Pramono Buka Suara soal Viral Gunungan Sampah di Koja Jakut

[National] · Other Ringkasan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan respons terhadap viral-nya foto gunungan sampah yang terjadi di kawasan Koja, Jakarta Utara. Gunungan sampah tersebut menjadi perhatian publik melalui media sosial dan menimbulkan kekhawatiran masyarakat tentang pengelolaan limbah di Jakarta. Pramono mengakui situasi tersebut dan berkomitmen untuk segera mengatasi permasalahan penumpukan sampah di lokasi tersebut. Respons pemerintah Jakarta ini merupakan bagian dari upaya peningkatan sistem pengelolaan sampah di ibu kota. Summary Jakarta Governor Pramono Anung has responded to the viral images of a massive garbage pile discovered in the Koja area of North Jakarta. The mountain of waste gained widespread public attention through social media, raising community concerns about waste management practices in Jakarta. Pramono acknowledged the situation and committed to immediately addressing the garbage accumulation problem at the site. The Jakarta administration’s response reflects efforts to improve the city’s waste management system. ───────────── Baca selengkapnya di: detikNews →

Pengelolaan sampah di Makassar mulai dipilah

[National] · Other Ringkasan Pemerintah Kota Makassar telah memulai implementasi sistem pengelolaan sampah terpilah untuk meningkatkan efisiensi penanganan limbah. Program ini melibatkan pemisahan sampah organik dan anorganik sejak dari sumber, baik di tingkat rumah tangga maupun institusi publik. Langkah strategis ini bertujuan mengurangi volume sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir (TPA) sekaligus meningkatkan potensi daur ulang. Dengan penerapan sistem pilah sampah, Makassar diharapkan dapat mencapai target pengurangan sampah dan keberlanjutan lingkungan yang lebih baik. Summary Makassar City Government has begun implementing a waste sorting management system to enhance waste handling efficiency. This program involves the separation of organic and inorganic waste at the source, from households to public institutions. This strategic initiative aims to reduce the volume of waste sent to landfills while increasing recycling potential. Through the implementation of waste sorting systems, Makassar is expected to achieve waste reduction targets and achieve better environmental sustainability. ───────────── Baca selengkapnya di: ANTARA News Makassar →

Soy sauce refills and reused jars: can Philippines’ tingi culture hold back deluge of plastic waste?

[International] · Environment & Impact Ringkasan Artikel ini mengeksplorasi bagaimana budaya “tingi” (membeli dalam jumlah kecil) di Filipina dapat menjadi solusi untuk mengurangi sampah plastik. Praktik tradisional membeli kecil-kecilan dengan mengisi ulang botol kecap dan menggunakan wadah yang dapat digunakan kembali menunjukkan potensi untuk mengatasi krisis limbah plastik. Budaya ini mencerminkan pendekatan ekonomi sirkular yang sejalan dengan prinsip keberlanjutan lingkungan. Penelitian ini menunjukkan bagaimana praktik lokal yang sudah ada dapat dimanfaatkan untuk menciptakan sistem yang lebih ramah lingkungan. Summary This article examines how the Philippines’ “tingi” culture (buying in small quantities) can serve as a solution to reduce plastic waste. Traditional practices of purchasing small amounts through soy sauce refills and reusable jar systems demonstrate significant potential in addressing the nation’s plastic waste crisis. This cultural approach reflects a circular economy model that aligns with environmental sustainability principles. The research highlights how existing local practices can be leveraged to create more eco-friendly consumption systems. ───────────── Baca selengkapnya di: The Guardian →

City of Coconut Creek Launches Florida’s First Fully Electric Residential Recycling and Waste Collection Fleet

[International] · Technology Ringkasan Kota Coconut Creek di Florida telah meluncurkan armada pengumpulan sampah dan daur ulang residensial bertenaga listrik sepenuhnya yang pertama di negara bagian tersebut. Inisiatif ini merupakan langkah signifikan dalam mengurangi emisi karbon dan meningkatkan keberlanjutan layanan pengelolaan limbah perkotaan. Teknologi kendaraan listrik dalam operasi pengumpulan sampah diharapkan dapat menurunkan polusi udara dan biaya operasional jangka panjang. Keputusan Coconut Creek menjadi model inovatif bagi kota-kota lain dalam mengadopsi solusi ramah lingkungan untuk manajemen limbah. Summary Coconut Creek, a city in Florida, has launched the state’s first fully electric residential recycling and waste collection fleet. This initiative represents a significant step toward reducing carbon emissions and enhancing the sustainability of urban waste management services. The deployment of electric vehicles in waste collection operations is expected to decrease air pollution and lower long-term operational costs. Coconut Creek’s decision serves as an innovative model for other municipalities seeking to adopt environmentally friendly waste management solutions. ───────────── Baca selengkapnya di: Yahoo Finance Singapore →

Lingkungan: Longsor sampah di TPST ‘terbesar di Asia Tenggara’ Bantargebang tewaskan tujuh orang – ‘Cerminan sistem pengelolaan sampah yang amburadul’

[International] · Policy Ringkasan Sebuah longsor sampah terjadi di Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Bantargebang, yang merupakan fasilitas pembuangan sampah terbesar di Asia Tenggara, mengakibatkan tujuh orang meninggal dunia. Insiden ini mencerminkan ketidakefektifan sistem pengelolaan sampah yang masih amburadul dan memerlukan reformasi mendesak. Tragedi tersebut menyoroti risiko keselamatan yang dihadapi pekerja dan komunitas sekitar di tengah kapasitas fasilitas yang terlampaui. Peristiwa ini menjadi panggilan penting bagi pemerintah untuk meningkatkan standar operasional dan infrastruktur pengelolaan limbah di Indonesia. Summary A waste landslide at Bantargebang Final Waste Processing Facility, Southeast Asia’s largest landfill, resulted in seven fatalities, highlighting critical safety concerns. The incident reflects the severe inadequacies within Indonesia’s waste management system and underscores the urgent need for comprehensive reform. The tragedy emphasizes the occupational hazards faced by workers and the risks posed to surrounding communities as the facility continues to operate beyond its intended capacity. This disaster serves as a critical reminder for authorities to strengthen operational standards and upgrade waste management infrastructure across the country. ───────────── Baca selengkapnya di: BBC →

Sampah Kota Belum Diolah Optimal, ESDM Dorong Sulap Jadi Listrik

[National] · Technology Ringkasan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mendorong optimalisasi pengelolaan sampah perkotaan melalui konversi menjadi energi listrik. Sampah kota yang belum dimanfaatkan secara optimal merupakan peluang besar untuk menghasilkan energi terbarukan dan mengurangi beban tempat pembuangan akhir (TPA). Inisiatif ini sejalan dengan komitmen Indonesia untuk meningkatkan kapasitas energi bersih sambil mengatasi permasalahan sampah di perkotaan. Teknologi waste-to-energy menjadi solusi strategis untuk menciptakan ekonomi sirkular dan mendukung transisi energi berkelanjutan. Summary The Ministry of Energy and Mineral Resources (ESDM) is promoting the optimization of urban waste management through conversion into electrical energy. Unoptimized municipal waste presents a significant opportunity to generate renewable energy and reduce the burden on final disposal sites (TPA). This initiative aligns with Indonesia’s commitment to increasing clean energy capacity while addressing urban waste challenges. Waste-to-energy technology serves as a strategic solution for creating a circular economy and supporting sustainable energy transition. ───────────── Baca selengkapnya di: CNN Indonesia →

Eri Cahyadi Hentikan Pemilahan Sampah Ilegal di Keputih Surabaya

[National] · Other Ringkasan Walikota Surabaya Eri Cahyadi telah mengambil tindakan tegas untuk menghentikan praktik pemilahan sampah ilegal yang terjadi di Kelurahan Keputih. Operasi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah kota untuk menormalkan pengelolaan sampah dan mencegah aktivitas informal yang tidak terkontrol. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan sanitasi lingkungan sekaligus mendorong sistem pengelolaan sampah yang lebih teratur dan berkelanjutan. Tindakan Walikota Cahyadi mencerminkan komitmen Surabaya dalam menjaga kebersihan kota dan menegakkan regulasi pengelolaan sampah yang berlaku. Summary Surabaya Mayor Eri Cahyadi has taken decisive action to stop illegal waste sorting practices in Keputih District. This operation is part of the municipal government’s efforts to normalize waste management and prevent uncontrolled informal activities. The measure is expected to improve environmental sanitation while promoting a more orderly and sustainable waste management system. Mayor Cahyadi’s action reflects Surabaya’s commitment to maintaining city cleanliness and enforcing applicable waste management regulations. ───────────── Baca selengkapnya di: Kompas.com →

Jurus Surabaya Kurangi Sampah & Tekan Biaya TPA Lewat Program Pisang Danor

[National] · Education & Community Ringkasan Surabaya mengimplementasikan Program Pisang Danor sebagai strategi inovatif untuk mengurangi volume sampah dan menekan biaya operasional Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). Program ini melibatkan pengolahan sampah organik menjadi produk bernilai tambah, khususnya melalui pemanfaatan limbah pertanian. Dengan pendekatan ini, kota mampu menurunkan beban sampah yang masuk ke TPA sekaligus menciptakan efisiensi biaya pengelolaan sampah. Inisiatif Surabaya menunjukkan komitmen nyata dalam menerapkan ekonomi sirkular dan pengelolaan sampah berkelanjutan. Summary Surabaya has implemented the Pisang Danor Program as an innovative strategy to reduce waste volume and decrease operational costs at the Final Waste Processing Site (TPA). The program involves processing organic waste into value-added products, particularly through the utilization of agricultural residues. Through this approach, the city successfully reduces the burden of waste entering the TPA while achieving cost efficiency in waste management operations. Surabaya’s initiative demonstrates a concrete commitment to implementing circular economy principles and sustainable waste management practices. ───────────── Baca selengkapnya di: detikNews →

WM revisits Pennsylvania plans; Latest on Casella-operated Maine landfill

[International] · Technology Ringkasan Waste Management (WM) meninjau kembali rencana operasionalnya di Pennsylvania, menunjukkan adaptasi strategis terhadap kondisi pasar regional. Sementara itu, terdapat perkembangan terbaru terkait tempat pembuangan akhir (TPA) yang dioperasikan oleh Casella di Maine. Kedua peristiwa ini mencerminkan dinamika industri pengelolaan limbah di wilayah Amerika Serikat dan pentingnya fleksibilitas dalam perencanaan infrastruktur limbah jangka panjang. Summary Waste Management (WM) is revisiting its operational plans in Pennsylvania, demonstrating strategic adaptation to regional market conditions. Meanwhile, there are latest developments regarding the landfill operated by Casella in Maine. These two events reflect the dynamics of the waste management industry in the United States and the importance of flexibility in long-term waste infrastructure planning. ───────────── Baca selengkapnya di: Waste Dive →

Warning Signs Are Flashing at America’s Overheating Landfills

[International] · Technology Ringkasan Tempat pembuangan akhir (TPA) di Amerika Serikat menunjukkan tanda-tanda peringatan serius karena mengalami overheating yang mengkhawatirkan. Fenomena ini disebabkan oleh penumpukan sampah yang berlebihan dan proses dekomposisi yang menghasilkan panas tinggi, yang dapat memicu kebakaran spontan dan emisi gas berbahaya. Masalah ini mencerminkan ketidakmampuan sistem pengelolaan sampah konvensional untuk menangani volume limbah yang terus meningkat. Situasi ini menekankan perlunya solusi inovatif seperti program pengurangan sampah, daur ulang yang lebih efektif, dan teknologi pengolahan limbah berkelanjutan. Summary America’s landfills are exhibiting serious warning signs due to overheating conditions that pose significant environmental and safety risks. The issue stems from excessive waste accumulation and decomposition processes that generate high temperatures, potentially triggering spontaneous fires and hazardous gas emissions. This problem reflects the inadequacy of conventional waste management systems to handle the continuously growing volume of waste. The situation underscores the urgent need for innovative solutions including waste reduction programs, more effective recycling initiatives, and sustainable waste treatment technologies. ───────────── Baca selengkapnya di: Bloomberg →