Jadi Operator Penghasil eWaste Besar, XLSmart Kelola Sampah Internal

[National] · Other Ringkasan PT XL Axiata melalui anak perusahaan XLSmart menjadi salah satu operator telekomunikasi terbesar penghasil limbah elektronik (e-waste) di Indonesia. Untuk mengelola dampak lingkungan, XLSmart telah mengimplementasikan sistem manajemen sampah internal yang komprehensif. Program ini mencakup pemilahan, pengurangan, dan daur ulang limbah elektronik dari operasional perusahaan. Komitmen XLSmart dalam pengelolaan e-waste internal menunjukkan tanggung jawab korporat terhadap keberlanjutan lingkungan. Summary PT XL Axiata, through its subsidiary XLSmart, has become one of Indonesia’s largest telecommunications operators generating electronic waste (e-waste). To mitigate environmental impacts, XLSmart has implemented a comprehensive internal waste management system. The program encompasses segregation, reduction, and recycling of electronic waste generated from company operations. XLSmart’s commitment to internal e-waste management demonstrates corporate responsibility toward environmental sustainability. ───────────── Baca selengkapnya di: detikInet →

ITB Kelola Sampah Elektronik, Pengguna Bisa Dapat Bonus Kuota Internet

[National] · Other Ringkasan Institut Teknologi Bandung (ITB) menjalankan program pengelolaan sampah elektronik yang inovatif dengan memberikan insentif berupa bonus kuota internet kepada pengguna yang berpartisipasi. Program ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya daur ulang perangkat elektronik bekas sambil memberikan manfaat langsung kepada peserta. Melalui inisiatif ini, ITB berupaya mengatasi permasalahan limbah elektronik yang terus meningkat di Indonesia. Skema reward berbasis kuota internet diharapkan dapat mendorong partisipasi lebih besar dari masyarakat dalam upaya pengelolaan sampah elektronik secara berkelanjutan. Summary Bandung Institute of Technology (ITB) has launched an innovative electronic waste management program that offers internet quota bonuses as incentives for participating users. The initiative aims to raise public awareness about the importance of recycling discarded electronic devices while providing direct benefits to participants. Through this program, ITB seeks to address the growing problem of electronic waste in Indonesia. The internet quota-based reward system is expected to encourage broader community participation in sustainable electronic waste management efforts. ───────────── Baca selengkapnya di: republika.co.id →

Republika Gandeng Waste4Change Kelola Timbulan Sampah ESG Now Movement

[National] · Other Ringkasan Republika berkolaborasi dengan Waste4Change untuk mengelola timbulan sampah dalam inisiatif ESG Now Movement. Program ini merupakan komitmen media massa dalam mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam operasional dan konten editorial mereka. Melalui kerjasama ini, Republika dan Waste4Change bertujuan mendemonstrasikan praktik pengelolaan limbah yang berkelanjutan dan meningkatkan kesadaran publik tentang tanggung jawab lingkungan. Kolaborasi strategis ini mencerminkan dedikasi kedua institusi dalam mewujudkan ekonomi sirkular dan gaya hidup ramah lingkungan. Summary Republika has partnered with Waste4Change to manage waste generation under the ESG Now Movement initiative. This program represents a media commitment to integrating Environmental, Social, and Governance (ESG) principles into their operational and editorial practices. Through this collaboration, Republika and Waste4Change aim to demonstrate sustainable waste management practices and enhance public awareness regarding environmental responsibility. This strategic partnership reflects both institutions’ dedication to promoting a circular economy and fostering an environmentally conscious lifestyle. ───────────── Baca selengkapnya di: republika.co.id →

KKN UAD Kenalkan Ember Tumpuk untuk Olah Sampah Dapur

[National] · Other Ringkasan Mahasiswa KKN Universitas Ahmad Dahlan memperkenalkan inovasi pengelolaan sampah dapur melalui program “Ember Tumpuk” kepada masyarakat lokal. Teknologi sederhana ini dirancang untuk memisahkan dan mengolah sampah organik dari dapur secara lebih efisien dan ramah lingkungan. Inisiatif ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengurangan sampah dan pengelolaan limbah domestik yang berkelanjutan. Program KKN ini merupakan kontribusi nyata dalam upaya mewujudkan komunitas yang lebih peduli terhadap lingkungan. Summary UAD’s Community Service Program (KKN) students introduced the “Stacked Bucket” innovation as a practical solution for managing kitchen waste in the community. This simple yet effective technology is designed to separate and process organic waste from kitchens more efficiently and sustainably. The initiative aims to raise public awareness about waste reduction and responsible household waste management practices. This KKN program represents a concrete contribution toward building environmentally conscious communities. ───────────── Baca selengkapnya di: Kompasiana.com →

DLH Kota Balikpapan perkuat strategi pengelolaan sampah

[National] · Other Ringkasan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan memperkuat strategi pengelolaan sampah untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi sistem penanganan limbah. Langkah ini dilakukan dengan mengoptimalkan infrastruktur pengolahan sampah, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, dan menjalin kolaborasi dengan berbagai stakeholder. Strategi yang diperkuat mencakup peningkatan sosialisasi kepada masyarakat tentang pemilahan sampah dan pentingnya gaya hidup ramah lingkungan. Upaya tersebut diharapkan dapat mengurangi volume sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir dan mendukung pencapaian target pengelolaan sampah berkelanjutan. Summary The Environmental Service Agency (DLH) of Balikpapan City is strengthening its waste management strategy to enhance the effectiveness and efficiency of its waste handling system. This initiative involves optimizing waste processing infrastructure, improving human resource capacity, and fostering collaboration with various stakeholders. The strengthened strategy includes enhanced public awareness campaigns on waste segregation and the importance of environmentally friendly lifestyles. These efforts are expected to reduce the volume of waste sent to final disposal sites and support the achievement of sustainable waste management targets. ───────────── Baca selengkapnya di: ANTARA News →

Sampah Blok M Capai Ratusan Kg Sehari, MRT Siapkan Pengelolaan

[National] · Other Ringkasan Blok M menghasilkan sampah mencapai ratusan kilogram setiap harinya, mendorong MRT untuk mengambil langkah proaktif dalam pengelolaan limbah di kawasan tersebut. Tingginya volume sampah disebabkan oleh tingkat kunjungan masyarakat yang sangat tinggi ke area perdagangan dan hiburan populer ini. MRT telah menyiapkan strategi komprehensif meliputi peningkatan fasilitas pengumpulan sampah, optimalisasi jadwal pengangkutan, dan edukasi kebersihan kepada pengguna layanan. Inisiatif ini diharapkan dapat mengurangi dampak lingkungan dan menjaga kebersihan Blok M sebagai destinasi utama Jakarta. Summary Blok M generates hundreds of kilograms of waste daily, prompting MRT to implement proactive waste management strategies in this high-traffic commercial area. The substantial waste volume is attributed to the significant number of visitors frequenting this popular shopping and entertainment hub. MRT has prepared a comprehensive approach including enhanced waste collection facilities, optimized collection schedules, and public awareness campaigns on proper waste disposal practices. This initiative aims to minimize environmental impact and maintain cleanliness standards at Blok M as a major Jakarta destination. ───────────── Baca selengkapnya di: CNN Indonesia →

Target Pengelolaan Sampah 100% 2029, Kesiapan PSEL Jadi Sorotan

[National] · Other Ringkasan Pemerintah menargetkan pengelolaan sampah mencapai 100% pada tahun 2029, dengan fokus pada kesiapan Pusat Saniter Engineered Landfill (PSEL) sebagai infrastruktur kunci. Pencapaian target ini memerlukan peningkatan signifikan dalam kapasitas pengelolaan, teknologi, dan komitmen pemangku kepentingan di seluruh wilayah. Kesiapan PSEL menjadi indikator penting untuk mengukur progress dalam mencapai target ambisius tersebut. Implementasi strategi komprehensif dan kolaborasi lintas sektor diperlukan untuk memastikan keberhasilan pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Summary The government has set an ambitious target of achieving 100% waste management by 2029, with the readiness of Engineered Sanitary Landfill Centers (PSEL) serving as a focal point of evaluation. This goal requires substantial improvements in management capacity, technology infrastructure, and stakeholder commitment across all regions. The preparedness of PSEL facilities is considered a critical indicator in measuring progress toward this comprehensive waste management target. Success will depend on implementing integrated strategies and fostering cross-sector collaboration to ensure sustainable waste management outcomes. ───────────── Baca selengkapnya di: hijau.bisnis.com →

PSEL Semarang Raya Ditarget Rampung pada 2028 – Bisnis.com

[National] · Other Ringkasan Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL) Semarang Raya ditetapkan akan selesai pada tahun 2028. Fasilitas ini dirancang untuk mengolah limbah padat menjadi energi listrik, sejalan dengan komitmen Indonesia terhadap ekonomi sirkular dan pengurangan emisi. Pembangunan PSEL Semarang Raya merupakan bagian dari strategi pengelolaan sampah berkelanjutan di wilayah metropolitan Semarang. Proyek ini diharapkan dapat mengatasi tantangan pengelolaan limbah sekaligus berkontribusi pada transisi energi terbarukan. Summary The Semarang Raya Waste-to-Energy Power Plant (PSEL) project is targeted for completion in 2028. The facility is designed to convert solid waste into electrical energy, aligning with Indonesia’s commitment to circular economy and emission reduction. The development of PSEL Semarang Raya is part of a broader sustainable waste management strategy in the Semarang metropolitan area. This project is expected to address waste management challenges while contributing to renewable energy transition. ───────────── Baca selengkapnya di: Bisnis.com – Semarang →

Govt develops EV battery waste ecosystem to prepare for 2040 peak

[National] · Other Ringkasan Pemerintah Indonesia sedang mengembangkan ekosistem pengelolaan limbah baterai kendaraan listrik (EV) untuk mempersiapkan diri menghadapi puncak sampah baterai pada tahun 2040. Inisiatif ini mencakup pembangunan infrastruktur daur ulang, regulasi yang ketat, dan kemitraan dengan industri otomotif untuk menangani limbah baterai secara berkelanjutan. Strategi komprehensif ini bertujuan untuk mencegah dampak lingkungan negatif sekaligus menciptakan peluang ekonomi dari pemulihan material berharga dari baterai bekas. Persiapan matang sejak dini diharapkan dapat menjamin pengelolaan limbah EV battery yang efisien dan ramah lingkungan di masa depan. Summary The Indonesian government is developing a comprehensive EV battery waste ecosystem to prepare for the anticipated peak of battery waste in 2040. This initiative includes building recycling infrastructure, implementing strict regulations, and establishing partnerships with the automotive industry to sustainably manage battery waste. The strategic approach aims to prevent negative environmental impacts while creating economic opportunities from recovering valuable materials in used batteries. Early preparation is expected to ensure efficient and environmentally responsible management of EV battery waste in the coming decades. ───────────── Baca selengkapnya di: ANTARA News Mataram →

Menengok pengelolaan sampah mandiri MBR Bogor

[National] · Other Ringkasan Pengelolaan sampah mandiri yang diterapkan oleh Masyarakat Berkah Ramah (MBR) di Bogor menjadi model inovatif dalam menangani permasalahan limbah di tingkat komunitas. Melalui pendekatan partisipatif, MBR mengajak warga untuk terlibat aktif dalam pemilahan, pengolahan, dan daur ulang sampah secara mandiri. Sistem ini terbukti mengurangi volume sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir sekaligus menciptakan nilai ekonomi dari limbah yang dikelola. Inisiatif MBR menjadi inspirasi bagi komunitas lain dalam mewujudkan gaya hidup berkelanjutan dan pengelolaan sampah yang bertanggung jawab. Summary The independent waste management system implemented by Masyarakat Berkah Ramah (MBR) in Bogor presents an innovative model for addressing waste issues at the community level. Through a participatory approach, MBR actively engages residents in sorting, processing, and recycling waste independently. This system has proven effective in reducing waste volumes reaching landfills while generating economic value from managed waste materials. MBR’s initiative serves as an inspiration for other communities in promoting sustainable lifestyles and responsible waste management practices. ───────────── Baca selengkapnya di: ANTARA News Jambi →