Masuk daftar 100 perempuan inspiratif : Swietenia pungut sampah di arus kencang meski taruhannya ‘hidup atau mati’
[International] · Other Ringkasan Swietenia masuk dalam daftar 100 perempuan inspiratif karena dedikasinya mengumpulkan sampah di sungai dengan arus yang sangat kencang. Pekerjaan yang dilakukannya membawa risiko tinggi, bahkan mengancam keselamatannya sendiri. Komitmen Swietenia terhadap pengelolaan sampah dan perlindungan lingkungan menjadi inspirasi bagi banyak orang di Indonesia. Summary Swietenia has been recognized among 100 inspiring women for her remarkable dedication to collecting waste from fast-flowing rivers despite facing life-threatening risks. Her work demonstrates exceptional courage and commitment to environmental protection and waste management in challenging conditions. Swietenia’s efforts serve as an inspiration to many individuals across Indonesia who are committed to sustainable practices and environmental conservation. ───────────── Baca selengkapnya di: BBC →
6th Functional Fiber-Based Materials & Packaging
[International] · Other Ringkasan Konferensi ke-6 tentang Material dan Kemasan Berbasis Serat Fungsional membahas inovasi terkini dalam pengembangan kemasan berkelanjutan yang menggunakan bahan berserat. Acara ini menghadirkan penelitian dan teknologi terdepan untuk meningkatkan fungsionalitas kemasan sambil mengurangi dampak lingkungan. Peserta dari berbagai sektor industri berbagi praktik terbaik dalam aplikasi material berbasis serat untuk solusi kemasan yang lebih ramah lingkungan dan efisien. Summary The 6th conference on Functional Fiber-Based Materials & Packaging presents the latest innovations in sustainable packaging development utilizing fiber-based materials. The event showcases cutting-edge research and technologies designed to enhance packaging functionality while minimizing environmental impact. Industry participants share best practices in applying fiber-based materials for more eco-friendly and efficient packaging solutions across various sectors. ───────────── Baca selengkapnya di: Sustainable Packaging News →
Lingkungan: Longsor sampah di TPST ‘terbesar di Asia Tenggara’ Bantargebang tewaskan tujuh orang – ‘Cerminan sistem pengelolaan sampah yang amburadul’
[International] · Policy Ringkasan Longsor sampah di Tempat Pemrosesan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, yang merupakan fasilitas terbesar di Asia Tenggara, mengakibatkan tujuh orang meninggal dunia. Insiden ini mencerminkan kelemahan mendasar dalam sistem pengelolaan sampah nasional yang masih tidak terkelola dengan baik. Tragedi ini menyoroti urgensi peningkatan infrastruktur dan praktik pengelolaan sampah yang lebih aman dan berkelanjutan di Indonesia. Summary A waste landslide at the Bantargebang Integrated Waste Processing Facility (TPST), Southeast Asia’s largest waste management site, resulted in seven fatalities. The incident reflects fundamental weaknesses in Indonesia’s waste management system, which continues to operate inefficiently and unsustainably. This tragedy underscores the urgent need for improved infrastructure and safer waste management practices across the country. ───────────── Baca selengkapnya di: BBC →
Edukasi pengelolaan sampah sejak dini di Kota Cilegon
[National] · Education & Community Ringkasan Kota Cilegon mengimplementasikan program edukasi pengelolaan sampah yang ditujukan kepada masyarakat sejak usia dini. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya untuk membangun kesadaran lingkungan dan mengubah perilaku konsumsi masyarakat terhadap limbah. Melalui pendekatan edukatif yang melibatkan sekolah dan komunitas lokal, Cilegon berusaha menciptakan budaya daur ulang dan pengurangan sampah yang berkelanjutan. Program ini diharapkan dapat menjadi fondasi bagi generasi muda untuk menerapkan praktik pengelolaan sampah yang bertanggung jawab di masa depan. Summary Cilegon City is implementing a waste management education program targeting communities from an early age. This initiative represents a commitment to building environmental awareness and transforming public consumption behaviors toward waste reduction. Through an educational approach involving local schools and communities, Cilegon seeks to establish a sustainable culture of recycling and waste reduction. The program is expected to provide a foundation for young generations to adopt responsible waste management practices in the future. ───────────── Baca selengkapnya di: ANTARA Foto →
Dosen ITB Kembangkan Apartemen Ayam-Maggot, Bisa Urai 250 Kg Sampah Organik Sehari
[National] · Policy Ringkasan Seorang dosen Institut Teknologi Bandung (ITB) telah mengembangkan inovasi apartemen ayam-maggot yang mampu mengurai hingga 250 kilogram sampah organik per hari. Teknologi ini menggabungkan pemeliharaan ayam dengan budidaya larva lalat tentara (maggot) untuk secara efisien mengolah limbah organik. Sistem terintegrasi ini tidak hanya mengurangi volume sampah secara signifikan, tetapi juga menghasilkan produk bernilai ekonomi berupa ayam dan maggot sebagai pakan ternak berkualitas tinggi. Inovasi ini menawarkan solusi berkelanjutan untuk mengatasi permasalahan sampah organik di perkotaan sambil menciptakan peluang ekonomi sirkular. Summary An Institut Teknologi Bandung (ITB) lecturer has developed an innovative chicken-maggot apartment system capable of processing up to 250 kilograms of organic waste daily. This technology integrates chicken farming with black soldier fly larvae (maggot) cultivation to efficiently decompose organic waste. The integrated system not only significantly reduces waste volume but also generates economic value through the production of chickens and maggots as high-quality livestock feed. This innovation offers a sustainable solution to address urban organic waste challenges while creating circular economy opportunities. ───────────── Baca selengkapnya di: Kompas.id →
Targetkan 70% Masalah Sampah Beres 2029, Zulhas Kejar PSEL di 40 Kota
[National] · Other Ringkasan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Zulhas menargetkan penyelesaian 70% masalah sampah di Indonesia pada tahun 2029. Strategi ini melibatkan pengembangan Pusat Sumber Energi Listrik (PSEL) di 40 kota untuk mengolah sampah menjadi energi terbarukan. Inisiatif tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk meningkatkan pengelolaan sampah dan mengurangi dampak lingkungan secara signifikan. Melalui pendekatan terintegrasi ini, diharapkan dapat menciptakan solusi berkelanjutan bagi krisis sampah nasional. Summary Minister of Environment and Forestry Zulhas has set an ambitious target to resolve 70% of Indonesia’s waste problems by 2029. The strategy involves developing Power Generation Energy Centers (PSEL) across 40 cities to convert waste into renewable energy. This initiative reflects the government’s commitment to improving waste management and significantly reducing environmental impact. Through this integrated approach, Indonesia aims to create a sustainable solution to its national waste crisis. ───────────── Baca selengkapnya di: detikNews →
WMW | Energy from Waste: Kanadevia Inova and partners sign key waste-to-energy agreements for Casablanca project
[International] · Technology Ringkasan Kanadevia Inova dan mitranya telah menandatangani perjanjian strategis untuk proyek konversi sampah menjadi energi di Casablanca. Inisiatif ini merupakan langkah signifikan dalam mengembangkan infrastruktur pengelolaan limbah berkelanjutan yang sekaligus menghasilkan energi terbarukan. Proyek tersebut diharapkan dapat mengurangi volume sampah di tempat pembuangan akhir sambil berkontribusi pada kebutuhan energi lokal. Kerjasama ini mencerminkan komitmen terhadap ekonomi sirkular dan solusi waste-to-energy yang inovatif. Summary Kanadevia Inova and its partners have signed key agreements for a waste-to-energy project in Casablanca, marking a significant milestone in sustainable waste management infrastructure development. This initiative demonstrates a commitment to converting municipal waste into renewable energy while reducing landfill dependency. The project is expected to generate environmental and economic benefits through efficient waste processing and local energy production. The partnership exemplifies innovative approaches to circular economy principles and modern waste management solutions. ───────────── Baca selengkapnya di: Waste Management World →
Waste Harmonics Keter names former GE exec as CEO
[International] · Other Ringkasan Waste Harmonics Keter telah menunjuk seorang eksekutif senior dari General Electric sebagai Direktur Utama (CEO) perusahaan. Keputusan ini menandai langkah strategis dalam kepemimpinan untuk memperkuat posisi perusahaan di industri pengelolaan limbah. Pengalaman luas dari pemimpin baru di sektor manufaktur dan manajemen global diharapkan membawa inovasi dan pertumbuhan bagi organisasi. Penunjukan ini mencerminkan komitmen Waste Harmonics Keter untuk meningkatkan standar operasional dan ekspansi bisnis di pasar internasional. Summary Waste Harmonics Keter has appointed a former senior executive from General Electric as the company’s Chief Executive Officer (CEO). This strategic leadership change aims to strengthen the company’s position within the waste management industry. The new leader’s extensive experience in manufacturing and global management is expected to drive innovation and growth for the organization. This appointment reflects Waste Harmonics Keter’s commitment to enhancing operational standards and expanding its business presence in international markets. ───────────── Baca selengkapnya di: Waste Dive →
Lingkungan: Longsor sampah di TPST ‘terbesar di Asia Tenggara’ Bantargebang tewaskan tujuh orang – ‘Cerminan sistem pengelolaan sampah yang amburadul’
[International] · Policy Ringkasan Longsor sampah di Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Bantargebang, yang merupakan fasilitas terbesar di Asia Tenggara, mengakibatkan tujuh orang meninggal dunia. Insiden ini mencerminkan kegagalan sistemik dalam pengelolaan sampah nasional yang masih sangat terkoordinasi dengan buruk. Bencana tersebut menyoroti kebutuhan mendesak untuk reformasi komprehensif dalam infrastruktur dan praktik pengelolaan limbah di Indonesia. Peristiwa tragis ini menjadi peringatan penting tentang risiko yang dihadapi pekerja dan dampak dari sistem pengelolaan sampah yang tidak efektif. Summary A waste landslide at the Bantargebang Final Waste Processing Site (TPAS), Southeast Asia’s largest such facility, claimed seven lives. The incident reflects systemic failures in Indonesia’s national waste management system, which remains poorly coordinated and inadequately managed. This tragedy underscores the urgent need for comprehensive reforms in waste management infrastructure and practices across the country. The disaster serves as a critical reminder of the risks faced by workers and the serious consequences of ineffective waste management systems. ───────────── Baca selengkapnya di: BBC →
Parigi Moutong komitmen jaga kota bersih lewat aksi 100 menit pungut sampah
[National] · Policy Ringkasan Kabupaten Parigi Moutong menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga kebersihan kota melalui kegiatan aksi pungut sampah selama 100 menit. Inisiatif ini melibatkan partisipasi aktif masyarakat dan stakeholder lokal untuk membersihkan lingkungan sekitar. Program tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Aksi kolektif ini diharapkan dapat menciptakan budaya hidup bersih dan sehat di tingkat komunitas. Summary Parigi Moutong District demonstrates concrete commitment to maintaining city cleanliness through a 100-minute waste collection initiative. This activity involves active participation from community members and local stakeholders to clean up the surrounding environment. The program is part of ongoing efforts to increase public awareness about the importance of maintaining cleanliness and environmental preservation. This collective action is expected to foster a culture of healthy and clean living at the community level. ───────────── Baca selengkapnya di: ANTARA News Sulteng →