Pemkot Banda Aceh Raih Penghargaan ESG Now Berkat Inovasi Qanun Pengelolaan Sampah
[National] · Policy Ringkasan Pemerintah Kota Banda Aceh meraih penghargaan ESG Now atas komitmen dan inovasi dalam pengelolaan sampah yang tertuang dalam Qanun (peraturan daerah). Penghargaan ini mengakui upaya Pemkot Banda Aceh dalam mengintegrasikan prinsip keberlanjutan lingkungan ke dalam kebijakan formal pemerintahan. Inovasi Qanun Pengelolaan Sampah mencerminkan dedikasi kota untuk menerapkan standar Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam operasional pemerintahannya. Prestasi ini menjadi contoh konkret bagaimana regulasi lokal dapat mendorong praktik pengelolaan limbah yang berkelanjutan dan bertanggung jawab. Summary Banda Aceh City Government has received the ESG Now Award for its commitment and innovation in waste management through the adoption of a regulatory ordinance (Qanun). The award recognizes Banda Aceh’s efforts to integrate environmental sustainability principles into formal government policies and frameworks. The innovative Waste Management Ordinance demonstrates the city’s dedication to implementing Environmental, Social, and Governance (ESG) standards across municipal operations. This achievement exemplifies how local regulations can effectively drive sustainable and responsible waste management practices. ───────────── Baca selengkapnya di: republika.co.id →
Indonesia-Inggris riset pengolahan sampah organik
[National] · Technology Ringkasan # Indonesia-Inggris riset pengolahan sampah organik Indonesia dan Inggris melakukan kolaborasi riset untuk mengembangkan teknologi pengolahan sampah organik yang lebih efisien dan berkelanjutan. Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan pengelolaan limbah organik melalui inovasi dan pertukaran pengetahuan antara kedua negara. Penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan solusi praktis yang dapat diterapkan di tingkat komunitas maupun industri untuk mengurangi volume sampah organik di tempat pembuangan akhir. Inisiatif tersebut sejalan dengan komitmen Indonesia dalam mencapai target pengurangan sampah dan transisi menuju ekonomi sirkular. Summary Indonesia and the United Kingdom are collaborating on research to develop more efficient and sustainable organic waste management technology. This cooperation aims to enhance organic waste management through innovation and knowledge exchange between the two nations. The research is expected to produce practical solutions applicable at both community and industrial levels to reduce organic waste volume in final disposal sites. This initiative aligns with Indonesia’s commitment to achieving waste reduction targets and transitioning toward a circular economy. ───────────── Baca selengkapnya di: ANTARA News Makassar →
Olympic Champion Jonny Brownlee Joins One Good Thing to Eliminate Plastic Waste in the Snack Category & Drive Packaging Innovation
[International] · Technology Ringkasan Atlet Olimpik Jonny Brownlee bergabung dengan One Good Thing dalam upaya eliminasi limbah plastik pada kategori makanan ringan dan mendorong inovasi pengemasan. Kemitraan strategis ini menunjukkan komitmen untuk mengembangkan solusi kemasan berkelanjutan yang dapat mengurangi jejak lingkungan industri snack. Melalui kolaborasi ini, One Good Thing bertujuan menghadirkan alternatif pengemasan inovatif yang ramah lingkungan tanpa mengorbankan kualitas produk. Keterlibatan Brownlee sebagai duta mencerminkan pentingnya advokasi tokoh berpengaruh dalam mendorong perubahan perilaku konsumen terhadap pengurangan sampah plastik. Summary Olympic champion Jonny Brownlee has joined One Good Thing to lead efforts in eliminating plastic waste within the snack packaging category while driving packaging innovation. This strategic partnership demonstrates a commitment to developing sustainable packaging solutions that can significantly reduce the environmental footprint of the snack industry. Through this collaboration, One Good Thing aims to introduce innovative, eco-friendly packaging alternatives that maintain product quality standards. Brownlee’s involvement as an advocate highlights the critical role of influential figures in driving consumer behavior change toward plastic waste reduction. ───────────── Baca selengkapnya di: Sustainable Packaging News →
Dhaka’s waste-to-energy plant face backlash over air pollution – news
[International] · Technology Ringkasan Fasilitas pengolahan sampah menjadi energi (waste-to-energy) di Dhaka menghadapi penolakan masyarakat karena kekhawatiran terhadap polusi udara yang ditimbulkannya. Proyek ini, yang dirancang untuk mengatasi krisis pengelolaan sampah di ibu kota Bangladesh, menimbulkan pertanyaan serius mengenai dampak lingkungan dan kesehatan publik. Warga lokal dan kelompok lingkungan menyuarakan keberatan atas emisi yang dihasilkan dari fasilitas tersebut. Kontroversi ini mencerminkan tantangan dalam menyeimbangkan solusi pengelolaan limbah modern dengan perlindungan kualitas udara dan kesejahteraan masyarakat. Summary Dhaka’s waste-to-energy plant has faced significant public backlash due to concerns over air pollution emissions from the facility. While the project was intended to address the city’s waste management crisis, it has raised serious questions about its environmental and public health impacts. Local residents and environmental groups have voiced strong objections to the pollution being generated by the facility’s operations. This controversy highlights the challenge of balancing modern waste management solutions with the protection of air quality and community well-being. ───────────── Baca selengkapnya di: news – Mongabay →
Waste Collection Site Closes for Renovations
[International] · Other Ringkasan Situs pengumpulan sampah ditutup sementara untuk menjalani renovasi komprehensif. Penutupan ini merupakan bagian dari upaya Sustainable Waste Indonesia untuk meningkatkan fasilitas dan efisiensi operasional. Masyarakat dimohon untuk menggunakan lokasi alternatif terdekat selama periode renovasi berlangsung. Kami berkomitmen untuk memberikan layanan pengelolaan sampah yang lebih baik setelah proses perbaikan selesai. Summary The waste collection site has closed temporarily to undergo comprehensive renovations. This closure is part of Sustainable Waste Indonesia’s effort to upgrade facilities and improve operational efficiency. Residents are advised to use the nearest alternative locations during the renovation period. We are committed to providing improved waste management services once the renovation process is completed. ───────────── Baca selengkapnya di: The Pilot Newspaper →
Pemkot Tangerang siapkan fasilitas olah sampah dekat Bandara Soetta
[National] · Policy Ringkasan Pemerintah Kota Tangerang mempersiapkan fasilitas pengolahan sampah yang berlokasi berdekatan dengan Bandara Soekarno-Hatta. Fasilitas ini dirancang untuk menangani volume sampah yang dihasilkan dari aktivitas bandara dan wilayah sekitarnya secara lebih efisien. Langkah ini merupakan bagian dari upaya Pemkot Tangerang dalam meningkatkan manajemen sampah dan menjaga kebersihan lingkungan di kawasan strategis tersebut. Dengan adanya fasilitas pengolahan sampah yang modern, diharapkan dapat mendukung operasional bandara dan pembangunan berkelanjutan di Kota Tangerang. Summary Tangerang City Government is preparing a waste treatment facility located near Soekarno-Hatta Airport. The facility is designed to handle the volume of waste generated from airport activities and surrounding areas more efficiently. This initiative is part of Tangerang City Government’s efforts to enhance waste management and maintain environmental cleanliness in this strategic zone. With the establishment of a modern waste processing facility, it is expected to support airport operations and sustainable development in Tangerang City. ───────────── Baca selengkapnya di: ANTARA News Banten →
Perahu dari Sampah Sungai Jakarta Jangan Berakhir Jadi Sampah Lagi
[National] · Environment & Impact Ringkasan Sustainable Waste Indonesia (SWI) menekankan pentingnya pengelolaan berkelanjutan untuk perahu yang dibuat dari sampah sungai Jakarta agar tidak kembali menjadi limbah. Inisiatif mengubah sampah sungai menjadi perahu merupakan solusi kreatif dalam mengatasi pencemaran sungai sekaligus menciptakan produk fungsional. Diperlukan sistem daur ulang dan perawatan jangka panjang untuk memastikan perahu tersebut memiliki umur pakai optimal. Dengan pendekatan ini, Jakarta dapat menjadi contoh dalam transformasi limbah menjadi aset ekonomi dan lingkungan yang bermanfaat. Summary Sustainable Waste Indonesia (SWI) emphasizes the importance of sustainable management for boats constructed from Jakarta river waste to prevent them from becoming trash again. This initiative of converting river waste into functional boats represents a creative solution to address river pollution while creating useful products. A long-term recycling and maintenance system is essential to ensure these boats have an optimal lifespan. Through this approach, Jakarta can set an example in transforming waste into economically and environmentally beneficial assets. ───────────── Baca selengkapnya di: Kompas.com →
Cerita Petugas Sampah di Jakbar Bikin Perahu ‘Unta’ dari 3 Ribu Botol
[National] · Other Ringkasan Petugas sampah di Jakarta Barat menunjukkan inovasi kreatif dengan membuat perahu unik bernama “Unta” dari 3.000 botol plastik bekas. Inisiatif ini merupakan upaya nyata dalam mengurangi limbah plastik dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya daur ulang. Perahu tersebut menjadi simbol bahwa sampah dapat ditransformasi menjadi produk fungsional dan bernilai tambah. Kreativitas petugas sampah ini menginspirasi pentingnya pendekatan inovatif dalam pengelolaan sampah berkelanjutan. Summary Sanitation workers in West Jakarta demonstrated remarkable creativity by constructing a unique boat named “Unta” (Camel) from 3,000 recycled plastic bottles. This initiative represents a concrete effort to reduce plastic waste and raise public awareness about the importance of recycling. The boat serves as a powerful symbol that waste can be transformed into functional and valuable products. The sanitation workers’ ingenuity inspires the significance of innovative approaches in sustainable waste management. ───────────── Baca selengkapnya di: detikNews →
Lingkungan: Longsor sampah di TPST ‘terbesar di Asia Tenggara’ Bantargebang tewaskan tujuh orang – ‘Cerminan sistem pengelolaan sampah yang amburadul’
[International] · Policy Ringkasan Sebuah longsor sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Bantargebang, yang merupakan fasilitas terbesar di Asia Tenggara, telah menewaskan tujuh orang. Insiden ini mencerminkan krisis serius dalam sistem pengelolaan sampah Indonesia yang belum terkelola dengan baik. Bencana tersebut menyoroti urgensi perbaikan infrastruktur dan protokol keselamatan di fasilitas pengolahan sampah utama. Peristiwa tragis ini menjadi momentum penting bagi evaluasi komprehensif terhadap praktik pengelolaan limbah nasional. Summary A waste landslide at the Bantargebang Final Processing Site (TPA), Southeast Asia’s largest waste facility, has claimed seven lives. The incident reflects a critical crisis in Indonesia’s waste management system, which remains inadequately organized. The disaster underscores the urgent need for improved infrastructure and safety protocols at major waste processing facilities. This tragic event serves as a crucial turning point for comprehensive evaluation of national waste management practices. ───────────── Baca selengkapnya di: BBC →
Olympic Champion Jonny Brownlee Joins One Good Thing to Eliminate Plastic Waste in the Snack Category & Drive Packaging Innovation
[International] · Technology Ringkasan Juara Olimpiade Jonny Brownlee bergabung dengan One Good Thing untuk mengatasi masalah sampah plastik dalam kategori produk camilan dan mendorong inovasi kemasan yang berkelanjutan. Kolaborasi ini menunjukkan komitmen industri makanan ringan terhadap pengurangan limbah plastik melalui solusi pengemasan yang lebih ramah lingkungan. Dengan keterlibatan tokoh publik terkemuka seperti Brownlee, inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran konsumen tentang pentingnya keberlanjutan kemasan. Langkah strategis ini sejalan dengan gerakan global untuk menciptakan ekonomi sirkular dalam industri makanan dan minuman. Summary Olympic Champion Jonny Brownlee has joined One Good Thing to tackle plastic waste in the snack category while driving sustainable packaging innovation. This collaboration demonstrates the snack industry’s commitment to reducing plastic waste through environmentally conscious packaging solutions. By partnering with a prominent public figure like Brownlee, the initiative aims to raise consumer awareness about the importance of sustainable packaging practices. This strategic move aligns with the global movement toward creating a circular economy within the food and beverage industry. ───────────── Baca selengkapnya di: Sustainable Packaging News →