Dari Dapur ke Kompos, Gerakan Warga Kurangi Sampah Organik

[National] · Education & Community Ringkasan Warga melakukan gerakan pengurangan sampah organik dengan mengubah limbah dapur menjadi kompos. Inisiatif ini bertujuan untuk mengurangi volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir dan sekaligus menciptakan produk bernilai guna. Melalui proses komposting sederhana di tingkat rumah tangga, komunitas berkontribusi aktif pada pengelolaan sampah berkelanjutan. Gerakan ini menunjukkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya ekonomi sirkular dan kelestarian lingkungan. Summary Community members are launching a movement to reduce organic waste by converting kitchen scraps into compost. This initiative aims to decrease waste volume sent to landfills while creating a valuable byproduct. Through simple household-level composting processes, residents actively contribute to sustainable waste management practices. The movement demonstrates growing public awareness about circular economy principles and environmental conservation. ───────────── Baca selengkapnya di: detikNews →

Gede Arsana, Penjaga Kebun Edukasi Desa Les

[National] · Education & Community Ringkasan Gede Arsana adalah seorang pengelola kebun edukasi di Desa Les yang berkomitmen untuk memberdayakan masyarakat lokal melalui pembelajaran pertanian berkelanjutan. Melalui kebun edukasi yang dikelolanya, Gede Arsana memberikan pelatihan praktis kepada warga desa tentang teknik pertanian organik dan pengelolaan sumber daya alam yang ramah lingkungan. Inisiatif ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang keberlanjutan, tetapi juga menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan ekonomi lokal. Kebun edukasi Desa Les menjadi contoh nyata bagaimana pendidikan lingkungan dapat diterapkan untuk mendorong perubahan positif di tingkat komunitas. Summary Gede Arsana is the manager of an educational garden in Les Village who is committed to empowering the local community through sustainable agriculture learning. Through his educational garden initiative, Gede Arsana provides practical training to village residents on organic farming techniques and environmentally responsible natural resource management. This initiative not only enhances the community’s knowledge about sustainability but also creates employment opportunities and improves the local economy. Les Village’s educational garden serves as a concrete example of how environmental education can be implemented to drive positive change at the community level. ───────────── Baca selengkapnya di: Kompas.id →

Kampung Edukasi Sampah Sidoarjo gelar Muharram Green Action

[National] · Education & Community Ringkasan Kampung Edukasi Sampah Sidoarjo menyelenggarakan acara Muharram Green Action sebagai bagian dari komitmen mereka terhadap pendidikan lingkungan dan pengelolaan sampah berkelanjutan. Kegiatan ini menggabungkan nilai-nilai spiritual Muharram dengan aksi nyata untuk menjaga kelestarian lingkungan. Melalui program ini, komunitas lokal diajak secara aktif untuk berpartisipasi dalam upaya pengurangan limbah dan penerapan gaya hidup ramah lingkungan. Inisiatif Kampung Edukasi Sampah Sidoarjo menunjukkan dedikasi dalam membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya manajemen sampah yang bertanggung jawab. Summary Kampung Edukasi Sampah Sidoarjo organized the Muharram Green Action event as part of their commitment to environmental education and sustainable waste management. This initiative combines the spiritual values of Muharram with concrete environmental conservation efforts. Through this program, the local community is actively engaged in waste reduction and the adoption of environmentally friendly lifestyles. Kampung Edukasi Sampah Sidoarjo’s initiative demonstrates their dedication to raising public awareness about the importance of responsible waste management. ───────────── Baca selengkapnya di: Antara News jatim →

PPWR Factory Execution Forum: Packaging compliance & Line engineering

[International] · Education & Community Ringkasan Forum Eksekusi Pabrik PPWR membahas implementasi Packaging Waste Regulation (PPWR) yang berfokus pada kepatuhan kemasan dan rekayasa lini produksi. Acara ini dirancang untuk membantu produsen memahami persyaratan regulasi terbaru dan mengoptimalkan proses manufaktur mereka. Peserta akan mendapatkan wawasan praktis tentang bagaimana menyesuaikan fasilitas produksi dengan standar keberlanjutan kemasan yang ketat. Forum ini menjadi platform penting bagi industri untuk berbagi best practices dan solusi inovatif dalam mencapai target compliance PPWR. Summary The PPWR Factory Execution Forum addresses the implementation of the Packaging Waste Regulation with emphasis on packaging compliance and production line engineering. The event is designed to assist manufacturers in understanding the latest regulatory requirements and optimizing their manufacturing processes. Participants will gain practical insights into how to adapt production facilities to meet stringent packaging sustainability standards. This forum serves as a critical platform for industry stakeholders to share best practices and innovative solutions in achieving PPWR compliance targets. ───────────── Baca selengkapnya di: Sustainable Packaging News →

BSI berdayakan mustahik lewat Program Waste Management

[National] · Education & Community Ringkasan Bank Syariah Indonesia (BSI) meluncurkan program pemberdayaan mustahik melalui inisiatif pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Program ini dirancang untuk memberikan pelatihan dan pendampingan kepada kelompok mustahik dalam mengelola limbah dengan lebih efektif dan menciptakan nilai ekonomi tambahan. Melalui waste management, BSI bertujuan meningkatkan kapasitas dan kesejahteraan mustahik sekaligus berkontribusi pada pengurangan dampak lingkungan. Inisiatif ini mencerminkan komitmen BSI terhadap pembangunan berkelanjutan dan tanggung jawab sosial perusahaan. Summary Bank Syariah Indonesia (BSI) launched a program to empower mustahik (those eligible for zakat assistance) through a sustainable waste management initiative. The program is designed to provide training and mentoring to mustahik groups in managing waste more effectively while creating additional economic value. Through waste management, BSI aims to enhance the capacity and welfare of mustahik while contributing to environmental impact reduction. This initiative reflects BSI’s commitment to sustainable development and corporate social responsibility. ───────────── Baca selengkapnya di: ANTARA News →

Dukung Instruksi Gubernur, Warga Jakarta Barat Belajar Pilah Sampah

[National] · Education & Community Ringkasan Warga Jakarta Barat mengikuti program pembelajaran pemilahan sampah sebagai respons terhadap instruksi Gubernur DKI Jakarta. Program ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah yang baik melalui pemisahan di sumber. Inisiatif tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mengurangi volume sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir dan mendorong ekonomi sirkular. Partisipasi aktif warga dalam program ini menunjukkan komitmen Jakarta Barat terhadap keberlanjutan lingkungan. Summary West Jakarta residents are participating in a waste sorting education program in response to Jakarta’s Governor’s directive. The program aims to increase public awareness about proper waste management through source separation practices. This initiative is part of the government’s effort to reduce waste volume sent to landfills and promote circular economy principles. The active participation of residents demonstrates West Jakarta’s commitment to environmental sustainability. ───────────── Baca selengkapnya di: republika.co.id →

Wamendiktisaintek minta kampus ikut atasi masalah sampah di Indonesia

[National] · Education & Community Ringkasan Wakil Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi meminta perguruan tinggi untuk aktif berpartisipasi dalam mengatasi permasalahan sampah di Indonesia. Kampus diharapkan dapat mengembangkan inovasi dan penelitian terkait pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Kolaborasi antara akademisi dan pemerintah diyakini dapat menghasilkan solusi efektif untuk mengurangi volume sampah nasional. Peran perguruan tinggi sebagai pusat penelitian dibutuhkan untuk menciptakan teknologi dan strategi pengelolaan sampah yang lebih baik. Summary The Vice Minister of Education, Culture, Research and Technology has called on universities to actively participate in addressing Indonesia’s waste management crisis. Campuses are expected to develop innovations and conduct research on sustainable waste management solutions. Collaboration between academic institutions and the government is believed to produce effective strategies for reducing national waste volumes. Universities’ role as research centers is essential for creating advanced waste management technologies and strategies. ───────────── Baca selengkapnya di: ANTARA News →

Warga Jakarta Diimbau Konsisten Pilah Sampah dari Rumah

[National] · Education & Community Ringkasan Pemerintah Jakarta menghimbau warga untuk konsisten melakukan pemilahan sampah sejak dari rumah sebagai upaya meningkatkan efektivitas pengelolaan limbah di ibu kota. Praktik pemilahan sampah yang tepat memungkinkan sampah organik dan anorganik dapat diproses dengan lebih optimal melalui jalur daur ulang dan pengolahan yang sesuai. Edukasi berkelanjutan kepada masyarakat diyakini menjadi kunci untuk menciptakan kesadaran dan kebiasaan positif dalam menangani sampah sehari-hari. Dengan partisipasi aktif warga, target pengurangan volume sampah ke tempat pembuangan akhir dapat tercapai secara signifikan. Summary Jakarta’s government is urging residents to consistently separate waste at the household level as part of efforts to enhance waste management effectiveness in the capital city. Proper waste segregation practices enable organic and inorganic waste to be processed more optimally through appropriate recycling and treatment channels. Continuous public education is considered crucial in fostering awareness and positive habits among citizens in managing daily waste. With active community participation, targets for reducing waste volume sent to final disposal sites can be achieved significantly. ───────────── Baca selengkapnya di: CNN Indonesia →

Balai TNGR gandeng masyarakat perkuat pengelolaan sampah di Rinjani

[National] · Education & Community Ringkasan Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) melakukan kolaborasi dengan masyarakat lokal untuk meningkatkan sistem pengelolaan sampah di kawasan Rinjani. Inisiatif ini bertujuan menjaga kelestarian lingkungan dan keberlanjutan ekosistem di area taman nasional yang sering dikunjungi wisatawan. Melalui pendekatan partisipatif, masyarakat diajak berperan aktif dalam pengurangan, pemisahan, dan penanganan limbah secara bertanggung jawab. Kerjasama strategis ini diharapkan dapat menciptakan model pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan dapat diterapkan secara menyeluruh. Summary The Gunung Rinjani National Park Authority (TNGR) is partnering with local communities to strengthen waste management systems in the Rinjani region. This initiative aims to preserve environmental sustainability and ecosystem integrity in the national park area that attracts numerous tourists. Through a participatory approach, communities are actively engaged in waste reduction, segregation, and responsible waste handling practices. This strategic collaboration is expected to establish a sustainable waste management model that can be comprehensively implemented across the region. ───────────── Baca selengkapnya di: ANTARA News →

Lewat Implementasi Green Zakat, BSI Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Emas

[National] · Education & Community Ringkasan Bank Syariah Indonesia (BSI) meluncurkan inisiatif Green Zakat untuk mengajak masyarakat mengubah limbah menjadi sumber ekonomi berharga. Program ini menggabungkan nilai-nilai keberlanjutan lingkungan dengan prinsip zakat dalam Islam, menciptakan dampak positif bagi komunitas dan planet. Melalui implementasi Green Zakat, BSI memberdayakan masyarakat untuk mengelola sampah secara lebih bertanggung jawab sambil memenuhi kewajiban religiusnya. Inisiatif ini menunjukkan komitmen BSI terhadap ekonomi sirkular dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Summary Bank Syariah Indonesia (BSI) has launched the Green Zakat initiative to encourage communities to transform waste into valuable economic resources. This program combines environmental sustainability principles with Islamic zakat values, creating positive impacts for both communities and the planet. Through Green Zakat implementation, BSI empowers people to manage waste more responsibly while fulfilling their religious obligations. The initiative demonstrates BSI’s commitment to circular economy and sustainable development in Indonesia. ───────────── Baca selengkapnya di: Kompas.id →