Lingkungan: Longsor sampah di TPST ‘terbesar di Asia Tenggara’ Bantargebang tewaskan tujuh orang – ‘Cerminan sistem pengelolaan sampah yang amburadul’
[International] · Policy Ringkasan Longsor sampah di Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Bantargebang, yang merupakan fasilitas terbesar di Asia Tenggara, telah menewaskan tujuh orang. Insiden ini mencerminkan permasalahan serius dalam sistem pengelolaan sampah nasional yang masih belum terkelola dengan baik. Tragedi ini menyoroti kebutuhan mendesak akan reformasi infrastruktur dan praktik pengelolaan limbah yang lebih efektif dan berkelanjutan. Summary A waste landslide at the Bantargebang Final Waste Processing Site (TPAS), Southeast Asia’s largest waste disposal facility, has claimed seven lives. The incident highlights critical failures in Indonesia’s waste management system and reflects broader governance challenges in municipal solid waste handling. This tragedy underscores the urgent need for comprehensive infrastructure reform and the implementation of sustainable waste management practices across the country. ───────────── Baca selengkapnya di: BBC →
Sanitasi dan Sampah Jadi Tantangan, Prudential Dorong Perubahan dari Rumah
[National] · Other Ringkasan Sanitasi dan pengelolaan sampah masih menjadi tantangan utama di Indonesia yang memerlukan perhatian serius dari berbagai pihak. Prudential, sebagai perusahaan yang peduli terhadap keberlanjutan, mengambil inisiatif untuk mendorong perubahan positif dimulai dari tingkat rumah tangga. Melalui program ini, Prudential mengajak masyarakat untuk menerapkan praktik sanitasi dan pengelolaan sampah yang lebih baik di lingkungan mereka sendiri. Pendekatan grassroot ini diharapkan dapat menciptakan dampak signifikan terhadap peningkatan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat Indonesia. Summary Sanitation and waste management remain critical challenges in Indonesia that require serious attention from multiple stakeholders. Prudential, as a company committed to sustainability, is taking the initiative to drive positive change starting from household level. Through this program, Prudential encourages communities to implement better sanitation and waste management practices in their own environments. This grassroots approach is expected to create a significant impact on improving environmental quality and public health across Indonesia. ───────────── Baca selengkapnya di: Kompas.com →
25 ribu mahasiswa dilibatkan mengelola sampah Jabar sebagai pengganti SKS
[National] · Other Ringkasan Pemerintah Jawa Barat melibatkan 25 ribu mahasiswa dalam program pengelolaan sampah sebagai bagian dari pengganti sistem kredit semester (SKS). Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan di kalangan generasi muda sambil mengatasi permasalahan sampah di wilayah Jawa Barat. Mahasiswa akan terlibat langsung dalam kegiatan pengumpulan, pemilahan, dan pengelolaan sampah di berbagai lokasi. Program ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mengintegrasikan pendidikan lingkungan dengan aksi nyata penanganan limbah. Summary West Java provincial government has engaged 25,000 university students in a waste management program as an alternative to the traditional semester credit system (SKS). This initiative aims to raise environmental awareness among young people while addressing waste challenges in West Java. Students will actively participate in waste collection, sorting, and management activities across various locations. The program demonstrates the local government’s commitment to integrating environmental education with concrete waste management action. ───────────── Baca selengkapnya di: ANTARA News Jawa Barat →
Persoalan Lahan Selesai, Pramono Ungkap PSEL Bantargebang Segera Dibangun
[National] · Policy Ringkasan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menyelesaikan persoalan lahan untuk pembangunan Pusat Sampah Energi Lanjutan (PSEL) Bantargebang. Gubernur Pramono Anung mengumumkan bahwa proyek strategis ini akan segera dimulai setelah pengurusan lahan diselesaikan. PSEL Bantargebang diharapkan menjadi solusi pengelolaan sampah modern yang mengubah limbah menjadi energi terbarukan. Pembangunan fasilitas ini merupakan komitmen DKI Jakarta dalam mengatasi krisis sampah dan transisi energi berkelanjutan. Summary The Jakarta Provincial Government has resolved land acquisition issues for the construction of the Bantargebang Advanced Waste-to-Energy Center (PSEL). Governor Pramono Anung announced that this strategic project will commence immediately following the completion of land administration procedures. The PSEL Bantargebang is expected to serve as a modern waste management solution that converts municipal waste into renewable energy. This facility development represents Jakarta’s commitment to addressing waste crisis and accelerating sustainable energy transition. ───────────── Baca selengkapnya di: detikNews →
Fort Worth residents to see fee increases under new budget | Keller – Roanoke – Northeast Fort Worth
[International] · Policy Ringkasan Pemerintah Fort Worth mengumumkan kenaikan biaya untuk warga di bawah anggaran baru yang mencakup wilayah Keller, Roanoke, dan Northeast Fort Worth. Peningkatan tarif ini merupakan bagian dari rencana keuangan pemerintah untuk mendukung layanan publik dan infrastruktur lokal. Warga di ketiga wilayah tersebut dapat mengharapkan perubahan dalam struktur pembayaran untuk berbagai layanan kota mulai berlaku sesuai tahun fiskal baru. Hal ini memerlukan perhatian khusus dari komunitas untuk memahami dampak finansial terhadap anggaran rumah tangga mereka. Summary Fort Worth residents across Keller, Roanoke, and Northeast Fort Worth will experience fee increases under the city’s new budget plan. These increases are designed to support essential public services and local infrastructure development for the community. The new fee structure will take effect according to the fiscal year schedule and will impact various city service charges for residents. Community members are encouraged to review the changes to understand the financial implications for their household budgets. ───────────── Baca selengkapnya di: Community Impact Newspaper →
2027 recycling and waste management conferences
[International] · Technology Ringkasan Konferensi daur ulang dan manajemen limbah tahun 2027 akan menjadi platform penting bagi para pemangku kepentingan industri untuk berbagi inovasi, kebijakan, dan praktik terbaik. Acara-acara ini diharapkan menghadirkan pembahasan mendalam tentang tantangan pengelolaan limbah global dan solusi berkelanjutan yang emerging. Peserta dari berbagai sektor, termasuk pemerintah, industri swasta, dan organisasi lingkungan, akan berkolaborasi untuk mempercepat transisi ekonomi sirkular. Platform tersebut juga akan menjadi kesempatan berharga untuk membangun jaringan dan mengidentifikasi peluang investasi di sektor daur ulang. Summary The 2027 recycling and waste management conferences will serve as a crucial platform for industry stakeholders to share innovations, policies, and best practices in sustainable waste solutions. These events are expected to feature in-depth discussions on global waste management challenges and emerging circular economy strategies. Participants from government, private industry, and environmental organizations will collaborate to accelerate the transition toward more sustainable waste management systems. The conferences will also provide valuable networking opportunities and identify investment prospects within the recycling and waste management sectors. ───────────── Baca selengkapnya di: Waste Dive →
Sambut MotoGP Mandalika 2026, BRI Peduli Latih 500 Relawan Sampah
[National] · Policy Ringkasan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui program BRI Peduli melaksanakan pelatihan kepada 500 relawan pengelolaan sampah sebagai persiapan penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026. Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan kapasitas masyarakat lokal dalam mengelola limbah secara berkelanjutan di kawasan Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat. Inisiatif tersebut merupakan komitmen BRI dalam mendukung praktik ekonomi sirkular dan pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab. Dengan melibatkan komunitas lokal, BRI Peduli berkontribusi pada keberlanjutan infrastruktur dan reputasi positif penyelenggaraan event internasional berskala besar. Summary PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk through its BRI Peduli program has conducted training for 500 waste management volunteers in preparation for the 2026 MotoGP Mandalika event. The initiative aims to enhance local community awareness and capacity in sustainable waste management within the Mandalika Circuit area in West Nusa Tenggara. This effort represents BRI’s commitment to supporting circular economy practices and responsible environmental stewardship. By engaging local communities, BRI Peduli contributes to infrastructure sustainability and positive reputation-building for the large-scale international event. ───────────── Baca selengkapnya di: CNN Indonesia →
The Ciliwung River Waste Filter Model Will Be Implemented in 11 Rivers in Jakarta
[National] · Environment & Impact Ringkasan Model filter sampah di Sungai Ciliwung akan diterapkan di 11 sungai lainnya di Jakarta sebagai bagian dari upaya penanggulangan sampah yang komprehensif. Implementasi teknologi ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengurangan sampah plastik dan limbah lainnya yang masuk ke aliran sungai. Rencana ekspansi ini menunjukkan komitmen pemerintah Jakarta dalam mengelola kualitas air dan lingkungan sungai secara berkelanjutan. Dengan memperluas jangkauan model yang terbukti berhasil, Jakarta berharap dapat mencapai standar kebersihan sungai yang lebih baik. Summary The waste filter model implemented in Ciliwung River will be expanded to 11 other rivers across Jakarta as part of a comprehensive waste management initiative. This technology is expected to significantly improve the reduction of plastic waste and other debris entering river systems. The expansion plan demonstrates Jakarta’s commitment to achieving sustainable river management and improved water quality. By scaling up this proven model, Jakarta aims to enhance river cleanliness standards and environmental conditions across the city. ───────────── Baca selengkapnya di: Kompas.id →
Kota Palu terima bantuan program pengelolaan sampah Rp107 miliar
[National] · Policy Ringkasan Kota Palu menerima bantuan program pengelolaan sampah senilai Rp107 miliar untuk meningkatkan sistem penanganan limbah perkotaan. Dukungan finansial ini dirancang untuk memperkuat infrastruktur dan kapasitas pengelolaan sampah di kota tersebut. Program ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk mengatasi tantangan pengelolaan limbah dan mempromosikan praktik waste management yang lebih baik. Investasi tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan dan kualitas hidup masyarakat Palu. Summary Palu City has received waste management program assistance valued at Rp107 billion to enhance its municipal waste handling system. This financial support is designed to strengthen infrastructure and increase waste management capacity in the city. The program is part of a sustained effort to address urban waste challenges and promote improved waste management practices. The investment is expected to create positive impacts on environmental quality and the quality of life for Palu residents. ───────────── Baca selengkapnya di: ANTARA News Sulteng →
The World’s Plastic Pollution Crisis Explained
[International] · Environment & Impact Ringkasan Krisis polusi plastik global telah menjadi tantangan lingkungan terkritis yang mempengaruhi ekosistem laut, darat, dan udara di seluruh dunia. Produksi plastik yang terus meningkat dan rendahnya tingkat daur ulang menyebabkan akumulasi sampah plastik yang masif di lautan, tanah, dan organisme hidup. Permasalahan ini memerlukan solusi komprehensif yang mencakup pengurangan konsumsi, inovasi teknologi, dan kebijakan regulasi yang ketat dari pemerintah dan industri. Transformasi menuju ekonomi sirkular dan gaya hidup berkelanjutan menjadi kunci untuk mengatasi krisis polusi plastik ini. Summary The global plastic pollution crisis has become one of the most critical environmental challenges, affecting marine, terrestrial, and atmospheric ecosystems worldwide. Continuously increasing plastic production and low recycling rates have resulted in massive accumulation of plastic waste in oceans, soil, and living organisms. This problem requires comprehensive solutions encompassing consumption reduction, technological innovation, and stringent regulatory policies from governments and industries. A transition toward a circular economy and sustainable lifestyle practices is essential to address this pressing plastic pollution crisis. ───────────── Baca selengkapnya di: National Geographic Society →