Waste, women & environmental justice: Interview with Nubian activist Malasen Hamida – news
[International] · Environment & Impact Ringkasan Artikel ini menghadirkan wawancara dengan aktivis Nubia Malasen Hamida yang membahas isu sampah, kesetaraan gender, dan keadilan lingkungan. Hamida berbagi perspektifnya tentang bagaimana komunitas perempuan di wilayahnya dipengaruhi oleh krisis sampah dan degradasi lingkungan. Wawancara ini menyoroti pentingnya melibatkan perempuan dalam pengambilan keputusan pengelolaan sampah untuk mencapai solusi yang berkelanjutan dan adil. Diskusi tersebut menunjukkan hubungan erat antara isu lingkungan, gender, dan kesejahteraan masyarakat lokal. Summary This article features an interview with Nubian activist Malasen Hamida discussing waste management, gender equality, and environmental justice. Hamida shares her perspective on how women’s communities in her region are affected by waste crises and environmental degradation. The interview emphasizes the importance of including women in waste management decision-making processes to achieve sustainable and equitable solutions. The discussion highlights the interconnection between environmental issues, gender concerns, and the well-being of local communities. ───────────── Baca selengkapnya di: news – Mongabay →
Lingkungan: Longsor sampah di TPST ‘terbesar di Asia Tenggara’ Bantargebang tewaskan tujuh orang – ‘Cerminan sistem pengelolaan sampah yang amburadul’
[International] · Policy Ringkasan Longsor sampah di Tempat Pemrosesan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, yang merupakan fasilitas pengelolaan sampah terbesar di Asia Tenggara, telah menewaskan tujuh orang. Insiden ini mencerminkan kelemahan serius dalam sistem pengelolaan sampah nasional yang masih belum terstruktur dengan baik. Tragedi tersebut menyoroti urgensi peningkatan standar operasional dan infrastruktur di fasilitas pemrosesan sampah utama Indonesia. Peristiwa ini menjadi peringatan penting bagi pemerintah untuk segera melakukan reformasi komprehensif dalam pengelolaan limbah padat. Summary A waste landslide at Bantargebang’s Integrated Waste Processing Facility (TPST), Southeast Asia’s largest waste management facility, has claimed seven lives. The incident underscores critical deficiencies in Indonesia’s waste management system, which remains poorly coordinated and inadequately structured. This tragedy highlights the urgent need to improve operational standards and infrastructure at the country’s primary waste processing facilities. The event serves as a critical reminder for the government to implement comprehensive reforms in solid waste management practices. ───────────── Baca selengkapnya di: BBC →
Tumpukan Sampah di Rusun Waduk Pluit Ditargetkan Selesai Diangkut 7-10 Hari
[National] · Other Ringkasan Penumpukan sampah di Rusun Waduk Pluit menjadi perhatian serius dan ditargetkan selesai diangkut dalam waktu 7-10 hari ke depan. Pihak terkait telah menetapkan jadwal evakuasi sampah untuk mengatasi masalah sanitasi dan kesehatan lingkungan di kawasan perumahan tersebut. Langkah ini merupakan upaya responsif dalam pengelolaan sampah dan peningkatan kualitas hidup penghuni rusun. Tim pengelola berkomitmen untuk menyelesaikan operasi pengangkutan sampah sesuai dengan target waktu yang telah ditetapkan. Summary The accumulation of waste at Rusun Waduk Pluit has become a serious concern, with authorities targeting completion of waste removal operations within 7-10 days. Relevant parties have established an evacuation schedule to address sanitation and environmental health issues in the residential complex. This initiative demonstrates responsive waste management and commitment to improving the living conditions of the residents. The management team is dedicated to completing the waste removal operation in accordance with the established timeline. ───────────── Baca selengkapnya di: Kompas.com →
Bakom: Penampungan Sampah Akan Lumpuh 2028 Jika Tak Dikelola
[National] · Other Ringkasan Badan Komunikasi Pengelolaan Sampah (Bakom) memperingatkan bahwa fasilitas penampungan sampah nasional akan mengalami kelumpuhan pada tahun 2028 apabila tidak dilakukan pengelolaan yang tepat. Pernyataan ini menekankan urgensi penerapan strategi pengelolaan sampah yang komprehensif dan berkelanjutan di seluruh Indonesia. Pemerintah dan stakeholder terkait perlu mengambil tindakan preventif sejak dini untuk mencegah krisis infrastruktur sampah yang akan berdampak pada kesehatan lingkungan dan masyarakat. Solusi meliputi peningkatan kapasitas fasilitas, pengurangan sampah di sumber, dan optimalisasi daur ulang. Summary The Waste Management Communication Board (Bakom) warns that the nation’s waste disposal facilities will become inoperative by 2028 without proper management intervention. This statement underscores the urgent need for comprehensive and sustainable waste management strategies across Indonesia. Government and relevant stakeholders must take preventive action immediately to avert a waste infrastructure crisis that would significantly impact environmental and public health. Solutions include expanding facility capacity, reducing waste at source, and optimizing recycling processes. ───────────── Baca selengkapnya di: Tempo.co →
PLN UIP KLT Dorong Ketahanan Pangan Keluarga Melalui Pengelolaan Sampah
[National] · Other Ringkasan PLN UIP KLT mengambil inisiatif strategis untuk meningkatkan ketahanan pangan keluarga melalui program pengelolaan sampah yang inovatif. Program ini menggabungkan upaya pengurangan limbah dengan pemberdayaan masyarakat lokal untuk mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya organik. Dengan pendekatan terintegrasi, PLN UIP KLT menciptakan nilai tambah ekonomi sekaligus mengurangi dampak lingkungan negatif. Inisiatif ini menunjukkan komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan dan kesejahteraan komunitas sekitar. Summary PLN UIP KLT has launched a strategic initiative to enhance household food security through an innovative waste management program. The program integrates waste reduction efforts with community empowerment to optimize the utilization of organic resources. By adopting an integrated approach, PLN UIP KLT creates added economic value while simultaneously reducing negative environmental impacts. This initiative demonstrates the company’s commitment to sustainability and the well-being of surrounding communities. ───────────── Baca selengkapnya di: ANTARA News Kaltara →
Packaging innovation must move upstream
[International] · Technology Ringkasan Inovasi dalam kemasan harus dimulai dari hulu atau tahap desain awal, bukan hanya fokus pada solusi daur ulang di hilir. Pendekatan upstream memungkinkan perusahaan untuk mengurangi penggunaan material, memilih bahan yang lebih berkelanjutan, dan merancang kemasan yang dapat didaur ulang sejak awal proses. Dengan menggeser paradigma ini, industri dapat secara signifikan mengurangi limbah kemasan dan dampak lingkungan secara keseluruhan. Strategi proaktif ini lebih efektif daripada mengandalkan solusi reaktif setelah kemasan sudah diproduksi dan digunakan. Summary Packaging innovation must begin at the upstream stage during the design phase, rather than focusing solely on end-of-life recycling solutions. An upstream approach enables companies to reduce material consumption, select more sustainable materials, and design recyclable packaging from the outset of production. By shifting this paradigm, the industry can substantially decrease packaging waste and minimize overall environmental impact. This proactive strategy proves more effective than relying on reactive solutions after packaging has been manufactured and consumed. ───────────── Baca selengkapnya di: Sustainable Packaging News →
E360s enters US market with acquisition of Marcotte Disposal
[International] · Other Ringkasan E360s, perusahaan manajemen limbah terkemuka, telah memasuki pasar Amerika Serikat melalui akuisisi Marcotte Disposal. Langkah strategis ini memungkinkan E360s untuk memperluas jangkauan operasional dan layanan pengelolaan limbah di wilayah baru. Dengan integrasi Marcotte Disposal, E360s dapat meningkatkan kapasitas dan infrastruktur penanganan limbah sambil memperkuat posisinya sebagai pemain utama dalam industri keberlanjutan limbah. Akuisisi ini mencerminkan komitmen E360s untuk pertumbuhan berkelanjutan dan inovasi dalam solusi pengelolaan limbah. Summary E360s, a leading waste management company, has entered the US market through the acquisition of Marcotte Disposal. This strategic move enables E360s to expand its operational reach and waste management services across new geographic territories. By integrating Marcotte Disposal, E360s strengthens its infrastructure capacity and reinforces its position as a major player in the waste sustainability industry. The acquisition demonstrates E360s’s commitment to sustainable growth and innovation in waste management solutions. ───────────── Baca selengkapnya di: Waste Dive →
Lingkungan: Longsor sampah di TPST ‘terbesar di Asia Tenggara’ Bantargebang tewaskan tujuh orang – ‘Cerminan sistem pengelolaan sampah yang amburadul’
[International] · Policy Ringkasan Longsor sampah yang terjadi di Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPST) Bantargebang, yang merupakan fasilitas terbesar di Asia Tenggara, telah menewaskan tujuh orang. Insiden ini mencerminkan kelemahan serius dalam sistem pengelolaan sampah nasional yang masih chaotis dan tidak terkelola dengan baik. Tragedi ini menyoroti urgensi reformasi menyeluruh dalam infrastruktur pengelolaan limbah Indonesia untuk mencegah bencana serupa di masa depan. Summary A waste landslide at the Bantargebang Final Waste Processing Site (TPST), Southeast Asia’s largest waste facility, has claimed seven lives. The incident highlights critical failures in Indonesia’s waste management system, which continues to operate in a disorganized and poorly controlled manner. This tragedy underscores the urgent need for comprehensive reforms in the nation’s waste management infrastructure to prevent future disasters. ───────────── Baca selengkapnya di: BBC →
PSEL Denpasar Mulai Dibangun, 1.400 Ton Sampah/Hari Bakal Jadi Listrik
[National] · Policy Ringkasan Pembangunan Pusat Pengolahan Sampah Energi Listrik (PSEL) Denpasar telah dimulai dengan target mengolah 1.400 ton sampah per hari. Fasilitas ini akan mengkonversi limbah padat menjadi energi listrik melalui teknologi waste-to-energy yang ramah lingkungan. Proyek strategis ini diharapkan dapat mengatasi permasalahan pengelolaan sampah di Denpasar sekaligus menghasilkan energi terbarukan untuk memenuhi kebutuhan listrik lokal. PSEL Denpasar merupakan komitmen nyata dalam mewujudkan ekonomi sirkular dan pembangunan berkelanjutan di Bali. Summary Construction of the Denpasar Electric Power Waste Processing Center (PSEL) has begun with a target to process 1,400 tons of waste per day. The facility will convert solid waste into electrical energy using environmentally friendly waste-to-energy technology. This strategic project is expected to address Denpasar’s solid waste management challenges while generating renewable energy to meet local electricity needs. PSEL Denpasar represents a concrete commitment to achieving a circular economy and sustainable development in Bali. ───────────── Baca selengkapnya di: detikFinance →
Pemerintah Targetkan Masalah Gunungan Sampah Beres 2028
[National] · Policy Ringkasan Pemerintah telah menetapkan target ambisius untuk menyelesaikan permasalahan gunungan sampah di seluruh Indonesia pada tahun 2028. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya komprehensif untuk mengelola limbah yang terakumulasi dan meningkatkan infrastruktur pengolahan sampah nasional. Strategi pemerintah melibatkan kolaborasi dengan berbagai stakeholder, termasuk pemerintah daerah, sektor swasta, dan masyarakat. Pencapaian target ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas lingkungan dan kesehatan publik secara signifikan. Summary The Indonesian government has set an ambitious target to resolve the accumulated waste problem across the country by 2028. This initiative is part of a comprehensive effort to manage landfill waste and enhance national waste management infrastructure. The government’s strategy involves collaboration among various stakeholders, including local authorities, the private sector, and communities. Achieving this target is expected to significantly improve environmental quality and public health. ───────────── Baca selengkapnya di: Liputan6.com →