
Walhi: Pengelolaan Sampah Jadi BBM Butuh Reformasi Sipil
[National] · Other Ringkasan Walhi menekankan bahwa pengelolaan sampah menjadi bahan bakar minyak (BBM) memerlukan reformasi sipil yang menyeluruh. Organisasi lingkungan ini mengkritik pendekatan teknologi sampah menjadi energi tanpa adanya perubahan kebijakan dan regulasi yang komprehensif. Walhi berpendapat bahwa reformasi harus mencakup transparansi, partisipasi masyarakat, dan perlindungan lingkungan yang lebih kuat. Upaya ini dipandang esensial untuk memastikan praktik pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan bertanggung jawab. Summary Walhi emphasizes that waste-to-fuel conversion requires comprehensive civil reform. The environmental organization criticizes the waste-to-energy technology approach without substantial changes in policies and regulations. Walhi argues that reform must include transparency, community participation, and stronger environmental protection standards. These efforts are viewed as essential to ensure sustainable and responsible waste management practices. ───────────── Baca selengkapnya di: Tempo.co →
Setahun Markissa, Wali Kota Lisa ajak warga ubah sampah jadi berkah
[National] · Education & Community Ringkasan Dalam merayakan satu tahun program Markissa, Wali Kota Lisa mengajak seluruh warga untuk mengubah paradigma terhadap sampah menjadi peluang berkah. Program ini bertujuan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan pemberdayaan ekonomi lokal. Melalui inisiatif ini, diharapkan sampah dapat dikonversi menjadi produk bernilai ekonomis yang menguntungkan komunitas. Komitmen Wali Kota Lisa menunjukkan dedikasi pemerintah daerah dalam mendorong transformasi sosial dan lingkungan yang positif. Summary Marking one year of the Markissa program, Mayor Lisa invited all residents to transform their perspective on waste into an opportunity for blessing. The initiative aims to educate the community on the importance of sustainable waste management and local economic empowerment. Through this program, waste is expected to be converted into economically valuable products that benefit the community. Mayor Lisa’s commitment demonstrates the local government’s dedication to promoting positive social and environmental transformation. ───────────── Baca selengkapnya di: ANTARA News →
Viral Sampah Menumpuk di TPS Tanah Baru, DLHK Depok Angkut Bertahap
[National] · Other Ringkasan Sampah menumpuk di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Tanah Baru, Depok, menjadi viral di media sosial dan menarik perhatian publik. Kondisi ini terjadi karena keterlambatan pengangkutan sampah oleh petugas, sehingga menyebabkan penumpukan yang signifikan di lokasi tersebut. Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok kemudian melakukan respons cepat dengan mengangkut sampah secara bertahap untuk mengatasi masalah ini. Upaya penanganan ini dilakukan untuk menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat sekitar. Summary Garbage accumulated at the Temporary Disposal Site (TPS) in Tanah Baru, Depok, went viral on social media and attracted significant public attention. This situation occurred due to delays in waste collection by officers, resulting in substantial piling up at the location. The Depok City Environmental and Sanitation Agency (DLHK) responded promptly by collecting waste in phases to address the issue. This cleanup effort was undertaken to maintain environmental cleanliness and protect the health of surrounding communities. ───────────── Baca selengkapnya di: detikNews →